Masa Mudaku

Masa Mudaku
Episode 13


__ADS_3

Jangan lupa VOTE, LIKE and COMEN ya guys 😘😘


.


.


.


.


**Happy Reading 😊


🍃🍃🍃**


Sudah hampir satu jam dinda mendiamkan nanda, dengan berbagai macam obrolan yang diucapkannya, dari mau makan apa, mau beli cemilan apa enggk, mau memutar musik BTS seperti sebelumnya, atau mau tidur kalau capek. Tapi tidak ada satu pun yang direspond dinda, hanya keheningan yang diberikannya selama perjalanan.


Bahkan nanda sempat memberhentikan mobilnya untuk mengajak dinda berbicara, tapi tetap malah mendapatkan ancaman, "Lo kalau masih ngomong, gue bakalan turun disini!! ancam dinda.


Karna tidak mau memperpanjang masalah, Dengan terpaksa nanda melajukan mobilnya kembali.


Bagi nanda apa yang dilakukannya tadi tidak ada yang salah, dia hanya merasa tidak sepantasnya dinda merengek kepada kedua orang tuanya hanya mempermasalahkan kepulangan.


.


.


.


DindaPov


Gue cukup kaget sekaligus malu atas apa yang dilakukan nanda terhadap gue, Didepan orang tua gue dan juga di depan tante sama om dia beraninya mengendong gue masuk kemobil.


Apalagi gue mendengar om toni berbicara " Semakin Didepan" dan Papih juga berkata "Valentino rossi aja kalah sama kamu" gue sangat mengerti maksud dari ledekan mereka, ya kalian tau gue orang lapangan yang sudah bergaul berbagai macam orang.


Yaallah, malu banget gue sumpah, Deg deg'an dan gue yakin pipi gue udah mulai memerah. Dan untuk pertama kalinya pipi gue memerah bahkan dengan kak bian gue nggk pernah ngerasain kek gini.


Semenjak nanda mengendong gue tadi, gue malah memilih mendiamkan dia. Sebab gue takut ketahuan kalau gue blushing.


Apalagi ketika dia memberhentikan mobilnya, memutar badannya menghadap gue, malah sukse buat gue semakin deg deg'an. Gue bingung kenapa gue bisa kek gini ke dia. apa karna status gue sekarang yang jadi tunangannya.?


Kalau itu yang jadi masalahnya gue rasa enggak, masa iya hanya karna status gue bisa bikin gue langsung deg deg'an kalau dekat dia.? apa gue ngehalu yang gendong gue bebeb tae ya, masalahnya kan tuh kunyuk mirip taehyung versi indo.


Nggak mau ambil pusing, gue pun beranjak menuju jok belakang, "Gue mau tidur dulu, jangan ganggu, jangan berisik" Ucap gue yang sudah merebahkan badan dibangku belakang. Hanya deheman yang gue dapat sebagai balasan. Marah kah.? "pikir gue yang nggak mau ambil pusing bersiap - siap untuk menutup mata.

__ADS_1


.


.


1 Detik


.


.


2 Detik


.


.


3 Detik


.


.


.


" Lu kenapa.? "tanya nya heran yang kaget lihat tingkah gue.


"Gue serius nih, mau nanx. Lu harus jawab tapi " Ucap gue masih nggak tenang.


"Iyaaa, bakalan gue jawab " Ucapnya yang sudah memberhentikan mobil dan menghadap kegue.


"Kenapa lu gendong gue tadi " Tanya gue to the poin.


Senyuman devil pun terpahat diwajahnya. "Emang kenapa, Mau gue gendong lagi.? " tanya nanda yang masih mempertahankan senyuman devilnya.


Gue yang mendengar jawabannya dibuat melongo, "Sejak kapan nih kunyuk ngomong sama gue pakai nada nakal.? " Gue pun bergidik ngeri melihatnya.


Melihat tingkah gue, nanda lebih mencodongkang wajahnya mendekat kearah gue, membuat gue gugup sekaligus takut dengan sikapnya yang tiba - tiba.


"Nga... ngapin lu "Ucap gue gagab


" Menurut lu "Katanya ambigu yang semakin mendekatkan tubuhnya pada gue.


Dengan jarak wajah kita cuman sejengkal membuat gue bisa merasakan nafasnya yang panas menerpa wajah gue. Nanda semakin mendekatkan wajahnya, nggak tau kenapa dengan reflex gue malah menutup mata dengan nafas yang tersenggal - senggal dengan deru nafas gue semakin cepat.

__ADS_1


Bisikkan terdengar dari telingga gue


" Ngareb gue cium " gue pun mematung dengan mata melotot mendengar perkataan nanda, jujur gue emang sempat memikirkan itu tadi. Tapi setelah melihat senyum devilnya membuat gue tersadar dengan fikiran gue.


.


.


.


.


"Din bangun, udah sampai ini "ucap nanda menepuk pelan pipi dinda


Tak ada jawaban dari dinda membuat nanda harus mengendong dinda. Sampainya didepan pintu utama nanda membunyikan bel rumah. Betapa kagetnya lia melihat nanda mengendong dinda.


"Maaf tan, tadi udah nanda bangunin, tapi nggak bangun "kata nanda yang disambut senyuman oleh linda.


"Ngak apa - apa bang, kalian udah tunangan pun, santai aja. Tante nggak marah selagi masih dibatas wajar " Tutur linda membuat nanda salting.


"Lagian nih anak kalau udah tidur dibangunin susah, langsung aja abang bawa kekamarnya ya "Timpa linda yang diangguki nanda.


" abang mau letakkin dinda dulu bun "Pamit nanda


Nanda berjalan menuju kamar dinda dan meletakkan dia diatas ranjang, dengan hati - hati nanda menurunkan dinda dari gendongannya. Dipandangnya wajah tunangannya dengan serinci mungkin " Cantik " satu kata itu lolos dari mulut nanda, tanpa sadar nanda mengecup puncak kepala dinda lama.


Setelah puas memandangi wajah dinda, nanda beralih melihat sekeliling kamar dinda yang dimana terdapat banyak poster boyband BTS terutama poster Kim Taehyung.


Nanda tau calon istrinya mengidolakan boyband yang berbau korea tersebut, tapi nanda tidak pernah menyangka bakalan sebanyak ini, yang hampir memenuhi dinding kamarnya.


"Kapan foto gue yang jadi hiasan dinding lo" Monolog nanda


🍃🍃🍃🍃


***


**Author mintak maaf kalau ceritanya pendek 😭😭 Lagi ada kesibukkan yang membuat author belum bisa update banyak episode.


Mohon dimaklumi yaaa 😘


Salam Sayang


Mrs.Kim 😘😘😘😘😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2