MATREALISTIC GIRL

MATREALISTIC GIRL
Bab 37


__ADS_3

APPLE KNOX 37


Setelah puas berjalan jalan di area sekitar danau, Knox dan Apple kembali ke mansion utama.


"Kau tak pernah ke kampusmu lagi?" tanya Knox.


"Besok. Jadi aku minta izini padamu untuk datang terlambat ke perusahaan. Atau apakah aku izin saja?" Sahut Apple.


"Tak perlu ke perusahaan dan selesaikan urusanmu di kampus. Kau sedang mengerjakan skripsimu, kan?" tanya Knox.


"Ya, aku akan mengambil laptopku di apartemen besok," jawab Apple.


Knox mengangguk dan kemudian mereka masuk ke dalam mansion.


*


*


Keeseokan harinya, Appe pergi ke kampus dengan diantar oleh supir.

__ADS_1


"Bodyguard mu akan mengawasimu dari jauh jadi kau tak akan terganggu dengan kehadiran mereka," kata Knox.


Apple mengangguk dan tersenyum.


"Terima kasih," jawab Apple dan mengecup pipi Knox.


"Hati hati," ucap Knox ketika Apple masuk ke dalam mobil sedan milik Knox.


Knox pun masuk ke dalam mobilnya juga untuk bersiap pergi ke perusahaannya.


Apple mengangguk dan melambaikan tangannya pada kekasihnya itu.


"Halo," sahut Apple yang terpaksa diangkatnya.


"Kau melawan perintah mommy?" Bentak Solandis.


"Aku tak takut pada siapa pun dan apa pun sekarang," jawab Apple tetap tenang.


"Jika dia menemukanmu maka mommy akan dalam bahaya. Kau mengerti itu???!" Marah Solandis.

__ADS_1


"Kau yang bermasalah dengannya. Bukan aku!!" Kesal Apple dengan masih bersuara pelan tapi menekan.


"Kita berdua yang sama sama menjebloskannya ke penjara. Kita berdua, Apple. Bukan hanya mommy saja. Kau dan aku yang membuatnya masuk penjara dan mengambil semua hartanya," jawab Solandis.


"Aku masih sangat belia kala itu dan kau lah yang merencanakan semuanya. Kau yang menjerumuskanku masuk ke dalam masalah kalian," ucap Apple.


"Jika kita tak melakukan hal itu dulu, kita yang akan mati, bukan? Mengapa kau justru menyalahkan mommy?" tanya Solandis.


Apple memegang bahu sang supir dan mengisyaratkan untuk meminggirkan mobilnya.


Lalu supir itu pun berhenti di pinggir jalan dan Apple keluar dari sana dengan ponsel yang masih menempel di telinganya.


"Itu memang salahmu, Mom!!! Karena kau selalu menikah dengan pria yang bahkan tak kau kenal. Kau selalu menikah dengan pria kaya tanpa kau tahu latar belakangannya dan kemudian bercerai dengan mudahnya. Dan kau melakukan itu semua tanpa melibatkan aku di dalamnya. Kau egois. Kau hanya memikirkan kesenanganmu sendiri!!!" Marah Apple.


"Dan kau tahu? Karena hal itu lah aku membuat diriku menjadi sepertimu. Aku mencari pria kaya yang bisa memberikan banyak uang padaku meskipun aku tak suka melakukannya!! Aku membencimu tapi aku memakai caramu untuk bertahan hidup di dunia ini sendirian tanpa bantuan darimu!!!" Teriak Apple dan kini air matanya tumpah.


Apple berjongkok dan menangis sesenggukan karena sudah tak bisa mengontrol emosinya lagu.


"I hate you. I hate you so much. Seandainya kau tak selalu bergonta ganti suami, mungkin hidupku akan baik baik saja saat ini," lanjut Apple.

__ADS_1


"Jadi kau menyalahkanku atas semua ini? Kau baru saja bisa menghidupi dirimu sendiri beberapa tahun dan langsung menghakimiku? Ingat, sebelumnya hidupmu kubiayai sampai kau bisa kuliah, Apple. Dan kau pikir itu uang dari mana hah? Bersyukurlah atas apa yang kau dapat dan jangan terlalu banyak mengeluh. Jangan menjadi lemah hanya karena hal itu," jawab Solandis.


__ADS_2