
Pengunungan ini sangat indah sekali dan sejuk tidak mobil dan suara seperti di kotaku yang bising dan tidak mengenal waktu dan disini aku bisa menikmati yang namanya hidup dan sungguh nikmat ciptaan mu ini Tuhan. Aku masih betah di atas gunung yang sejuk dan tidak dingin dan panas ini dan si hitam sudah seringkali mengingatkanku untuk jangan terlalu bersantai karna perjalanan kami masih separuh jalan dan masih banyak rintangan yang kami hadapi dan kataku pada si hitam berjalan sambil menikmatinya dan kamipun melanjutkan perjalanan kami lagi dan tiba di sebuah pinggir desa yang sangat tenang dan teduh sekali.
Di pinggir sungai tinggallah kakek dengan seorang cucu perempuannya disana dan kekek itu kerjanya cuma membuat anyaman dari bambu hutan kemudian dia jual ke pasar untuk hidup mereka sedangkan di sekeliling rumahnya penuh dengan berbagai macam pohon sayur dan buah dan aku juga sudah membuatnya kakek tak terlihat kecuali oleh orang yang baik hati tentunya.
Akupun singgah di rumah kakek dan mereka memberikan kepadaku singkong yang di balut kue yang enak sekali dan cucunya ini sangat pintar sekali membuat makanan dari apa saja tetapi wajahnya penuh dengan sihir dan aku mengatakan kepadanya mari kemari aku akan menyembuhkan mu kakak kataku kepadanya.
Maaf pangeran muka hamba jelek dan gosong serta dan penuh nanah nanti pangeran akan jijik melihatnya dan saya malu pangeran katanya dan akupun segera menyembuhkannya dari semua santet dan sihir yang di berikan kepadanya dan mulai hari ini jika ada orang yang memberikanmu santet atau sihir maka orang itu yang akan terkena kataku kepadanya dan sekarang kamu sudah bisa menyembuhkan orang kakak dan bawalah air ke nenekmu yang sudah lama berbaring itu dan dia akan sembuh kataku kepadanya dan benar saja neneknya juga sembuh dan berikan kepada kakekmu juga supaya sakit pinggangnya sembuh karna kalian masih membutuhkannya sampai kamu menikah dan punya anak nanti maka kakekmu pun akan pergi meninggalkanmu kataku kepada kakak itu karna dari umur dia juga masih jauh di bawahku padahal aku juga masih kecil.
__ADS_1
Tetapi kami bukan siapa - siapa pangeran dan kenapa juga kami pangeran tolong padahal kami ini miskin dan sangat kotor katanya menaggis kepadaku dan neneknya dan kakek ya juga dan aku hanya tersenyum dan mengatakan kepadanya orang tuamu pasti menyesal sudah pernah membuang mu kemari bersama datangnya yang sudah tua, tuan putri ! Jadi berlatihlah agar kamu menjadi tabit hebat ayahandamu itu sudah keterlaluan sekali membiarkan kalian kelaparan disini dan mereka disana pesta pora.
" Kenapa pangeran tau bahwa cucu kami adalah anak dari raja pangeran? " kata kakek itu cemas seolah takut akunakan mengambil cucu kesayangannya dan aku hanya tersenyum saja melihat mereka dan kukatakan kepadanya agar tidak usah kwatir aku hanya akan menginap sebentar saja dan setelah itu kami akan menjutkan perjalanan kami kembali.
Mereka pergi kepasar sebentar katanya untuk menjual hasih anyaman kakek dan sayuran yang di taman di kebun dan aku dan nenek menunggu di rumah saja karna aku mau kehutan sebentar nenek kataku tetapi nenek mengatakan jangan kesana disan banyak mahkluk buasnya begitu kata nenek kepadaku dannaku hanya tersenyu saja dan seolah itu sangat menakutkan buatku dan aku tidak mau orang tua ini sakit lagi apalagi tubuhny ayang lemah dan sudah tua juga masih tega orang menghukumnya begitu dan ini serangan kembali kepadanya dan aku mengembalikan serangan yang dahsyat itu kepada yang mengirimkan karna aku bosan melihatnya mengirim terus kepada nenek dan cucunya itu dan sungguh ini tidak manusiawi.
Aku ke hutan untuk mencari ayam kampung dan sudah lama aku mau ayam kampung dan biarlah si hitam yang menangkapnya dan aku hanya menunggu di atas pohon saja dan si hitam juga menyuruh sinmonyet menangkap ayam - ayam itu dan ada juga ikan yang besar untuk di panggang dan ayo kita pulang kataku kepada mereka dan sampai di rumah kamipun membuat api dan memanggang ayam - ayam itu dan menyisakannya untukmkakek dan nenek serta adikku lagi yang masih kecil.
__ADS_1
Sudah lama kamintidak makan ayam.pangeran dan ayam hutan itu sangat mahal dan mungkin setahun baru bisa beli dari pemburu itupun cuma.paha yang kecil saja dan pangeran memberikan banyak hidangan dan aku sangat senang sekali.
Ayamnya bisa kalian pelihara dan kalau sudah punya anak banyak nanti jual lah ke pasar dan kalian juga tidak usah beli lagi dan kolam ikan sudah saya buat disana nantinikan - ikan itu akan berkembang biak sangat banyak dan pelihara lah untuk kalian dan saya juga sudah menanam pohon buah dan padi dan segala yang kalian butuhkan disana besok pasti sudah berbuah dan tidak akan ada yang berani mencuri karna rumah kalian ini sudah tidak di lihat orang dan jual lah ke pasar atau jual di ujung jalan saja karna tanahnya sudah di lebarkan dan jika orang jahat yang melihat maka matanya tertutup dan jika orang baik yang melihat matanya terbuka kataku kepada mereka.
wajahmu juga sudah cantik kakak dan jadilah anak yang baik dan pergunakan keahlianmu dana jangan meminta uang jika di berikan ambil sekedarnya saja dan bagikan kepada yang membutuhkan dan bantulah kakek dan nenekku yang sudah tua dan jangan tinggalkan mereka walau sudah menikah tetaplah tinggal disini dan jangan kemana - mana dan wajahmu akan tetap cantik dan jika kau pergi jauh sihir itu akan dikirim terus olah ibumu kandungmu kak.
" Kenapa ibuku jahat pangeran? " kenapa ibuku dan ayahku tidak mau menerimaku dan apa kesalahan kami pangeran !
__ADS_1
Aku tidak tau, tetapi kamu mempunyai saudara kembar yang mewarisi kerajaan dan ibu takut takut kamu akan mengambilnya dari saudarimu yang lain dan sebelum ibumu meninggal maka kamu tidak akan selamat putri apalagi saudarimu itu sangat kejam, mereka sudah penjarakan ayahandamu dan menyiksa rakyat kataku kepada mereka.
Aku akan membuka kultivasi mu yang sudah di tutup ibumu dan semuanya ilmu di dalam tubuhmu juga sudah di tutup ibumu dan kini aku sudah membukanya dan berlatihlah sendiri atau dengan kakekmu dia itu panglima perang dan tau ilmu melatih diri dan jangan berhenti berlatih dari sekarang karna sebentar lagi ibumu dan saudaramu pasti sakit dan tidak ada obatnya di dunia ini walaupun kamu seorang tabit yang hebat.