
Ibupun kembali keluar kamarnya karena memang sudah jam makan ayahanda, di dalam kerajaan tentu saja raja mempunyai banyak selir tetapi permaisuri hanya satu dan itulah yang membuatku malas untuk tinggal di istana belum.lagi banyak persoalan yang ada di lingkungan kerajaan
Aku adalah anak satu - satunya laki - laki tetapi ayahanda masih mempunyai selir baru dan apa yang dikatakan oleh ibu benar adanya, mereka ingin menyingkirkan ibu menjadi permaisuri bahkan dengan terang - terangan mereka menyerang ibundaku permaisuri, sebenarnya mudah saja buat ibunda untuk mengalahkan mereka tetapi ibunda tidak mau jati dirinya di ketahui oleh orang lain terlebih oleh manusia biasa yang iri dengan ibunda.
Dan ayahanda memang tegas dan bertanggung jawab kepada semuanya istri - istrinya tetapi ayahanda sering sekali lemah apalagi kalau selir ayahanda itu manja dan cantik langsung saja sang raja yang berkuasa dan kuat itu jadi orang yang sangat bodoh.
Ibunda merasa kedudukan ku sebagai putra mahkota terancam bisa saja ibunda menghukum mereka dengan sekali klik dan mereka pasti mati tetapi ibunda takut kami akan menjalani hukuman di dunia ini dan kami tidak bisa kembali ke kerajaan kakek lagi dan aku tau kakek mempunyai kerajaan yang sangat megah karna ibu pernah mengajak ku kesana dan ayahanda tidak pernah tau ibuku mempunyai kekuatan super itu.
Tetapi ibunda sangat menyayangi ayahanda dan tidak mau ada peperangan di kerajaan kami dan ibunda tidak ingin semua makhluk hidup merasakan sengsara akibat ke cemburuan dan keegoisan sehingga mengakibatkan semuanya menjadi sengsara dan merana manusia yang merasa lebih unggul di antara manusia lainnya. Untuk itu ibunda mengalah dan menyuruhku yang pergi agar tidak terjadi angkara murka penduduk kerajaan kami.
Aku mengikuti ibunda dan ayahanda untuk makan malam dan aku juga ingin izin untuk pergi untuk menyelesaikan misi dari ibuku untuk membawa anak paman sebagai istriku. Sampailah aku di meja makan kelurga kerajaan, sudah tersedia makanan tetapi kali ini makanan. yang tersedia cukup banyak mungkin karna aku akan pergi malam ini tepatnya tengah malam nanti kami berangkat dengan si hitam.
Ayahanda dengar pangeran Aga akan berangkat malam ini ke negeri seberang , " Apakah sudah ada persiapan yang matang pangeran Aga dan apa - apa saja yang sudah kamu.persiapkan dan adakah yang bisa ayahanda bantu ? "
__ADS_1
Tidak ayahanda, hamba sudah mempersiapkan semuanya sendiri karna hamba akan berangkat sendiri saja dan tidak memerlukan dan tidak membawa barang - barang yang berat dan mungkin tengah mam.nanti hamba akan berangkat ayahanda. Kataku kepadanya
" Bagaimana mungkin kamu tidak membawa prajurit dan bawalah prajurit yang membutuhkannya atau pangeran bisa membawa panglima Ucok ? "
" Mohon ampun ayahanda , biar panglima menemani ayahanda saja disini karna mungkin kerajaan kita akan ada musuh dari luar dan sangat mengancam keadaan kerajaan kita ini dan pangeran tidak bisa membawa panglima Ucok ayahanda dan ananda pangeran minta maaf kepada yang mulia raja
Ayahanda akan merasa sangat terhormat jika ananda membawa panglima dan biarlah masih banyak perwira - perwira tangguh ayahandamu ini nak dan masih banyak prajurit yang bisa di handalkan anakku pangeran dan ayahanda tidak bisa tenang jika ananda pergi sendiri ke negeri seberang anakmu dan dengarkanlah ayahandamu ini di luar sana tidak seperti di dalam kerajaan apalagi kamu sendiri dan cuma membawa kudamu si hitam.
" Maaf yang mulia raja yang kami kasihi tidak apa kalau pangeran mau pergi sendiri dengan si hitam, mungkin pangeran sudah memikirkannya dan mungkin juga pangeran sudah mempersiapkan dengan matang ketika pangeran akan pergi, " bukankah begitu pegeran mahkota ? "
Aku mengambil kari kambing yang enak karna kutahu ini adalah masakan ibunda tetapi rasanya kok seperti mau basi dan tidak enak untuk di kunyah dan aku kemudian mengambil makanan yang lain karna ada berbentuk love di sampingnya, ini pasti masakan ibundaku dan aku merasakan lidahku nyaman dan enak akan aroma masakan ini dan dia antara semua makanan ini , ' kenapa semua makanan ini terasa aneh dan tidak enak kecuali makanan yang ini saja ? Yang lain aku merasakan aneh dan aku kasih applus buat makanan ini dan terimakasih siapapun yang membuatnya dan ketika aku nanti kembali aku ingin makanan ini lagi nanti. Ibuku tersenyum dari atas singgasana dan tidak ada siapapun yang akan menggantikan rasa yang di buat tangan ibundaku tersayang.
Setelah selesai acara makan malam ibunda ratu yang juga selir ayahanda itu tampak mulai mengeluarkan kata - kata medusanya dan mulai di rayu dengan kata - kata manisnya dan ibunda kelihatan tenang saja di atas singgasana dan mulai turun ke bawah untuk.berbincang denganku dan Aku pangeran Aga sungguh merasa terhormat sekali jika ibunda permaisuri menemaniku makan.
__ADS_1
" Apakah makanannya enak ananda dan apakah ananda suka biar ibu akan memasakkan makanan yang lain jika ananda pangeran suka, dan apa ada yang pageran mau ? " kata ibunda kepadaku.
" Tidak ibunda dan ananda tau bahwa masakan yang ibunda buat adalah yang ini bukan, sedangkan yang lainnya semuanya pahit dan bumbunya juga aneh ibunda , tidak seperti ini enak dan pas rasanya ! '
" Ibunda akan ke kamarmu pageran jam berapa kamu pergi nak, ada yang melihat secara kasat mata nak dan lemparkan air putih itu yang ada jeruk nipisnya ke bawah mejamu nak, biar hantunya kapok ? "
" ibu melihat apa ? " Ada sesuatu yang mengaggu ibu dengan penglihatan ibu melihat apa ? "
" Tidak ananda pangeran, ibu hanya akan memberikan pelajaran kepada orang yang usil, mau minum teh jahe hangat tidak, biar ibunda ambilkan ananda pangeran? "
" Baik, ibunda kalau ibunda mau mengambilkan ananda pangeran berterimakasih sekali ibunda ! "
Tiba - tiba di singgasana raja ibunda ratu berteriak perih katanya dan menaggis kuat dan matanya perih sedangkan tidak siapapun di atas sana selain raja dan " kenapa ibunda ratu itu menaggis kuat ? " aku tau ini pasti pekerjaan ibunda permaisuri yang bisa melihat hantu yang di kirim ibunda ratu kepadaku dan aku juga tidak mengerti kenapa ibu bisa melihat hantu itu.
__ADS_1
Ibunda permaisuri datang membawakan teh jahe hangat dan akupun aku langsung meminumnya dan benar saja seluruh badanku menjadi enteng dan aku tau ibunda juga pasti memasukkan beberapa energi ke minumanku dan dengan berbagai rempah dan vitamin yang sangat mahal dan tentu saja datangnya dari kahyangan tempat dimana ibu berada.
Ibunda ratu pasti kena prank ibunda permaisuri yang sudah keterlaluan tentunya.