Magicalist

Magicalist
Confusing


__ADS_3

"Baiklah, apakah Cecil dan Karina sudah disini ?"


"Sudah!! " Karina berteriak dan berdiri dari


bangkunya.


"Baiklah, mohon perhatiannya. Kita akan


mengadakan ujian. "


Semua terkejut dan kelas pun mulai gaduh.


"Bukannya kita baru masuk sekolah?"


"Tenang saja. Ujiannya bukan ujian teori, tapi praktek."


"TETAP SAJA UJIAN !!" Kata semua yang ada di kelas,kecuali Sarah.


"Kita akan mengadakan turnamen untuk ujian. Kalian


harus membentuk tim. Satu timnya 4 orang. Campur


dengan kelas lain boleh. Kalian akan memperoleh


point pribadi. Setiap kalian menang suatu


pertandingan, maka akan bertambah 5 point. Ada


yang mau bertanya?"


"Saya. Bagaimana cara pembagian lawannya?"


Christina mengangkat tangannya.


"Hmm... Random. "


Semuanya menjadi lebih gaduh. Ada yang


mengatakan, 'Habis sudah kalau ketemu tim yang S


class semua.


"Ada satu kunci kemenangan yang bisa kalian


dapatkan jika se-tim dengannya. " Semuanya terdiam dan menunggu Sarah melanjutkan kalimatnya. "Cecil,


kaulah kuncinya !! " Semua mata tertuju pada Cecil.


"Eehh, mana mungkin, Guru Sarah. Aku tidak bisa


bertarung dengan magic-ku. Magic-ku juga


membutuhkan potensi magic yang banyak. Guru


Sarah juga tahu kan ? "


"Kau bahkan bisa mengalahkan tim lain seorang diri


dengan mengunakan magic-mu."


"Mana mungkin karena potensiku akan habis jika aku


menggunakan magic-ku berulang-ulang. "


"Hmm.. Kau hanya cukup menggunakannya sekali.


Magic Timerliner, God Of The Time, Stop The Time,


alias menghentikan waktu. "


'Guru ini!! 'Cecil sangat kesal di dalam hatinya. 'Aku


sudah sengaja tidak bilang magic itu karena setelah


mendengarnya, orang-orang pasti akan meminta aku


berada di tim mereka.'


"Aku tidak akan ikut ujian ini. " Sarah terkejut


"Pointmu akan zero dan kau bisa diberi surat


peringatan.


"Guru Sarah tahu sendiri kan !! Kalau Timeliner...! "


Cecil tidak melanjutkan kalimatnya karena takut

__ADS_1


ketahuan bahwa Timeliner bukanlah sebuah magic


,tapi kutukan. "Aku tidak akan ikut titik. " Cecil berlari


ke luar kelas.


"Cecil! Guru Sarah, kamu terlalu berlebihan!!".Karina sangat kesal.


"Sepertinya aku sudah berlebihan. Kau harus


mengejarnya. " Karina berlari mencari Cecil.


"Cecil !! Cecil ! " Karina sudah berkeliling gedung


sekolah. "Berpikirlah kemana Cecil akan pergi!! "


Karina tidak menyadari bahwa dia sudah ada di


depan ruang UKS. Dia melihat ke jendela UKS dan


teringat kejadian saat Cecil kehabisan potensinnya.


'Seharusnya kamu bilang kalau lagi kekurangan


potensi!!'


'Hanya sekali-kali kok. Aku hanya kecapean kok.


Jangan dipaksakan !'


Haha.. Baiklah. Makasih dah perhatian.'


'Tentu saja. Kau menyukai sakura?'


'Hanya mengingatkanku kepada Senior Reika, tapi


sakura membuatku tenang.


"Taman sakura!! " Karina melompati jendela dan


langsung ke taman sakura. "Cecil !! " Karina


menemukan Cecil di pohon sakura yang paling besar.


"Kenapa kau bisa tahu? "Cecil turun dari pohon


"Aku pasti tahu karena aku sahabatmu!"


"Kau lama. "Cecil mengeluarkan jam-nya.



"Jam ini sangat berharga bagiku. Ini pemberian


kakak-ku untuk mempermudah aku memakai magic


Timeliner. Jika jam ini hilang, maka aku tidak bisa


mengunakan magicku."


"Jika itu rusak?"


"Akan terjadi hal yang sama. "Cecil duduk sila


dibawah pohon itu. "Aku tidak bisa mengambil ujian


itu. Aku hanya tidak ingin merusak dunia ini."


"Merusak?"


Cecil menyuruh Karina duduk disebelahnya. "Kenapa


Timeliner disebut kutukan ? Karena setiap pengguna


yang memakai magic itu akan ada akibatnya. Chaos


Theory."


"Maksudmu Chaos Theory adalah setiap kali kau


menggunakan magic, pasti akan ada akibatnya ?"


Cecil menggelengkan kepalanya. "Kamu yang akan


menerima akibatnya ?"


"Jika aku memakainya untuk kembali ke masa lalu

__ADS_1


untuk memperlambat kematian seseorang, maka


dampaknya akan terasa di tempat sekitar-ku. " Cecil


terdiam. Dia menarik nafas dan melanjutkannya.


"Kau ingat angin topan yang terjadi 2 tahun yang lalu"


"Yaa!! Mana mungkin aku melupakannya. Angin


topan itu hampir menghancurkan kota. " Karina pun


terdiam. "Jangan-jangan..."


"Itu karena aku !! Aku melakukan magic-ku untuk


menghidupkanmu kembali! "


"Kapan itu terjadi !? "


"Saat dihutan. Kau meninggal karena diburu


harimau. Kau berusaha melindungi-ku dengan magic-


mu, tapi waktu itu magic-mu belum kuat. Aku.. Aku


membalikan waktu dan seolah-olah itu tidak pernah


terjadi. "


"Tapi itu sudah lama. Jeda waktu saat kita ke hutan


dan angin topan itu sekitar 4 tahun."


"Chaos Theory tidak langsung terjadi. Setiap kali aku


menggunakan magicku, nyawaku akan berkurang 1


detiknya. Jam ini menjadi patokannya.


"Aku.. Aku tidak tahu harus bilang apa... "


"Aku ingin menggunakan magic ini untuk sesuatu


yang berguna. Aku tidak ingin mensia-siakan magic


ini. "


"Bagaimana saat kamu menunjukan di restaurant


hotel dan saat telat ke kelas?"


"Aku hanya melakukannya karena kamu. Aku ingin


memiliki memory bersamamu dan magic ini.


Makanya...Saat pertunjukan festival aku benar-benar


tertolong Senior Reika."


Karina terdiam. Dia memukul pipinya. "Baiklah!! Jika


itu mau mu maka lakukanlah. Lakukanlah apapun


yang kamu mau. Jangan sampai menyesal. " Karina


memegang tangan Cecil. "UJIAN PERSETANAN !! "


Cecil tertawa dan berteriak yang sama dengan Karina.


Mereka pun tertawa dan berteriak semua masalah


mereka.


"Sudah puas?"


"Yap... Makasih, Karina. "


"Anytime. Gimana kalau kita ke asrama? "


Reika bersembunyi dibelakang pohon sakura karena


tidak ingin mengganggu mereka. 'Sepertinya sudah


selesai.. 'Reika pun pergi meninggalkan taman


sakura sebelum Cecil dan Karina pulang ke asrama.

__ADS_1


note: chapter 7 sudah selesai ni, jangan lupa tinggalkan like dan komen juga.


__ADS_2