
Selin yg meras jika diri nya sangat berarti dan begitu dicintai oleh tuan Juna tidak menggap keputusan nya salah karna dia begitu yakin jika lelaki itu tidak benar² mengakhiri hubungan mereka dan bisa kembali kapan saja dan setelah dia sukses dengan karir nya sebagai model internasional maka dia akan memintah Juna untuk menikahi nya,namun semua impian nya itu sia sia karir nya diluar negri tidak berjalan seperti apa yg dia inginkan bahkan karir dianggap tidak bermutu oleh orang² disana ya tentu saja karir nya sukses karna tanpa Selin sadari karir nya bisa melejit selama ini adalah campur tangan tuan Juna yg mempunyai kuasa dimana mana tapi bodoh nya wanita itu sama sekali tidak menyadari nya dikarenakan ia terlalu percaya diri dan berlagak sombong
"apa??!! mereka sama sekali menghargai usahaku bahkan mereka bilang aku tidak bermutu!!! ini benar² keterlaluan!!!"ucap Selin dengan marah
"kalau begini bisa² aku jadi gembel disini!,hah!! tidak aku tidak ingin itu terjadi aku harus kembali pada Juna yah! aku akan memintah nya untuk menikahi ku dengan begitu aku akan tetap menjadi wanita glamor tanpa harus berkerja"ucap wanita itu dengan licik
"tapi nona bukan kah hubungan kalian sudah berakhir"ucap asistennya Selin
"berakhir??? ha kau pikir Juna benar² mengahiri nya?? mana mungkin??dia itu sangat mencintai ku tidak mungkin dia benar² melepas kan aku ,aku itu sangat berarti untuk nya"ujar Selin dengan percaya diri nya
"tapi nona apa kau yakin"tanya asisten itu lagi
"hei!!! apa kau pikir aku membual?? aku sangat yakin sekali dan kau jangan banyak bicara kau urus saja kepulangan kita besok"ucap Selin dengan marah
"apakah kita akan benar² kembali besok"lagi² pertanyaan itu terlontar dari mulut asistennya Selin
"ya ampun!! kau ni bodoh sekali!! apa kau ingin kita menjadi gembel karna tinggal disini lebih lama lagi hah!!!"ucap Selin dengan kesal
"ah baiklah nona saya akan menyiap kan semua nya"ucap asisten itu mencari aman dari kekesalan Selin
" Juna sayang aku akan kembali kali ini aku yg akan memintah mu untuk menikahi ku aku akan menjadi istri yg terbaik untuk mu dan setelah itu aku akan membalas kan pada orang² yg menganggap karir ku tidak bermutu tunggu saja kalian" ujar Selin dengan senyum licik nya..
__ADS_1
** "apa? saya harus pindah kekamar tuan?"ucap Selin membelakan mata nya
"kau sudah mendengar yg kukatakan!! kalau begitu untuk apa lagi bertanya"jawab tuan Juna
" tapi tuan apa itu harus"tanya yanah lagi
" tentu saja! aku tidak mau jika tiba² Selin datang dan melihat kita tidur dikamar yg berbeda akan membuat sandiwara ini gagal lagian bukan kah aku sudah mengatakan pada mu kalau ada satu hal lagi yg perlu kau pelajari maka aku memintah mu untuk tidur dikamar ku"terang tuan Juna
"tapi tuan berjanji tidak akan macam² pada saya"ucap yanah
"kau tenang saja aku tidak akan menyentuh mu apalagi berbuat yg macam2 aku juga tidak selera melakukan nya lagian aku masih ingat pernikahan kita ini hanya sandiwara"ujar tuan Juna
normal"ujar yanah
"aku akan memastikan nya kalau kau tidak akan kehilangan apapun! sekarang
aku akan menyuruh pelayan untuk memindah kan barang² mu dan kau tenang saja dikamar ku nanti kau akan tidur di sofa bad jadi kita tidak akan seranjang"ujar tuan Juna lagi
"itu bagus"ucap yanah lega
pelayan pun segerah memindah barang² yanah
__ADS_1
sementara itu dikediaman nya Zen sedang berkutat dengan berkas² kantor nya ya selain menjadi asisten tuan Juna Zen mempunyai perusahaan peninggalan ayah nya yg kini di teruskan oleh Zen
"Zen kau sedang apa?"tanya Nora yg masuk keruang kerja Zen
"ma,Zen sedang menyelesaikan beberapa berkas kantor kita"jawab Zen menoleh pada Mama nya
"hah,kau pasti sibuk sekali nak harus mengurus perusahaan papa sendirian belum lagi perkerjaan menjadi asisten nya Juna sementara mama belum bisa membantu mu mengurus perusahan peninggalan papa"ucap Nora sendu
"mama, tidak perlu khawatir Zen bisa mengatasi semua nya Zen janji pada Mama akan selalu menjaga perusahaan ini kapan pun jadi mama tidak perlu kepikiran"ucap Zen sembari meraih tangan wanita yg sangat dia sayangi itu
"kamu benar² anak yg baik Zen dari semenjak papa meninggal dan mama mengalami trauma sejak saat itu kamu memaksakan menjadi dewasa diumur mu yg seharus nya kau habis kan untuk bermain tapi kau malah mengambil alih tanggung jawab yg sangat besar mengurus mama mengurus perusahaan belum lagi kau harus menghadapi orang² yg ingin menjatuh kan perusahaan kita mama sangat berterima kasih pada Tuhan telah memberikan mama anak lelaki seperti kamu"ujar Nora tak kuasa menahan air mata yg mulai jatuh mengenang masa² kelam
"ma,Zen sangat bahagia jika menurut mama Zen adalah anak yg baik sudah kewajiban Zen untuk melakukan semua itu jika takdir memang mengaharus kan Zen menerima semua itu Zen sudah iklas ma,sekarang yg terpenting mama harus melupakan masa² kelam itu dan mama harus berbahagia kembali agar Zen juga bahagia"ucap Zen lembut sembari menghapus air mata mama nya
"iya nak mama berjanji bahwa mulai sekarang kita harus mulai kembali hidup berbahagia dan mama telah mengilaskan semua itu yg terjadi Zen tapi mama juga tidak bisa mengungkiri Zen kalau mama juga masih berharap jika suatu hari nanti mimpi mama menjadi nyata"ucap Nora
"iya ma Zen mengerti dengan harapan mama karna Zen juga berharap ada keajaiban suatu hari nanti"ucap Zen membenar kan ucapan mama nya
"aminn"ucap anak dan ibu itu bersamaan lalu kedua saling berpelukan penuh kasih sayang
suasana ruangan itu menjadi haru
__ADS_1