
hari begitu cepat berlalu hingga tibalah saat nya hari pernikahan yanah dan tuan Juna yanah sudah bersiap dengan menggunakan gaun pengantin yg sangat indah dan cocok sekali digunakan oleh membuat penampilan nya begitu karna sejati nya yanah itu memang gadis cantik
"huh,seandai nya pernikahan ini atas dasar cinta mungkin hari ini akan menjadi hari yg sangat bahagia ayah dan ibu pasti akan hadir disini menyaksikan pernikahan ku dengan tersenyum senang"batin yanah
"tapi,,kenyataan nya ini hanya pernikahan sandiwara dan tidak mungkin aku memberitahu ayah dan ibu karna itu hanya akan menyakiti mereka"lagi² yanah bermanolog
"nona ayo kita menuju ruang pernikahan",ucap seorang pelayan menyadarkan yanah dari lamunan nya
"em iya baiklah"jawab yanah dengan senyum yg di paksakan
pelayan itu pun membawa yanah ke aula pernikahan itu akan di selenggarakan kan setiba nya yanah disana semua mata tertuju pada nya semua yg had"ir terpukau dengan kecantikan yanah tanpa terkecuali yg mempelai pria ya itu tuan Juna dia juga terpukau dengan penampilan yanah
"ternyata wanita itu cantik juga bahkan kecantikan nya melebihi Selin meskipun dia dari desa"batin tuan Juna
Ahir nya pernikahan mereka telah selesai dilaksanakan semua tamu yg hadir telah pergi meninggal kan tempat itu kini tinggal lah yanah tuan Juna dan juga Zen berserta seluruh pelayan dirumah itu tuan Juna masih berbicara dengan Zen
__ADS_1
"Zen kenapa kau tidak membawa Tante nora menghadiri pernikahan ku"tanya tuan Juna
"maaf,tuan aku sudah mengajak mama tapi beliau bilang dia belum siap untuk menghadiri sebuah pesta mama menyampaikan permintaan maaf nya dan mama juga bilang kalau tuan mengingin kan hadiah pernikahan tuan bisa langsung memintah nya pada Mama"ujar Zen
"ucap kan terimah kasih ku pada Tante nora aku pasti menemui nya nanti dan sekarang kau boleh pulang Zen aku ingin istirahat"
-
"apa tuan ingin melakukan malam pertama"celetuk Zen
"baiklah tuan saya permisi"ucap Zen meninggalkan kediaman tuan Juna
"apa mungkin tuan Juna bisa menahan diri melihat yanah yg sangat memukau itu"gumam Zen
"kita lihat saja nanti"ucap Zen melajukan mobil nya...
__ADS_1
yanah sudah membersih kan diri dikamar nya dia sudah kembali menggunakan pakaian biasa dia bingung apa yg mesti ia lakukan Ahir nya ia memilih merebah kan tubuh nya diranjang
"ternyata lelah juga ya memakai gaun pengantin itu dan sekarang apa yg mesti aku lakukan,hah aku tidak perlu memikirkan itu nanti juga tuan mengesal kan itu akan memberitahu ku apa yg akan dilakukan"ujar yanah
"lebih baik sekarang aku istirahat saja dulu"ucap nya lagi sambil mulai memejam kan mata nya Ahir nya diapun terlelap
sementara itu dikamar nya tuan juna juga sedang bersantai sambil menikmati sebatang rokok,
"Hem Selin kehancuran mu segera di mulai aku sudah tidak sabar lagi menantikan kepulangan mu,"batin tuan juna
dulu Selin adalah sosok yg sangat dicintai oleh tuan Juna meskipun wanita itu selalu bersifat buruk suka bertindak sesuka hati nya tapi tuan Juna tetap mempertahan kan nya
...hingga pada suatu hari tuan Juna memintah- Selin unt'nuk menikah dengan nya tapi wanita itu menolak dengan alasan dia ingin menyukses kan karir nya diluar negri dan menunda dulu untuk menikah ...
tentu saja hal itu membuat tuan Juna kecewa dia telah memohon pada wanita itu untuk tidak mementingkan karir nya tapi wanita itu tetap pada pendiriannya Ahir nya tuan Juna yg marah dan kecewa melepas kan Selin serta mengakhiri hubungan mereka .
__ADS_1