
Aku pangeran Haga tidak bisa melihat ketidak adilan di dalam kerajaan itu aku pengen melihat adikku itu dan tentu saja aku merasa dia seperti adikku.karna aku kasihan melihatnya menderita di bawah tindakan ibu tirinya sedangkan saudara tiri yang ibu kandungnya ada di puja dan di manja sedang putri mahkota kerajaan itu malah di buang dan dibuat seolah olah tidak berdaya dan pasti ini karna ilmu sihir yang di berikan oleh selir dari raja dan aku tau bahwa ibunya pasti di racun seperti novel yang pernah ku baca.
Setelah aku tidur aku akan menjumpainya adikku yang malang dan aku yakinkan kamu pasti tidak menderita kutinggalkan dan sungguh terlalu para pendekar ini cuma mau uang dan emas saja dan jika aku mau aku akan membunuhmu, ilmu cuma sedengkul tetapi sombongnya minta ampun.
Aku mau istirahat dulu mataku mengantuk setelah makan siang ini dan malam nanti aku akan ke tempatmu adikku.
" Apakah kau sejelek yang di katan oleh orang - orang yang kulihat dirimu cuma berjerawat yang busuk bukan karna makanan tetapi karna saudaramu yang jahat mukamu jadi jelek putri mahkota ? "
" Aduh berisik banget di kamar sebelah ini ! " aku gak bisa tidur dan kenapa juga latihan di dalam kamar, pokoknya aku akan membalaskan sakit hatiku kakak Karana kecantikannya menjadikan dirinya sombong.
Sudah tidak usah berlatih lagi, banyak orang disini tidak bisa tidur karenamu putri nanti kalau di serang putri sendiri yang kewalahan dan mengadu kepada ibunda lagi.
Aku letih putri, belajar itu tidak mesti pandai bela diri dan ilmu Kanuragan dan tentu saja etika yang benar juga, bukan sesuka hati bicara dan seenaknya menyerang orang dan kita akan kalah putri dan kamu lihatlah berupa banyak yang harus kanda bayar untuk semuanya ini jika kamu tidak berubah kanda akan jalan sendiri
" Jangan kanda kasihan sahabatku kalau menikah dengan orang lain, aku yakin dia tidak buruk rupa dan mukanya pasti bersih dan cantik ! "
" ahh, ribut sekali mereka dan membuatku tidak bisa tidur, " apa tidak di ajari sopan santun ini anak gadis, berteriak di sembarangan saja ! "
__ADS_1
Hei, putri ! Jangan namamu saja putri tetapi kelakuanmu buruk dan tidak bisa di contoh, harusnya seorang putri itu lembut ini malah bar - bar, kamu sudah mengganggu istirahat kami saja, mau cari mati kamu. ' Ribut saja daritadi ! "
" Kalau kamu masih ribut putri kami akan menyerang mu putri?"
Keterlaluan selalu putri ini, selalu saja buat ke ribut di manapun dan kita tidak bisa tidur kalau sudah kamu sudah rusuh dan pendekar muda yang entah siapapun namanya melompat dan tanpa di duga menyerang gadis itu dengan kuda - kudanya tanpa di duga dan sepertinya mereka sudah sering bertemu dan berkelahi.
Aku melihat pendekar itu mengeluarkan jurus dan langsung kalah telak dari gadis itu dan benar saja si gadislah pemenangnya, bagaimana kau bisa menang melawan algojo - algojo kerajaan pasir putih kisanak menghadapi ku saja kau kalah.
" Ayo maju, jangan kalian Adi ketangkasan ke kerajaan pasir putih menghadapi ku saja kalian masih kalah, tapi kalian sombong mau bertanding , aduh payah kalian para anak muda pendekar - pendekar dunia.
Pusing dengan pertengkaran mereka akupun membuat segel agar tidak terdengar ketika orang ribut aku akan tenang seperti pedesaan yang tenang, sungguh aku seorang pangeran yang tidak suka ribut dan aku selalu pengen seperti di hutan saja yang penuh dengan kedamaian.
Tetapi aku terlebih dahulu harus masuk ke cincin dimensi ini untuk melihat si hitam sampai aku selesaikan dulu misi ini dan kemudian aku akan mengajak si hitam keluar untuk melanjutkan perjalanan ke hutan larangan ke sebelah timur.
Dan misi kali ini adalah mengangkat derajat putri mahkota kerajaan pasir yang sudah terkenal seantero jagat mukanya penuh belatung dan badanya bau mayat kuburan dan seluruh badannya busuk akibat penyakit yang sudah di temukan jadi kulitnya jadi bersisik dan tidak bisa di sembuhkan dan aku ingin menyembuhkannya dan tentu saja dengan cara diam - diam saja.
Kakiku terbang ke sana dan kesini dan melewati dahan demi dahan dengan mengunakan ilmu meringankan tubuhku dan aku tidak ingin ada manusia yang melihatku jadi aku harus mengunakan kalung dimensi ibu orang yang memiliki ilmu kanuragan tinggi saja yang bisa melihatku dan aku akan berubah menjadi apa yang kumau dan sungguh enak bukan, kali kita ada di dunia halu sesuka hati kita aja mau jadi apa.
__ADS_1
Kemudian aku memasuki kamar gadis itu dan ternyata ini sangat baik sekali seperti bau nanah yang belum mengering dan seperti luka bakar yang gosong tetapi tidak bisa di sembuhkan, aku harum memberikan ramuan cinta bunda dan pil penumbuh jaringan otot dan tentu saja aku juga harus mengubah kamar ini menjadi kamar yang bersih.
Puss... dan husss....
Semuanya sudah kelihatan bersih dan kenapa gadis ini tidak bangun sama sekali dan kenapa juga badannya juga gemuk begini dan makanannya dan minuman yang di minumnya ada zat yang tidak bisa memberhentikan dia makan dan minum, ini tidak bisa terjadi aku harus membangunkan nya bisa - bisa dia mati di sini di kamarnya sendiri.
Putri mahkota bangunlah dan jangan tidur terus dan apa yang kau lakukan dengan hidupmu dan lihatlah dirimu sekarang " orang - orang berkumpul di sana dalam satu bulan ini memperebutkan kamu malah kau tidak peduli, dasar kau ini ? "
" Maafkanlah aku, kakak siapa ?" dan apa yang kakak lakukan di kamarku sampai bersih begini dan apa masih bermimpi melihat wajah dan seluruh badanku sembuh, terimakasih kakak ! "
Aku adalah pangeran Aga dari kerajaan Galuh, aku mendengar putri mahkota sakit jadi aku datang sendiri dan aku sudah mengganggap mu adikku jadi jangan sungkan kepada kakak.
" Apa kakak ikut sayembara itukah ? "
" Tidak, adikku ! "
Lalu ! "
__ADS_1
Kakak sudah berjanji dengan ibunda kakak akan menjemput permaisuri kakak di negeri seberang yang sangat jauh dan kakak tidak tega melihatmu di bully oleh saudara tirinya putri.
Putri terkena racun baik di kulit dan di makanan dan minuman putri jadi jangan makan dan minum dulu sampai benar - benar sembuh.