
**
Pukul 20.15 gue berangkat dari rumah bareng papih, mamih juga kedua sahabat gue.
Papih dan mamih yang pergi menggunakan mobil HR-V nya, sedangkan gue dan kedua sahabat gue menggunakan sitosca.
Dalam perjalanan sahabat gue menanyakan perihal balapan, yang dimana papih udah meminta gue untuk berhenti balapan.
Gue pun menjelaskan semuanya pada mereka, dari mana papih memintak gue buat berhenti pelan pelan dari hobi gila gue, yang kemudian gue bakalan mencoba untuk berhenti, dan nggak lupa juga gue menceritain perjalanan gue meminta izin tadi ke papih, yaaa walaupun tidak ada persitengangan antaran gue dan kedua orang tua gue.
.
.
.
.
Sekarang gue sudah berada di sirkuit dimana gue mau balapan mobil. Sebelum perlombaannya dimulai, tak lupa gue meminta restu terlebih dahulu kepada kedua orang tua gue.
"" Pih... Mih... do'ain dinda menang yaa "Ucap gue yang berada dihadapan ortu.
"" Papih sama Mamih bakalan do'ain kamu " Ucap papih memegang puncak kepala gue.
"" Tapi kamu tetap harus hati hati "Timpa mamih.
"" Siap pak bos, buk bos "Ucap gue dengan tangan seperti hormat dengan komandan.
"" Do'ain gue ya "Sambil menepuk pundak kudua sahabat gue.
"" Selalu "Balas mereka barengan.
"" Yaudah, gue kesana dulu. Mau check sitosca. "Pamit gue pada mereka.
Gue terlebih dahulu memeriksa sitosca segala keperluan dan tak lupa men check kondisi mesinnya, tak ada kendala sedikitpun.
Gue pun menstater sitosca, sesekali gue pedalam gas yang membuat sitosca mengaung.
Kalian jangan berfikir kalau gue balapan untuk kesenangan semata. Kalau itu yang kalian fikirkan, kalian salah besar.
Gue ikut Balapan hanya untuk gue sumbangkan ke yayasan orang yang membutuhkan, Kalau hadiahnya berupa dana
Beda dengan sekarang, Balapan sekarang hanya bentuk dalam acara amal, yang dimana setiap orang yang memenangkan perlombaan ini bakalan diikut sertakan dalam pendirian yayasan baru.
Biarpun orang tua gue kaya, tapi gue nggak mau hanya meminta pada mereka, lagian hobi yang gue jalanin ini legal kok.
Balap mobil (auto racing) merupakan salah satu cabang olahraga tontonan yang paling diminati, coba deh kalian bayangin, sekarang aja udah banyak orang yang datang untuk mengikuti pertunjukkan.
Walaupun ini salah satu olahraga yang berbahaya, ortu hanya memberi nasehat kepada gue untuk berhati hati, dan tetap fokus.
__ADS_1
Panitia perlombaan memberikan petunjuk, dimana sebentar lagi perlombaan akan dimulai.
Gue pun membawa sitosca menuju barisan yang ditentukan. Dengan do’a ortu yang selalu membimbing gue, membuat gue bertambah yakin kalau gue memenangkan perlombaan kali ini.
Dan gue sudah berjanji pada ortu kalau ini yang terakhir gue mengikuti balapan mobil.
Benderapun mulai diayunkan, suara tembakkan sudah berbunyi. Dengan fokusnya gue mulai menekan gas mobil gue, sitosca mulai mengaung dengan kerasnya, lajuan mobil yang gue bawa membawa kesenangan tersendiri bagi gue.
Satu persatu lawan yang berada didepan gue dapat gue susul, tikungan demi tikungan gue lalui, tak lupa gue tetap fokus untuk memenangkan perlombaan ini.
Tinggal satu putaran lagi, gue pun menambah kecepatan sitosca dengan menekan salah satu tombol yang emang untuk menambah kecepatan sitosca, jangan salahkan sitosca mempunyai tombol turbo kecepatan, salahkan gue yang mempunyai hobi memodif sitosca.
Mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi, dan gue sedikit lagi bisa mendahului lawan yang berada lumayan jauh didepan gue. Aungan demi aungan setiap mobil peserta member irama tersendiri.
Jarak mobil gue pun mulai terkikis dengan mobil didepan. Gue pun menambah kecepatan mobil dengan fokus gue tetap terarah kepada garis finis yang sudah kelihatan.
Mobil gue pun melalui garis finis terlebih dahulu, kebahagiaan yang gue rasakan untuk kesekian kalinya gue rasakan lagi, walaupun ini untuk yang terakhir kalinya bagi gue mengikuti perlombaan.
Gue puas dengan hasil yang gue dapat, ortu, sahabat gue dan beberapa orang mengerubungi mobil gue untuk mengucapkan selamat. Bahagia.? Emng, gue sangat bahagia dengan hasil yang gue dapat, pelukan demi pelukan yang gue dapat dari orang terdekat. Ucapan selamat datang pada gue bertubi tubi.
Bahkan tante lia dan om toni juga menonton pertandingan gue, yaaah kalian tau lah, nanda juga ada..
tetapi gue tak bisa mengartikan tatapan matanya pada gue, dengan muka datar.
Setelah dia mengucapkan selamat pada gue, dia pun pergi entah kemana, dan gue tidak mempedulikan itu.
Kek nggak tau gue aja " Jawab gue sombong.
Dih, Sombongnya kumat "Ucap lona.
ingat janji kamu ya dek, ini yang terakhir " Ucap papih yang disetujui para orang tua (Mamih, tante lia dan om toni).
iya pih, janji. "Ucap gue dengan menunjukkan jari kelingking, papih juga menautkan jari kelingking nya pertanda papih memegang janji gue.
Yaudah, papih, mamih, tante tia sama om toni balik duluan ya sayang. kamu habis ini langsung pulang yaaa, jangan kemana mana lagi " perintah papih yang gue setujui.
.
.
.
.
Eeh, kalian lihat Bian nggak.? " Tanya gue celingukkan mencari sosok bian.
gue nggk lihat, lu lihat nggak lon "Tanya lisa pada lona yang di anggukin oleh lona.
__ADS_1
Dimana " tanya gue nggak sabaran.
Noh, lagi jalan kesini bareng siska "tunjuknya pada dua orang yang beda jenis.
Gue pun mengalihkan pandangan gue kearah yang ditunjuk lona. Dan benar saja gue lihat kak bian dengan siska yang berjalan mendekat.
Selamat yaa dek " kata bian dan siska sambil menjabat tangan gue.
iyaa, makasih kak bian, kak siska "Balas gue dengan senyuman
Kalau udah gini jadi cangung kan gue. Nggak bisa nempelin ayang beb bian 😠" Ucap gue membathin.
Kecewa sih kak bian malah ajakkin siska, bukannya sendiri aja dia kesini, kan kesal juga. Mana tangannya bergandengan lagi, nggak mikirin apa perasaan gue.
Oh ya dek, pas mau garis finis tadi kamu keren banget "Ucap siska antusias.
Oh ya kak.? masa.? " Tanya gue tak kalah antusias nx
Iyaaa, sumpah. Kakak jadi ngfans sama kamu "Ucapnya lagi
heheheh, aahh kak siska bisa aja. Kan jadi malu aku tuh " Ucap gue dengan malu malu
Muka lo biasa aja keles, jijik gue lihatnya "Ucap lona pedas
Pedas kayak makan cabe sekilo tau ndak..
Dih, sirik aja lo " Jawab gue cuek
Kami berlima pun tertawa setelah perdebatan gue dengan lona.
**
**Hay guys....
Makin lama cerita gue makin nggak karuan yaaa ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜**
**Kurang semangat karna takut nggak ada yang suka sama jalan cerita gue ðŸ˜
Baru pertama buat novel, kadang ngerasa takut akan ketidak sukaan kalian pada alur ceritanya.
Maafkan diriku yang hanya manusia biasa, kalau ada typo harap dimaklumin yaaa.
Kalau kalian suka harap meninggalkan jejak, biar gue menjadi tambah semangat..
Salam Sayang
Mrs.kim
(22/9/20)
__ADS_1
12:45**