
Juna masih memikirkan tentang ucapan Zen yg begitu perduli pada yanah
"kenapa Zen sangat perduli pada yanah? apa mungkin Zen menyukai yanah"tanya nya pada diri sendiri
"tapi ada kemungkinan jika Zen menyukai yanah! secara gadis itu cantik! Hay Juna apa yg kau katakan yanah cantik! tidak tidak"ujar nya sambil menepuk kepala nya
"kenapa juga aku harus perduli! kalau benar menyukai yanah silakan saja! aku tidak perlu khawatir!"ucap nya lagi
sementara itu yanah sangat menikmati pemandangan kota yg indah dia ditemani oleh sopir dan juga bodyguard
"nona kita telah mendatangi setiap tempat dikota ini! bagaimana kalau sekarang nona jalan jalan ke mall"ucap sang sopir
"emzz,,boleh juga pak!" jawab yanah singkat
"baiklah"ucap sang sopir sambil meluncurkan mobil nya menuju mall
setelah sampai di mall yanah segerah masuk di iringi bodyguard nya
"pak kenapa bapak tidak masuk?"tanya yanah pada sopir nya
"non! saya tunggu dimobil saja"jawab sang sopir dengan sopan
"bapak harus masuk juga!"ajak yanah
__ADS_1
"baik lah kalau begitu"ucap sang sopir menuruti
yanah terus mengintari luas nya mall tersebut tapi dia sama sekali belum kepikiran untuk membeli apa pun
"aku harus beli apa ya?"ucap yanah bingung
"nona bisa membeli apapun yg nona mau"ujar sang sopir menanggapi ucapan yanah
"tapi pak saya belum kepikiran untuk membeli apapun! emzz apa bapak mau beli sesuatu?"ucap yanah
"eh non! kenapa nanya saya seperti itu?!"ucap sang sopir
"gini pak kalau bapak mau beli sesuatu saya bisa membelikan nya!"ucap yanah
"tapi tidak apa juga pak jika saya membelikan untuk kalian semua"ujar yanah melirik kearah sopir dan bodyguard
"tidak perlu nona"jawab mereka serentak
"astaga! kalian kompak sekali! tapi kalian tidak boleh menolak"ucap yanah memutuskan
"tapi non,,,,,"
"harus!"tegas yanah singkat
__ADS_1
terpaksa mereka semua menurut
yanah dan sopir beserta seluruh bodyguard nya sedang asik melihat bebarapa pakaian yg ada ditoko mall tersebut tanpa ia sadari seorang wanita sedang menatap nya penuh kebencian ia adalah Selin
"Juna benar benar memanjakan wanita itu! sudah memberi nya kebebesan untuk berbelanja di mall mewah ini!"ucap Selin kesal
"dulu aku lah yg selalu menjadi prioritas Juna! aku selalu dimanjakan nya! tapi sekarang wanita itu yg merebut nya!"ucap nya lagi
"em! tapi tidak apa-apa sekarang aku sudah punya kevin yg bisa memenuhi kebutuhan ku! ya meskipun semua itu tidak gratis! tapi yg penting aku tidak jadi gembel!"ujar Selin lagi
"tapi bukan berarti aku melupakan rasa sakit ini! bahkan aku mempunyai rencana untuk menghancur kan kalian! jika aku tidak bisa bahagia dengan juna! itu arti nya aku harus bahagia dengan menghancurkan nya!"Selin tersenyum licik
"em,,kalian semua carilah barang yg ingin kalian beli saya mau ketoilet sebentar"ucap yanah pada bodyguard dan sopir nya
"baiklah kalau begitu saya antar nona"ucap bodyguard
"tidak usah! kalian cari saja barang yg kalian mau! saya ketoilet sendiri saja"tolak yanah
"tapi non,,,,,,"
"tidak apa apa!"potong yanah
"baiklah nona hati hati"ucap bodyguard nya
__ADS_1
yanah pun langsung pergi menuju arah toilet dengan cepat