
Happy Reading....
Hari pertama bekerja bagi Litha sangatlah melelahkan. Otot ototnya terasa tegang. Mungkin akibat sekian lama libur lebaran. Namun Litha tetaplah Litha yang strong. Ia tetap semangat bekerja demi anaknya, orang tua di kampung dan demi rumah impian bersama suaminya. Dari pagi hingga sore ia bekerja.
***
Sedangkan di kampung, Lidya sudah mendaftarkan diri di sekolah dasar (SD) terdekat. Ia di antar kakeknya ketika pendaftaran hari itu.
Mbah Inem selalu bangun pagi pagi untuk membuat sarapan. Pertama mencuci beras dan menanak nya di tungku & kukusan. Setelah matang baru di masukkan ke magic jar. Tidak lupa menyiapkan sayur serta lauk pauknya. Terkadang saat Lidya akan berangkat sekolah, nasinya belum matang sempurna, Mbah Inem mengambilkannya. Bisa disebut nyulik sego, begitu kata Beliau.
"Lidya bangun. Sudah pagi nak. Kamu mandi dulu ya. Terus sarapan. Sarapannya sudah siap nak! Mbah Inem membangunkan Lidya dengan pelan, sambil menggoyang goyangkan tubuh Lidya".
Hooaaahhmmm....Lidya menggeliat.
"Lidya masih ngantuk nek".
"Ini hari pertama kamu masuk SD lho. Jangan sampai terlambat."
"Astaga...Lidya lupa. Maafin Lidya Nek. Lidya mandi dulu".
"Iya sayang".
Lidya bergegas mandi. Lalu mengganti pakaiannya dengan seragam merah putih. Setelah di rasa siap, ia mengambil tas. Mengisi dengan buku tulis, pensil, penghapus, topi upacara, dll. Tasnya sekalian di bawa di ruang makan.
"Lidya udah siap sarapan nek".
"Itu kamu makan ya. Harus di habisin. Kalau kurang nanti ambil sendiri lagi. Pelan pelan makannya, biar tidak tersedak".
"Iya Nek. Lidya makan dulu".
Butuh beberapa menit saja, makanan di piring Lidya sudah ludes.
"Sarapan Lidya sudah habis Nek. Ngomong ngomong kakek kemana kok Lidya dari tadi nggak lihat. Jadi Lidya nggak di antar kakek?"
"Alhamdulillah. Kakek kamu sedang ke pasar sebentar Nduk. Sebentar lagi pasti pulang. Kamu nggak akan terlambat kok. Percaya sama nenek".
Tiba tiba terdengar ketukan pintu.
Tok tok tok
Tok tok tok
Tok tok tok
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"Ini kelapanya taruh dimana Nek?"
"Taruh dekat pintu aja Kek. Sekarang anterin Lidya ya".
"Ayo Nduk, berangkat sekarang!" ajak Mbah Miskun.
"Ayo Kek. Lidya mau pamit dulu sama mbah buyut dan nenek."
"Nek, Lidya berangkat ya". Lidya mencium tangan Mbah Inem
"Hati hati ya"
"Iya Nek" jawab Lidya
Lidya lalu melangkah keluar rumah. Disana sudah ada Mbah Rah yang sedang menginang.
"Nek buyut, Lidya berangkat sekolah dulu ya"
"Hati hati ya Nduk".
"Iya Nek"
Lalu Lidya berangkat ke sekolah di antar Mbah Miskun.
Setiap pagi Mbah Inem menyiapkan sarapan, membangunkan Lidya, Mbah Rah menginang, dan Lidya sekolah di antar Mbah Miskun menggunakan sepeda onthel onta.
***
__ADS_1
Di hari pertama pertama sekolah, Lidya sangat gugup. Iya belum mengenal semua teman temannya. Yang di kenal hanya Dewi.
Dewi adalah anak dari Bu Siti. Bu Siti adiknya Mbah Inem. Jadi Dewi berarti sepupu Litha (ibunya Lidya). Dewi memiliki kakak, namanya Kak Joe.
Dewi dan Lidya selalu berhubungan baik. Jarang sekali mereka bertengkar.
"Hari ini hari pertama kita masuk sekolah, kamu nggak gugup Wi?"
"Enggak, aku malah bahagia Lid. Lihat, teman teman kita banyak" jawab Dewi sumringah.
"Aku sangat gugup" Lidya menunduk.
"Ayo kita masuk kelas. Dan angkat kepalamu. Jangan menunduk seperti itu." Dewi menarik tangan Lidya.
"Eh..ii iya".
Mereka berdua masuk kelas. Memilih bangku. Lidya dan Dewi memilih bangku yang terletak di tengah.
Bel sekolah berbunyi. Artinya upacara segera di mulai. Semua anak anak berhamburan ke lapangan sekolah untuk upacara bendera.
Upacara berlangsung begitu khidmat. Lagu kebangsaan dinyanyikan kakak kakak kelas 5 dan 6 dengan merdu.
Setelah kurang lebih 1 jam, upacara selesai. Semuanya masuk ke kelas masing masing.
Di kelas 1, kelas Lidya dan Dewi.
Setelah semua siswa memasuki kelas masing masing, wali kelas Lidya masuk.
"Assalamualaikum...selamat pagi anak anak".
"Waalaikumsalam...selamat pagi juga ibu guru" jawab anak anak dengan serentak.
"Perkenalkan, nama ibu Suci Anggraeni. Kalian boleh memanggil ibu, ibu Suci saja".
"Baik buu" jawab anak anak dengan serentak lagi.
"Sekarang ibu akan berkenalan dengan anak anak semua ya. Dari depan dulu, siapa namamu nak? tanya Ibu Suci.
"Saifuddin bu"
"Baiklah anak anak, sekian perkenalan kita hari ini. Mungkin ibu belum hafal dengan kalian semua. Tapi nanti lama lama ibu akan hafal dan mengingatnya. Ibu tinggal ke ruang guru dulu ya. Kalian boleh berkenalan dengan yang lainnya. Assalamualaikum".
"Waalaikumsalam bu".
Setelah Ibu Suci meninggalkan kelas, anak anak berkenalan. Lama lama Lidya tidak gugup. Ia sedikit enjoy.
***
Bel berbunyi. Waktunya istirahat. Dewi mengajak Lidya ke kantin membeli jajan. Mereka juga ngobrol. Kemana mana selalu berdua.
Bel berbunyi lagi. Mereka masuk ke kelas. Di hari pertama tidak ada pelajaran. Hanya perkenalan, bagi buku paket dan menulis jadwal pelajaran saja.
Bel berbunyi lagi, saatnya pulang. Tetapi Lidya tidak di jemput Mbah Miskun. Ia menolak dijemput saat pulang sekolah.
Flashback On
"Ayo Nduk, berangkat sekarang!" ajak Mbah Miskun.
"Ayo Kek. Lidya mau pamit dulu sama mbah buyut dan nenek."
"Nek, Lidya berangkat ya". Lidya mencium tangan Mbah Inem
"Hati hati ya"
"Iya Nek" jawab Lidya
"Nanti kamu dijemput jam berapa Nduk?"
"Nggak usah kek. Lidya jalan kaki aja sama Dewi".
"Baiklah".
"Lagian ya kek, pulangnya Lidya nggak tentu jam berapa. Jadi Lidya dengan tegas menolak di jemput kakek".
"Iya sayang"
__ADS_1
Lidya lalu melangkah keluar rumah. Disana sudah ada Mbah Rah yang sedang menginang.
"Nek buyut, Lidya berangkat sekolah dulu ya"
"Hati hati ya Nduk".
"Iya Nek"
Lalu Lidya berangkat ke sekolah di antar Mbah Miskun.
Flasback Off
Lidya akhirnya pulang bersama Dewi.
***
Sesampai di rumah, Lidya mengganti pakaiannya. Lalu mengambil makan. Ia makan dalam diam. Rumahnya sepi. Hanya ada Mbah Rah yang sedang tiduran.
Setelah selesai makan, Lidya menghampiri Mbah Rah.
"Nek buyut, rumah kok sepi. Kakek nenek kemana?".
"Masih di sawah Nduk. Lagi tanam padi"
"Lidya tunggu aja ya Nek".
"Iya. Kamu sudah makan?"
"Sudah Nek. Lidya mau nunggu kakek nenek dulu di teras".
"Iya. nek buyut mau menginang disini. Kamu hati hati di luar sendirian".
"Iya nek".
Lidya bergegas ke depa. Di teras ia menunggu kakek neneknya pulang dari dari sawah. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya yang di tunggu tunggu sudah pulang.
"Kakek, nenek akhirnya kalian pulang".
"Ada apa Nduk? Kamu sudah makan?"
"Sudah Nek. Lidya mau cerita hari pertama sekolah Lidya Nek".
"Nanti ya. Nenek masih gerah. Mau mandi dulu. Tuh kakekmu udah selesai mandinya".
"Baiklah"
Mbah Inem bergegas ke kamar mandi. Membersihkan tubuhnya. Setelah selesai, segera mengganti bajunya dan menemui Lidya di teras.
"Kamu mau cerita apa Nduk?"
"Tadi Lidya gugup Nek. Hanya Dewi yang Lidya kenal. Dan setelah masuk kelas. Ternyata wali kelas Lidya cantik dan baik Nek. Bu Guru memperkenalkan diri. Namanya Bu Suci Nek. Setelah Bu Suci ke luar kelas, kita di suruh berkenalan dengan teman teman sekelas, Lidya udahan Nek gugupnya..hehehe"
"Wajar Nduk itu. Nanti lama lama juga akan terbiasa dengan teman teman barumu".
"Iya Nek. Mengesankan sekali".
"Lidya belajar yang rajin ya Nduk. Kamu harus semangat. Kamu harus seperti ibumu dulu. Dia begitu semangat meskipun dulu nenek kurang sanggup membiayai sekolahnya. Tetapi melihat dari semangatnya, nenek bekerja apa saja Nduk untuk menyekolahkan ibumu. Dan lihat, sekarang ibu dan ayahmu sudah mapan, mereka sanggup membiayai sekolahmu. Jangan sampai mengecewakan mereka ya Nduk?".
"Iya Nek. Inshaa Allah Lidya belajar sungguh sungguh"
Setelah percakapan itu, Lidya pamit mau main bersama dewi. Sedangkan Mbah Rah, Mbah Inem dan Mbah Miskun makan siang bersama. Sebelum Lidya pamit Mbah Inem mengingatkan untuk oulang sebelum jam 12 siang.
"Kalau main sama Dewi, ingat waktu. Sebelum jam 12 siang harus sudah di rumah Nduk"
"Iya Nek. Lidya pamit. Assalamualaikum".
"Waalaikumsalam".
Lidya bergegas pergi ke rumah Dewi. Untuk bermain dakon.
Anak anak harus bahagia ya Bund. Beri sedikit waktunya untuk bermain.
Belajar memang yang utama. Tetapi bermain juga bagian dari mengistirahatkan otak anak, agar anak tidak stress menerima pelajaran ketika sudah bersekolah.
💮💮💮
__ADS_1
Thanks For Reading....