
Aku bertanya kepada seorang yang lebih tua dari pemuda yang awalnya aku temui itu dan ku tanya kepadanya ' apakah dia pernah melihat gadis - gadis yang menari dengan berbagai baju kuning lengkap dengan perhiasan di kepala dan gadis - gadis tanpa ekspresi. Setelah menari mereka mengeluarkan sesuatu dari dalam kendi yang yang besar dan kendi itu mengeluarkan aroma yang sangat harum sehingga membuat kita kehilangan arah dan aroma itu sungguh sangat memabukkan kataku kepadanya.
itu adalah ramuan semesta yang membuat kami menjadi kecil dan tua dan ketika kita menghirup harumnya maka kita akan menjadi tua dan kecil dan membuat matahari itu semakin besar dan menerkam siapa saja dan sabarlah yang sangat berbahaya dan jika pangeran menghirupnya lama - lama pangeran juga akan seperti kami.
Lalu, bagaimana menghilangkan gadis - gadis itu tanpa membunuhnya. Aku tidak bisa membunuhnya gadis - gadis yang tak bersalah dan ramuan semesta itu juga akan ada setelah mereka selesai menari dan aku sudah melihat isi kendi itu kosong dan tidak ada airnya.
Pangeran masih beruntung tidak mati, biasanya yang melihat isi kendi itu akan mati dan tidak bisa kembali lagi ke asalnya. Tetapi pangeran masih hidup berarti pangeran itu adalah benar - benar kami tunggu dan pangeran sudah membuat api berhenti sebentar dan lihatlah tidak akan ada matahari ke depannya dan disinilah pangeran harus beraksi dan rusaklah semua kendi dan peralatan memuja mereka yang kepada setan dan disanalah pangeran menemukan sumber kekuatan nya di sebuah batu yang bertuah yang mempunyai kekuatan melebihi apapun bahkan kekuatan batu bertuah itu bisa menghancurkan seluruh dunia ini dan lukisan ini sengaja di buat untuk melindungi batu itu.
Aku sudah melihatnya paman tetapi aku tidak bisa membunuh gadis - gadis yang baik itu aku merasa bersalah jika aku membunuh mereka apalagi mereka adalah wanita dan jikapun aku sampai ke batu bertuah itu, aku akan membawa batu itu pergi agar lukisan ini menjadi sebuah desa yang damai dan tentram dan jika begitu aku akan berangkat saja paman untuk bisa mengambil batu itu serta membawa pulang.
__ADS_1
Baiklah pangeran, doa kami menyertaimu, tetapi hati - hatilah pangeran disana banyak jebakan maut yang sengaja di sediakan untuk menjebak manusia yang serakah dan cuma manusia suci yang tidak ada dosa yang bisa mengambilnya dan jika pangeran mengambilnya berdoalah yang baik akan jiwa pangeran tidak masuk ke dalam batu itu dan kami akan berjaga - jaga untuk pangeran kata paman itu
Akupun kembali kesana sebelum itu kembali aku menanam buah rambutan karna aku sangat lapar sekali dan menumbuhkan biji - biji rambutan itu dan menunggu apakah ada orang yang didekat batu itu dan benar saja masih ada gadis yang disana dan kenapa gadis itu menaggis, akupun mulai mendekati gadis dan dia.megatakan pengen pulang kerumahnya dan dengan menaggis di batu itu dan batu itu mengeluarkan cahaya dan memberikan keping emas dan berlian serta banyak sekali dan gadis itupun segera pergi dari sana, sungguh ajaib sekali batu ini mengeluarkan emas dan api yang sangat panas.
Aku mengambil batu itu dengan sangat mudah sekali dan memasukkannya ke kalung dimensiku karna aku tau disana ada air ajaib yang bisa membuatnya tunduk kepadaku dan tidak jahat lagi dan setelah akupun merusak semua peralatan serta pemujaan dari gadis - gadis itu. Batu itu ku buat menjadi kecil dan sinarnya tidak mengganggu kehidupan di kalung dimensiku dan aku mengatakan pada si hitam agar mengajari batu bertuah kuning itu agar disiram dengan air ajaib dulu dan biarlah di tunduk kepadaku saja dan aku sudah membuat dia menjadi saudaraku dan dia akan tunduk kepada perintahku kataku kepada si hitam dan dinamakan di si kuning karna memang dia si kuning.
Semua penduduk yang di dalam lukisan mulai resah karna matahari tidak muncul lagi dan semuanya gelap mulai pagi dan malam hari dan akupun memasukan sinar ke dalam lukisan itu dan menghidupkan desa ini dan menghidupkan segala pohon dan isinya.
Aku bertanya ke pada siluman Kalajengking yang kutemui dan mengatakan untuk apa dia datang ke lukisan ini jika memang sebagai siluman yang setenggah manusia mereka tidak akan pernah mati tetapi manusia siluman tidak akan bisa sampai ke surgawi dan mungkin saja siluman itu menyamar untuk membuat dirinya abadi.
__ADS_1
Siluman Kalajengking itu mengatakan bahwa dia ingin menyembuhkan suaminya dan rela menjadi tumbal dari batu bertuah kuning itu dan kenapa malah baru bertuah kuning itu sudah tidak ada katanya.
Aku memberikanmu air kehidupan dan berikan nanti kepada suamimu agar suamimu sembuh kembali dan berbuat baiklah pada semua orang agar kalian bisa hidup bersama selamanya dan jangan menyakiti manusia lagi dan cukuplah menjadi teman dan sahabat kataku kepadanya
Aku mencoba membantunya dan melihat apakah ada siluman yang lain disini tetapi kenapa arah dan napas kehidupan tidak dijumpai disini dan aroma ini aneh sekali seperti aroma kematian saja dan akupun mencoba berjalan ke arah kain kuning dan tidak ada satupun yang jumpai disana dan hanya kain untuk menari saja.
Bayu bertuah " apakah kamu mendengarkan ku ? Dimana gadis yang selalu memujamu kenapa tidak ada satu orangpun yang ada disini dan " apakah mereka sudah mati atau kamu sudah memakannya batu bertuah ? " aku tidak yakin dengan keadaan di sini terlalu banyak siluman yang berbau busuk dan sesuai hatinya busuk juga dan kenapa ini juga ada berbau harum disini !
Aku berjalan ke arah gadis yang melihat tergeletak itu dengan baunya yang harum sekali dan sepertinya dia pingsan saja dan apakah yang terjadi kepadanya aku hanya melihatnya saja dan meniup.mulutnya agar tersadar dan benar saja diapun tersadar dan mengatakan bahwa batu bertuah sudah hilang dan akan terjadi bencana katanya.
__ADS_1
Maksudnya apa, " Kenapa terjadi bencana dan apa yang akan terjadi kataku kepadanya, maaf pangeran aku hanya mengatakan setahuku jika batu itu hilang maka para siluman akan bertarung untuk mendapatkan batu itu dan jika kalah maka mereka akan pergi meninggalkan lukisan ini.
Pangeran kami tau pangeran akan datang membawa batu tetapi jika pangeran membawanya kami minta tolong supaya biarkan desa kami ini bisa damai kembali dan kami bisa hidup dengan tenang tentram tanpa gangguan.