Matahari Di Dunia Maya.

Matahari Di Dunia Maya.
bab 16


__ADS_3

Akupun masuk ke dalam gerbang itu dan mengatakan kepada pak tua bahwa aku akan kembali dan akan menghilangkan kutukan itu dan jika ada manusia serakah masuk ke dalam dan jiwanya sudah di serahkan kepada lukisan ini berarti mereka manusia yang tidak berguna dan tentunya manusia serakah akan harta duniawi.


Kami berjalan dengan si hitam dan dari hati kecilku apa lagi cobaan ini ya Tuhan dan ini kayaknya hanya dunia halu saja seperti dunia mimpi yang kumainkan sekarang di permainan game ku dan aku adalah tokoh utamanya dan kami sudah berjalan sampai jauh tetapi tidak manusia di sini dan kelihatanya sudah mulai gersang seperti di dalam gurun pasir saja dan matahari di sini sangat panas sekali berbeda dengan yang ada di duniaku.


Ibundaku mengatakan dimanapun aku jika sifatnya menolong orang atau masyarakat maka aku tidak perlu takut makanan dan minuman akan selalu ada buatku walaupun itu di dunia yang penuh dengan sihir dan jin tentunya.


Aku mengambil botol minumanku dan beberapa roti serta rumput kepada si hitamku dan aneh saja semuanya langsung mengering dan aku tidak bisa memakannya dan kataku paman tadi bahwa kami disini tidak akan terikat sebelum mengambil emas yang banyak untuk di bawa pulang tetapi aku tidak mau mengambil emas atau apapun di dalamnya aku hanya ingin melihat siapa yang mengendalikan semuanya disini dan darimana emas itu muncul dan aku mendengar suara minta tolong tetapi aku tidak melihat manusia dimanapun dan lihatlah si hitam meringis dan menunjukan sesuatu di air yang kecil itu seekor ikan emas kecil yang kekurangan air dan akupun membawanya ke aliran air yang bersih dan ikan emas mengatakan terimakasih dan hati - hati di jalan.


Kamipun melanjutkan perjalanan kami ke hutan yang kelihatannya teduh dan aku juga sudah letih untuk berjalan di tempat yang panas ini dan benar saja di pinggir hutan ini paling tidak aku merasa sejuk dan kulitku tidak terbakar lagi seperti tadi dan aku makan dan minum seperti biasa dan si hitam juga aku berikan makan.

__ADS_1


Ada seekor burung yang sakit dan burung itu mengatakan dia terkena jebakan pemburu di hutan tapi aku mengatakan kepadanya bahwa disini tidak ada manusia sekalipun dan aku juga tidak melihat binatang apapun ketika masuk ke lukisan ini dan kenapa burung ini mengatakan ada jebakan pemburu dan burung ini juga aneh sekali bisa berbicara seperti manusia saja.


Mungkin kamu adalah yang di tunggu itu anak anak muda makanya kamu tidak melihat kami sebagai manusia dan kamu juga tidak melihat yang lainnya karna kami memang manusia yang serakah dan tidak peduli dengan lingkungan dan keluarga kami dan yang kami pikirkan cuma emas saja.


Burung yang baik hati pengobatan aku sudah selesai dan lukamu sudah sembuh. Aku akan masuk ke dalam hutan dulu ya untuk.mencari obat di dalam karna obatku tinggal sedikit. Aku mau mencari bunga salju tulip untuk obat jantung yang sangat terkenal itu di dalam katanya banyak kataku berbohong kepadanya supaya aku tau apa saja yang di dalam hutan


Akupun masuk ke dalam hutan yang sangat gelap itu dan lihatlah ini bukan di dalam lukisan bukan juga di alam liar yang penuh fantasi tetapi benar - benar seperti hutan yang sebenarnya dan apakah pohon buah ini bisa di makan dan sepertinya aku tidak akan memakannya bukan karna aku takut untuk selamanya tinggal disini tetapi karna aku takut keracunan.


Aku makin buah mangga yang masih sekali dan buahnya begitu enaknya dan buahnya jatuh ke bawah dan tiba - tiba saja mangga itu berbuah dan segera berbuah di dalam hutan ini dan ku ambil satu buah mangga itu dan benar saja semuanya berbuah kembali dan sangat lebat. kemudian aku menyemai biji - bijian yang kubawa dan benar saja satu durian tumbuh dengan subur dan kuambil satu dan tumbuh lagi sehingga pohon di dalam huta berganti menjadi pohon buah dan aku tidak mengerti kenapa cepat sekali berbuah dan aku belum memakannya sama sekali dan tidak tau apakah dia manis atau tidak.

__ADS_1


Kemudian keluarlah manusia - manusia yang muncul entah dari mana untuk mengambil buah itu semuanya dan mereka mengambilnya sampai puas dan entah dimana mereka tampung buah itu dan aku tidak melihat mereka kemana dan aku lelah mengikuti mereka tetapi aku tak bisa melihatnya dan di depan ku ada danau yang dangkal dan seperti lumpur dan aku lemparkan beberapa padi dan tumbuhlah padi itu.


Kemana perginya semua manusia - manusia imut itu dan kenapa mereka malam baru kelihatan dan mengapa juga mereka makan dan minum pada malam hari dan aku sangat penasaran sekali melihat mereka dan kenapa matahari menakutkan buat mereka dan apakah matahari itu yang membuat mereka terbakar karna kulihat kulitku juga mulai terbakar kaku kena matahari dan kenapa juga matahari ini dan pohon dan buah yang ditumbuhkan itu masih tetap bertahan sampai sekarang dan aku juga melihat keindahannya.


Aduh, tolong aku siapapun yang berada di sana, tolonglah aku dan aku sudah tidak kuat rasanya aku akan terbakar, akupun.mengambil manusia kerdil dan memasukannya ke dalam air dan manusia kerdil itu membesar dan seperti manusia sebesarnya dan akupun membawanya ke dalam hutan agar tidak ada bahaya kepadanya karenanya aku butuh


Informasinya dari orang yang hidup ini dan katanya masih butuh air supaya dia bisa sembuh dan akupun memberikannya air di dalam hutan.


Perlahan - lahan manusia itu berubah setelah berendam di dalam air dan kulitnya pun sudah bagus dan kelihatannya dia lapar. Aku memberikan roti di dalam kalung dimensiku dan mengucapkan terimakasih kepadaku dan kulihat dia seperti ketakutan dan seperti melihat ke atas.

__ADS_1


Kenapa, " adakah yang akan membuatmu takut ? " kenapa mukamu begitu ketakutan, aku sudah memblokir tempat ini supaya aman dan tidak terlihat siapapun dari luar walaupun ini lukisan pastinya kamu akan aman malam ini kawan.


__ADS_2