
Magic high school adalah satu-satu nya sekolah yang
'mempelajari tentang sihir. Banyak orang yang ingin
masuk kesana, tapi hanya orang yang punya potensi
magic yang bisa masuk.Cecil Da Vega adalah murid yang beruntung yang masuk Magic high school berkat kakaknya yang menjadi murid terbaik ke-10 dan mempunyai potensi magic yang stabil.
Karina Syvelta adalah teman Cecil yang mempunyai
wawasan yang luas tentang magicalist. Dia juga
diterima karena memperoleh nilai sempurna di test
pengetahuan, tapi sayangnya Karina tidak baik di
potensi magic."Aku sedikit kecewa kamu dimasukan kedalam A-class, Cecil. Aku kira kamu akan masuk S-class karena kamu punya potensi magic yang bagus."Bukankah bagus ? Kita jadi sekelas. Lagian banyak
orang yang mau masuk sekolah ini, tapi tidak
memiliki potensi magic jadi tidak bisa masuk ke
sekolah ini. Jadi kita harus bersyukur. "
'Kring..
"Ayo, kita ke kelas. Jangan sampai hari pertama
terlambat."
"Tunggu aku, Karin !"
'Brukk..
"Sakit... Maafkan aku." Cecil menabrak seseorang
saat akan belok di lorong sekolah. Setelah
diperhatikan, yang dia tabrak tampak lebih muda
darinya. "Lucunya..." Orang itu lebih pendek dari Cecil
lengan pakaian biru dan rambut pendek berwarna
biru juga.
"Hey !! Perhatikan jalan mu!! Aku sedang terburu-
buru tahu. " Cecil membantu orang itu berdiri. "Satu
lagi. AKU INI SENIOR-MU !! AKAN AKU INGAT MUKA
MU. " Orang itu langsung pergi tergesa-gesa.
"Hey, Cecil, ada apa? "
"Tadi aku menabrak orang, tapi sudah tidak apa-apa
kok. Yuk ke kelas. "
Saat mereka berdua tiba di kelas ternyata pelajaran
sudah dimulai. Mereka berusaha mengendap-endap
dari pintu belakang. "Cecil Da Vega dan Karina
Syvelta. Darimana saja kalian ?"
Wali kelas mereka, Sarah Kazena, merupakan
magicalist terkenal dengan potensi magic yang luar
biasa.
"Maafkan untuk keterlambatan kami. " Mereka
membungkuk meminta maaf.
"Jangan diulangi lagi ya. Untung hari pertama
sekolah. "
Mereka berdua pun duduk yang berada di tengah
kelas. "Baiklah. Karena ini hari pertama kalian
sekolah, jadi kita hanya bersantai saja. Kita akan
membahas tentang sekolah dan system sekolah, tapi
sebelum ke sana. Saya akan memperkenalkan diri.
Saya, Sarah Kazena akan menjadi wali kelas kalian
selama tiga tahun. Saya memiliki magic Bloodliner."
"Eehhh, Bloodliner !!?? "Karina berdiri dan memukul
meja. Semua orang yang ada di kelas tertuju
kepadanya. "Maafkan aku. " Dia pun duduk kembali.
"Bloodliner adalah magic yang bisa mengendalikan
darah. Kita bisa membentuk apa pun yang kita mau
dengan darah. " Sarah mengambil pisau yang ada di
meja. Dia mengiris tangannya dan mulai menunjukan
magicnya. "Kita bisa membentuk pedang, tombak,
panah, pelindung, bahkan mengendalikan badan
kalian. "Sarah menatap semua kelas dengan tajam
sehingga suasana kelas hening. "Tenang saja saya
tidak akan melakukannya. "Semua merasa lega.
"Maaf sudah menyela anda. "Seorang murid
memakai kacamata berdiri. "Bukannya pada abad-25
Bloodliner sudah di bantai oleh magicalist karena
dianggap berbahaya ?"
"Banyak orang yang bertanya pertanyaan yang sama.
Memang Bloodliner dibantai oleh magicalist, tapi itu
hanya yang jahat. Kami para Bloodliner membuat
perjanjian yang dinamai Bloodliner Bound. Jika kami
melanggar perjanjian tersebut, kami akan dihukum
mati. Harap diingat nama perjanjiannya karena akan
masuk dalam ujian. Christina Pyrira. "Christina terkejut karena Sarah mengetahui namanya.
__ADS_1
Dia pun duduk kembali.
Sarah mengambil perban dan memperban tangan
yang dia iris. "Begitulah tentang Bloodliner. Kami
akan melanjutkan tentang sekolah dan system. "Dia
pun memotong perban itu.
"(Tok.tong) maaf sudah mengganggu pelajaran anda.
" Seorang dengan baju hitan dan rambut hitam yang
panjang masuk ke dalam kelas. Semua orang yang
ada di kelas memperhatikannya. "Kami dari council
akan menjelaskan tentang sekolah dan system
sekolah ini. "Dia diikuti orang yang memakai baju
simple dan rambut pirang
"Kebetulan sekali, kami baru akan masuk ke sana. "
"Tidak kusangka Senior Sarah akan masuk A-class.
Mencari suasana baru? "Orang yang berambut pirang
menanyakan itu kepada Sarah.
"Aku sangat kecewa ketika dia disuruh mengajar A-
class. "Orang dengan rambut hitam memalingkan
muka.
"Hey, kita ada di dalam pelajaran. "
"Ah, maafkan kami.
Orang berambut hitam berdeham. "Kami akan
menjelaskan system sekolah dan sekolah, tapi
sebelum itu kami akan memperkenalkan diri. Nama
ku adalah Reika Tenshimia. Ketua council. "
"Aku Michelle Serantoni, wakil ketua council. Jika
kalian mempunyai masalah, datanglah ke council.Jangan segan-segan. Kami akan selalu ada untuk kalian."
"Aku mempunyai magic Antiliner."
"Eeehhh, Antiliner !!?? "Karina melakukan hal yang
sama seperti sebelumnya. "Maafkan aku. "
"Sepertinya kamu tahu tentang Antiliner. Bisa kau
sejalaskan ?"
Karina berdiri dengan bangga. "Dengan senang hati.
Antiliner adalah magic yang berbahaya, melebihi
Bloodliner. Antiliner harus memiliki potensi magic
yang sangat besar. Semua orang ingin mempunyai
magic ini, tapi peluangnya adalah 1:100. Alasan
semuanya. Benda, air, angin, tanah, dan lain-lain.
Hanya segitu yang aku tahu tentang Antiliner. "
"Sudah cukup. Terima kasih. "
"Dengan senang hati, senior. "Karina duduk dengan
rasa senang.
"Begitulah mengenai magic Antiliner."
"Sekarang giliran-ku. Aku mempunyai Earthliner.
Magic ini bisa mengendalikan tanah. Sepertinya
kalian sudah pada tahu karena sihir ini sangat banyak
ditemukan. Jadi kita lanjut. "
"Sekolah kita mengadakan system point. Point
adalah kehidupan kalian. "
"Kalian bisa membeli apapun disekolah ini dengan
point kalian, tetapi kalian harus membawa ponsel
kalian karena ponsel kalianlah vang menyimpan point kalian."
"Point system dibagi dua, yaitu point kelas yang
menentukan urutan kelas kalian dan point pribadi. "
"Point kelas. Sesuai dengan namanya point ini
dikumpulkan satu kelas. Jika kalian melakukan yang
baik, point kalian akan bertambah 5. "
"Sebaliknya jika kalian melanggar peraturan, point
kalian akan berkurang 10."
Semua kelas menjadi ribut dan salah satu murid laki-
laki dengan rambut pirang berdiri dengan memukul
meja. "Bukannya itu tidak adil ?"
"Tenang saja. Kalian bisa naik kelas dengan instan
dan mendapatkan point, Kurama Ganko. "
Kurama pun duduk kembali dengan kesal.
"Sebuah system untuk menantang kelas yang ada
diatasnya untuk memperebutkan kelas. Kami sebut
system itu Challange. "
"Challange diadakan setelah sekolah berakhir. Kalian
hanya bisa menolak challange 2 kali dalam sebulan
dan kalian hanya bisa menantang kelas yang ada di
__ADS_1
atas kalian. "
"Jika kalian menang, kalian akan naik kelas dan
mendapatkan 500 point. "
"Jika kalian kalah, point kalian akan dipotong 1000.
Challange tidak ada batasnya selama di luarjam
pelajaran. "
"Point kelas akan kami isi setiap bulannya. Karena ini A-class akan kami isi 500 point. Kalian bisa
menambah point itu dan bahkan bisa mengurangi
point itu. "
"Untuk point pribadi. Kami mengadakan system
Master and Student."
"Guru yang ada disini bisa mengangkat kalian
menjadi murid pribadinya. Kalian akan menggunakan
magic bound untuk membentuk hubungan."
"Kalian akan diberi perintah dengan hadiah point
yang sudah disetujui kedua belah pihak. "
"Jika kalian melaksakan peringahnya, maka kalian
akan mendapatkan point. "
"Sebalikanya, jika kalian melanggar perintahnya
maka kalian akan mendapatkan hukum berat yang
akan diberikan oleh pihak sekolah."
"Tapi kalau guru terbukti bersalah maka kalian akan
diberi hak eksekutif serta menambah 1000 point."
"Point pribadi tidak akan kami isi setiap bulannya."
"Untuk fasilitas sekolah. Kami ada 1000 komputer
dengan perangkat yang lengkap, perpustakaan
dengan lebih dari 100 juta buku, kolam renang yang
dibuka untuk guru dan murid, cafetaria dengan
sarapan dan makan siang gratis. Untuk makan
malam, kalian bisa makan gratis di hotel bintang 5
yang ada di pulau sekolah ini. "
"Kalian juga difasilitasi asrama bintang 5, rumah
pribadi tapi kalian harus membelinya, cafe, toko
buku, pantai, dan lain-lain."Peraturannya sama dengan sekolah lain, tapi yang
berbeda adalah dilarang hubungan kontak dengan
pihak luar. Jika kalian ketahuan, maka akan
dikeluarkan."
"Tapi tenang saja. Saat libur tahun baru, kalian akan
diberi libur 2 bulan dan kalian bisa mengunjungi
keluarga kalian."
"Ketika kalian di luar pulau sekolah, kalian dilarang
memberi tahu system point. Jika kalian ketahuan
memberi tahu, maka kalian akan dikeluarkan. Sekian
dari kami. "
"Ada yang bertanya?"
Tidak ada murid yang mengangkat tangan atau
berdiri untuk bertanya.
"Satu lagi. Kami akan mengawasi kalian setiap saat.
"Reika memberikan tatapan tajam ke seluruh kelas.
"Hey, jangan membuat murid kelas satu tertekan.
"Aku hanya memberi tahu yang sebenarnya. "
"Maafkan dia. Dia memang mempunyai sikap seperti
ini. Kalau gitu kami permisi dulu. Bye, Senior Sarah. "
Reika tidak mengatakan apapun dan memalingkan
muka kepada Sarah. Mereka pun keluar dari kelas.
"System dan fasilitas sekolah sudah diterangkan
semuanya. Sebelum mengakhir pelajaran, mungkin
ada yang mau bertanya ?"
Christina mengangkat tangannya. "Maaf ketika senior
ada saya lupa bertanya."Tidak apa-apa. Apa yang mau kamu tanyakan ?"
"Jika point kami ke dalam uang asli, berapa banyak
point yang kami dapat."
"1000 point sama dengan 1 miliar. "
Semua murid terkejut dan keadaan kelas menjadi
ribut. "Tapi hanya berlaku di sekolah ini saja. Di luar
sekolah ini, point itu tidak ada gunanya. "
Ada beberapa murid kecewa dengan itu. "Ada
pertanyaan lagi ? "Tidak ada murid yang mengangkat
tangan atau berdiri untuk menanyakan sesuatu.
"Kalau begitu pelajaran kita akhiri. "
'Kring.'
__ADS_1
"Kelas bubar dan selamat datang di Magic High
School."