
"Zen!!"ucap tuan Juna setengah berteriak karna dilihat nya Zen melamun.
"iya tuan! maaf kalau saya tidak fokus"ucap Zen
"apa yg terjadi dengan mu Zen dari mulai menemui klien serta membahas tentang perkerjaan kau kurang fokus!! apa yg kau pikirkan Zen katakan pada ku"ujar tuan Juna
"ma,maaf aku sekali lagi tuan,saya sudah mencoba bersifat semaksimal mungkin tapi tetap saja saya gagal"ucap Zen tertunduk
"baiklah kau ku maafkan tapi ada baik nya jika kau memberitahu ku tentang masalah mu Zen karna kau bukan hanya sekedar asisten ku tapi kita sudah seperti keluarga""ucap tuan Juna
"terimah kasih tuan,ini tentang mama saya tuan"ucap Zen
"Tante nora?ada apa dengan nya zen? dia baik2 saja kan?"tanya tuan Juna
"mama baik² saja tuan,tapi tuan tau sendiri kalau trauma mama akan masalalu keluarga kami sampai sekarang belum hilang,bahkan dia selalu mengatakan kalau kalisa masih hidup dan berada di suatu tempat mama sangat percaya dengan semua yg ia lihat dalam mimpi"ujar Zen dengan nada berat
__ADS_1
"Zen! kau harus sabar dengan keadaan Tante nora sekarang!dan kalau menurut ku apa salah nya kau menyelidiki kembali peristiwa itu Zen!"ucap tuan Juna
"tuan! jujur saja aku juga sangat berharap kalau kalisa itu masih hidup dan dia hadir bersama kami tapi semua itu sangat mustahil dan mempercayai mimpi itu sangat tidak mungkin"ucap Zen ada rasa sakit dalam nada bicara nya.
"tidak ada yg mustahil didunia ini Zen!! segala sesuatu bisa saja menjadi mungkin dan mengenai mimpi Tante nora mungkin saja itu benar dan itu cara Tuhan memberi petunjuk bahwa adik mu memang masih hidup dan sudah tumbuh menjadi seorang gadis"ucap tuan Juna seperti memberi semangat pada Zen
"apa itu mungkin,,,,,,,"ucap Zen
"sangat mungkin Zen firasat seorang ibu tidak bisa di pungkiri dan bisa saja benar gadis yg menjumpai Tante nora dalam mimpi itu benar2 adik mu itu arti nya kau harus menemukan nya""ucap tuan mantap
"tapi aku harus memulai nya dari mana?"tanya Zen lagi
"terimah kasih tuan kau benar² peduli pada keluarga ku"ucap Zen
"Zen! aku sudah menganggap kau dan Tante nora keluarga meskipun aku belum pernah melihat kalisa aku yakin dia pasti tidak jauh cantik dari Tante nora"jawab tuan Juna dengan tersenyum
__ADS_1
"iya tuan! meski pun usia kalisa saat itu masih 3thun tapi dia sudah kelihatan cantik dan mata nya sangat indah seperti mata,,,,,,"Zen tidak melanjut kan kata² nya karna tidak mungkin dia mengatakan kalau mata kalisa mirip dengan mata yanah
"seperti mata siapa zen"tuan Juna mengernyit kan kening nya
"oh,,se,seperti mata ku!"jawab Zen dengan gugup karna dia bohong
"hahaha,,,itu arti nya kalisa itu mempunyai mata yg tajam dan menakut kan"tuan Juna tertawa dan Zen hanya senyum²
"baiklah,bagaimana dengan rencana pernikahan tuan??apa tuan akan tetap melanjutkan rencana tersebut""tanya Zen mengalihkan pembicaraan
"tentu Zen! rencana ini tidak boleh gagal dan rencana itu akan terjadi sehari sebelum kepulangan Selin""jawab tuan Juna santai
"baiklah tuan saya akan sepenuh mendukung tuan!!"ucap Zen
"Oya Zen!! bagaimana dengan desainer yg kukatakan apa kau sudah mendapat kan nya"tanya tuan Juna
__ADS_1
"tentu tuan desainer itu akan segera melakukan tugas nya kapan pun tuan membutuhkan nya"ucap Zen
"oke! aku ingin dia datang kerumah bes aok!"ujar tuan juna yg disetujui oleh zen