
Keesokan harinya, setelah kunjungan dari rombongan mobil dengan orang-orang berseragam Alpha Centauri, tampak beberapa alat berat mulai berdatangan,
Maria melayang dari dalam rumah dan melihat alat-alat berat yang tampak berhenti di pelataran depan rumah peristirahatan keluarganya,
"Apa ini? Apa mereka akan membangun rumahku?"
Maria tampak gugup dan panik,
Namun saat dalam keadaan yang semula ia ingin melakukan pengusiran kembali, tiba-tiba sebuah mobil yang kemarin datang tampak kembali muncul,
Maria yang mengenali mobil yang kemarin membawa laki-laki paling tua yang memakai benda tipis kotak itupun lantas melayang ke arahnya,
Bagi Maria, aura laki-laki tua itu cukup baik, ia sepertinya bukan orang jahat, jadi Maria akan mencoba berkomunikasi dengannya, siapa tahu ia bisa mengurungkan niatnya untuk membangun rumah Maria,
Dan benar saja, laki-laki tua yang kemarin datang itupun kini tampak turun dari mobil yang baru saja datang tersebut,
Ia terlihat memakai seragam yang juga bertuliskan Alpha Centauri, dan tampak didampingi dua orang laki-laki yang lebih muda yang memakai setelan hitam dengan tulisan yang sama,
"Kita ucap salam dulu pada para penghuni di sini, setidaknya kita harus menghormati mereka yang jauh lebih dulu tinggal,"
__ADS_1
Kata laki-laki tua tersebut,
Mendengar hal itu, Maria pun sedikit terkejut, karena biasanya manusia akan sangat antipati dengan para hantu,
Jika mereka tidak takut, maka mereka akan sok menantang, bahkan juga ingin dan berusaha mengusir dengan kekerasan seperti yang dulu dilakukan laki-laki sipit,
Maria pun yang semula sudah nyaris keluar asap dari ubun-ubun kepalanya kini jadi sedikit tenang,
Ia melayang ke dekat si laki-laki tua yang tampak berjalan ke arah orang-orang yang berada di sekitar alat-alat berat,
Beberapa orang kemudian mulai tampak berdatangan menggunakan mobil pick up, mereka tampaknya bukan orang jauh yang didatangkan sebagai buruh kasar atau pekerja yang akan menjadi kuli bangunan dan sebagainya, bersama mereka juga datang sebuah mobil jenis jeep yang tampaknya adalah orang yang bertanggungjawab atas proyek tersebut yang akan langsung berada di lapangan,
Maria memperhatikan semua orang yang kini ada di sana, orang-orang yang menurutnya memang kali ini memiliki aura yang cukup positif hingga Maria pun mengurungkan niatnya untuk emosi,
Seorang laki-laki yang turun dari mobil jeep tampak berjalan mendekati si laki-laki tua dan mengajaknya berjabat tangan,
Laki-laki yang usianya lebih muda itu terlihat sangat hangat dan juga sopan,
"Bagaimana Pak Andi, sepertinya ini akan jadi proyek besar pertama yang Pak Andi tangani dari Alpha di daerah ini,"
__ADS_1
Kata si laki-laki tua yang bernama Tuan Salim,
"Betul Tuan Salim, ini sungguh satu kepercayaan yang sangat saya syukuri karena ini baru pertama kalinya saya mendapatkan proyek sebesar ini,"
Tutur Pak Andi, membuat Tuan Salim mengangguk-anggukan kepalanya,
"Saya yakin Pak Andi pasti berhasil, Tuan Zion sudah mempercayakan pada Pak Andi sekarang agar semuanya berjalan dengan baik,"
Kata Tuan Salim,
"Iya Tuan, saya akan berusaha sebaik mungkin, saya akan berusaha tidak akan mengecewakan Tuan Zion dan Tuan Ardi Subrata,"
Tuan Salim tersenyum mendengarnya, ia selalu menyukai bawahannya itu, yang baginya sejak dulu selalu optimis dan selalu serius saat diberikan mandat,
"Tapi Tuan Salim..."
Tiba-tiba Pak Andi Yakub wajahnya sedikit berubah, dan tampak ia juga menyempatkan diri menatap bangunan lama peninggalan keluarga Belanda yang telah terbengkalai sejak sebelum tahun kemerdekaan,
"Soal kisah horor di rumah ini..."
__ADS_1
Pak Andi terlihat wajahnya sedikit takut, melihat hal itu Maria jadi penasaran apa yang akan mereka bicarakan selanjutnya, lalu...
...****************...