
Aku terdiam.meliahtnya berhenti menaggis seperti bukan manusia saja dan bukankah mereka bukan manusia dan dimana manusia lainnya dan aku mengatakan bahwa aku aku akan menginap di rumahnya dan sengaja aku masuk kamar mereka yg berdebu dan bagaimana bahkan sapu sudah tidak ada disini dan suara apa itu lagi kataku ke pada si hitam. Itu suara panggilan untuk boneka - boneka itu pangeran katanya dan aku masih duduk disini dan apalagi ini semut - semut dan semuanya hewan juga lainya juga beriringan menuju tempat itu dan bukan ke danau lagi.
Mereka ke kuburan yang di ujung desa yang sudah lama sekali dan mereka memberikan penghormatan kepada kuburan itu dengan membungkukkan kuburan itu dan oh Tuhan itu adalah tempat bersemayamnya rajanya iblis yang sudah mati berpuluh tahun yang lalu.
Aku diam saja ketika mereka menyembah itu dan kuburan itupun meledak dan keluarlah hewan itu lagi dan dia mengeluarkan mata apinya dan apinya habis membakar rumput kering disana dan kini manusia - manusia boneka itu mengeluarkan suara dan mengatakan kami sudah mengurungnya di rumah dan Dian sebentar lagi akan mati paduka kata mereka.
Aku hanya menghempaskan tanganku dan semuanya hilang dengan segera Bahakan kuburan itu hilang karna aku benci orang - orang bahkan kalaupun itu setan yang menyamar maka aku akan membunuh mereka tanpa ada yang tersisa dan aku kembali ke laut mati hitam itu menganti warna airnya dan memperbaharui sistem kehidupan airndi dalamnya dan mengubah menjadi air biasa saja.
Setelah danau itu ku ubah menjadi rumah - rumah penduduk boneka itu kubakarnbiar menjadi kampung yang kosong dan tidak guna juga jika dibuat menjadi rumah boneka jika di salah gunakan dan kugantimmenjadinoohon buah yang indah sehingga banyak orang yang datang mengambil buahnya untuk hidup dan manusia satu ini juga harus ku musnahkan karna dialah sumber biang kerok dari semuanya.
Pangeran biarkan dia berbicara jangan. menghukumnya dulu karana ada kebenaran yang harus pangeran dengarkan kata si hitam kepadaku dan akupun mengiyakan apa yang di katakan oleh si hitam tentunya. Katakanlah nenek apa yang mau kamu katakan kepadaku, pangeran kami bukan penyembah iblis tetapiniblah yang memilih kami dan kami tidak bisa menolak dan semua keluarga kami di musnahkan oleh iblis itu pageran dan dia ada dimana- mana dan memakan manusia pangeran kecuali manusia yang terpilih dan aku bukan yang di pilih untuk di bunuh katanya kepadaku.
__ADS_1
Sekarang coba kamu jelaskan nenek, untuk apa dia melakukan pembunuhan sedangkan tidak ada gunanya dia membunuh kalian yang dia cari adalah budak bukan untuk membunuh kataku kepadanya.
Benar pangeran katanya lagi, tetapi kami juga tak ingin menjadi budaknya dan kami disuruh mati saja dan aku disuruhnya membuat boneka yang bisa di kendalikan dan di mandikan di sana karna air itu sudah bisa menghidupkan benda mati menjadi manusia tetapi bukan manusia asli.
Dan kamu pangeran sudah membuang iblis dan membunuhnya disana serta kuburannya juga sudah kamu bumi hanguskan tetapi bagaimana kehidupan kami pangeran,aku tidak mau mati sebelum Tuhan yang menjemput dan aku juga tidak mau sendirian dan kini semuanya sudah tidak ada manusia kata nenek itu lagi.
Sebenarnya nenek aaku mau membunuhmu saja, tetapi aku melihat ketulusan di hatimu nek makanya aku membiarkanmu hidup dan untuk manusia banyak sekali manusia yang hidup nenek dan kau lihatlah itu semuanya manusia yang memetik buah itu karna mereka yg takut kepadamu dan iblis itu dan lihatlah mereka sudah terlalu kelaparan.
Aku membuatnya rumah yang sederhana di dekat pohon buat dan pohon ini jika orang baik membutuhkan mengambilnya akan tumbuh banyak dan jika orang jahat mengambilnya maka besok dia akan tumbuh lagi tetapi kesialan untuk yang ambil dan jika orang susah sekali mengambilnya maka pohon akan memberikan emas dan hanya saat mereka sudah setelah itu pohon ini berbuah tetapi hanya untuk dimakan saja.
Nenek akan tau nanti bila orang yang memerlukan datang mengambilnya maka buahnya akan bercabang banyak dan berbuah lagi dan makin banyak dan jika buah itu diperlukan menolong sakit maka akan sembuh juga dari dahaga dan kelelahan.
__ADS_1
Untuk itu nenek jangan berbuat jahat lagi besom ada seorang janda miskin dengan anaknya datang ajaklah untuk menemani nenek Karana suaminya lah yang nenek buang ke kolam waktu itu. Hiduplah bersama mereka sampai nenek mati dan berbuat baik kepada sesama dan jangan serakah dan jika ambil buah biarkan saja dan jika mereka serahkan maka buah akan jadi racun dan nenek tidak usah memperdulikannya.
Aku berangkat lagi ya nek, perjalananku masih jauh dan misi kali kayaknya lelah sekali kataku pada si hitam dan kamipun tidur di lapangan rumput hijau yang sangat indah dan jarang sekali ada lapangan yang indah seperti ini dimana rumput hijau seperti permadani mungkin ini kerajaaan yang amat kaya sehingga mempunyai rumput yang rapi dan sangat enak di buat untuk kemping malam ini.
Pov Nenek.
Benar kata pangeran aku harus berubah dan tidak boleh bersatu dengan iblis lagi karna anakku juga mati dan suamiku juga dan semua penduduk desa juga sudah mati dan ada yang lari ke dalam hutan karna iblis itu sungguh sangat kejam dan membunuh manusia yang tidak taat kepadanya dan karna aku sudah tua jadi aku tidak di bunuhnya.
Bagiku untuk apa hidup lagi dan bagaimanapun anakku sudah pergi dan suamiku dan aku tidak tau mau kemana jadi aku turuti semua yang di mau oleh iblis itu sampai - sampai aku juga sudah lupa siapa diriku dan apa yg ang harus ku makan, kadang aku hanya makan pisang mentah saja. Pangeran ini membuka jalan kebaikan untukku dan mendatangkan anakku lagi walaupun bukan anak kandungku tetapi aku bahagia sudah punya anak dan cucu kembali dan aku sangat bahagia.
Sekarang di kampung buah sudah banyak manusia yang tinggal karna tidak usah capek buah selalu ada jika kami gagal panen atau tidak ada makanan maka kami akan mengambil buah saja dan tidak tergantung lagi seperti kata pangeran kami harus berusaha dengan tangan kami sendiri.
__ADS_1