Matahari Di Dunia Maya.

Matahari Di Dunia Maya.
bab 17


__ADS_3

Ternyata dia adalah seorang anak muda yang berumur 20 tahun, " tetapi kenapa badannya kecil dan keriput ? " dan kenapa juga dia begitu ketakutan dan apakah anak ini juga tidak punya orang tua kah ? " Aku jadi binggung dan kubiarkan dia tertidur sampai pagi dan karna matahari disini membuatnya menjadi kecil dan menyusut seperti kemarin jadi aku masih membawanya ke hutan dan aku juga belum bertanya kepadanya tentang situasi di hutan ini


Namaku Jaka ketika aku masuk kemari umurku sama 20 tahunan, karna kami miskin dan tidak punya beras untuk makan jadi aku masuk ke dalam lukisan ini dan tidak ada yang menawarkan untukku jika aku masuk di dalam. Aku mulai mengambil emas di setiap.pohon dan dahan di dalam hutan ini dan aku pulang memberikannya kepada keluargaku dan mereka sekarang hidup bahagia di luar sana tetapi aku di sini makin lama panas membuat tubuhku tidak bisa kembali karna sudah membawa emas itu keluar dari sini dan jika emas itu sudah di pergunakan di luar sana maka semua keturunannya juga akan bahagia dan emas itu tidak akan pernah habis tetapi sebagi gantinya mereka harus kembali kemari sebagai penjaga lukisan ini. Dan tentu saja selamanya.


Aku sudah memberikan emas itu kepada keluargaku disana dan ketika mereka mati pasti arwahnya kembali ke lukisan dan kamu tau pangeran tidak akan pernah bisa kembali lagi ke jalan yang benar. Aku sudah melihat kakek yang sudah sekarat datang kemari dan dia menjadi sehat dan bugar sampai disini dan kemudian dia di jadikan budak oleh raja yang kejam itu. Makanya semua buah yang kamu taman pangeran cepat habis karna banyak orang yang bersembunyi disini dan tanpa makanan tetapi tidak pernah bisa mati dan kami tau bahwa cuma pangeran yang bisa menumbuhkan biji - bijian di hutan ini dan buah itu akan tumbuh terus jika pangeran menanamnya dan kami berterimakasih pangeran.


" Kenapa buah itu tumbuh di dalam satu hari dan berbuah satu hari juga, apakah tanah ini ajaib ? " Sungguh saya heran kenapa bisa berbuah lebat dan aku tau memang itu semuanya biji - bijian yang berkualitas dan yang terbaik yang di berikan oleh ibundaku. Tetapi kalau di luar itu sungguh sangat lama sekali baru berbuah teman !


Kalau begitu aku akan menyebarkan semua pohon dan bila berbuah maka akan disebarkan lagi agar kalian semua bisa makan dan di sana itu rawa kenapa tidak mandi di air rawa yang disana itu supaya kalian itu menjadi besar semaunya dan tidak keriput seperti ini. Aku kasihan kalau begitu melihat kalian ini.

__ADS_1


pangeran yang di rawa itu tercemar dan jikapun kami mandi disana atau berendam tidak akan membuat kami besar kecuali air ajaib darimu pangeran dan ketahuilah semua air di dalam hutan ini dan seluruh lukisan ini tidak asli dan cuma air kotor dengan cat dan kami hanya mengumpulkan embun saja untuk minum jika hujan juga tidak akan pernah sampai cuma matahari yang bersinar saja.


Begitu, " berapa banyak kah kalian ? " apakah sebanyak embun yang ada di daun dan jika memang kalian banyak maka satu danau pun akan tidak akan pernah cukup untuk membuat kalian semaunya besar, tapi aku akan mencari cara agar kalian bisa besar semuanya tetapi kalian harus mengikuti peraturan ku jangan sampai matahari buatan ini akan menghisap kalian dan aku yakin pasti banyak tenaga yang akan dihabiskannya untuk menghisap kalian .


Tolong malam ini kumpulkan setenggah dari kalian dulu untuk.meminum air kehidupan itu dan tidak usah di mandikan karna akan memakan waktu yang cukup lama dan hari sudah mulai gelap dan aku harap setelah ini kalian bersembunyi dan aku juga akan mencari apa kelemahan dari lukisan ini dan kenapa tidak pernah ada orang yang menahan kutukannya dan melepaskan semua orang dan lukisan ini akan menjadi lukisan biasa saja


Akupun menumbuhkan kembali pohon - pohon buah untuk makanan mereka dan menyuruh mereka bersembunyi di dalam hutan dan karna hutan itu lebat dan tidak mungkin sinar matahari mendapatkan mereka dan aku berusaha untuk ke matahari untuk mematikan sinar dengan perlahan dan perlahan sehingga matahari buatan yang sombong ini tidak akan pernah sombong lagi.


Aku berjalan tanpa si hitam karna si hitam sudah kumasukkan ke dalam cincinku dan menuju sumber cahaya matahari yang panas ini dan memang pada awalnya lukisan yang kulihat itu seperti matahari pagi yang bersinar terang, tetapi sinar matahari itu tentu tidak panas tetapi ini kok panas sekali dan kelihatannya menghanguskan seluruh isi bumi.

__ADS_1


Kulihat di sana banyak gadis yang menari dengan kulit yang serba kuning dan wajah mereka juga kuning dan sepertinya juga tidak ada ekspresi seperti di kendalikan oleh seseorang tetapi siapa yang mengendalikan mereka , " apakah mereka manusia serakah juga ? " Aku berjalan lagi dan tidak melihat apapun lagi kecuali gadis menari itu dan apa yang di bawa mereka dan kulihat mereka mengeluarkan sesuatu di balik lampu yang bersinar itu


Keluar seperti cahaya yang kuning dan baunya harum sekali seperti bau bunga mawar dan akupun juga tersihir dengan dan kenapa tiba - tiba mengantuk ya padahal aku kan tidak bis Adi lihat mereka dan kenapa aku ngantuk aku harus waspada dan sebentar bersemedi untuk menghilangkan sihir ini dan benar saja sihir ini adalah sihir zaman Kono yang sangat ampuh


Kemudian aku melihat keluarlah sinar matahari yang terang dan pagi pun muncul dan gadis - gadis itu pergi tanpa ekspresi. Aku harus pulang menemui anak muda atau siapapun disana dengan begitu aku tau apa yang terjadi disini dan sumbernya adalah gadis - gadis itu dan aku harus membunuh merek jika ingin lukisan ini mati.


Tetapi gadis - gadis ini kasihan kalau di bunuh dan ketika di bunuh maka mereka tidak akan bisa kembali dan aku binggung bagaimana jalan keluarnya dan aku juga harus secepatnya membawa manusia - manusia yang tertinggal itu dan mengajari mereka untuk menjadi orang baik.


Aku kembali sampai di hutan dan kini mereka berlari kepadaku dan sepertinya ada hal yang akan mereka sampaikan dan akupun segera menjumpai mereka .

__ADS_1


__ADS_2