MATREALISTIC GIRL

MATREALISTIC GIRL
Bab 44


__ADS_3

Apple Knox 44


Knox sudah sampai di Dubai sejak semalam dan kini dia sedang berada di hotel Burj Al Arab -- hotel terbaik di Dubai.


Pagi ini dia menerima pesan dari Apple bahwa dia menunggunya di The Dubai Mall.


Knox tak membawa koper pakaian sama sekali karena dia memakai baju sekali pakai saja karena nanti akan langsung pulang ke Rusia hari ini juga setelah menjemput Apple.


Begitu juga dengan Apple yang tak akan membawa kopernya. Dia meninggalkan koper itu di rumah ibunya dan hanya membawa paspor dan beberapa barang penting lainnya.


*


Apple kini sudah berada di mall dan sesekali melihat ponselnya.


Solandis tampak asyik memilih beberapa baju dan barang lainnya. Sedangkan Apple hanya duduk saja di kursi tunggu yang ada di counter yang dimasuki oleh mereka.


Apple menggigit gigit bibirnya menunggu pesan dari Knox.


Hingga akhirnya pesan yang diharapkannya pun datang.


Apple melihat pesan itu dan kemudian beranjak berdiri.


Apple mendekati Solandis. "Mom, aku ingin ke toliet," ucap Apple.


"Sebentar, mommy akan membayar ini dulu," sahut Solandis.


"Aku bisa ke toilet sendiri di seberang sana," ucap Apple.

__ADS_1


"Baiklah, mommy tunggu di sini agar kau tak tersesat," sahut Solandir.


"Ya," jawab Apple.


Lalu Apple keluar dan Solandis mengawasinya dari dalam toko. Ketika Apple masuk ke dalam toilet, Solandis kembali sibuk dengan barang barang branded yang akan dibelinya.


*


Apple masuk ke dalam toilet dan menelepon Knox.


"Knox, kau di mana?" tanya Apple.


"Aku di lobby agar kau lebih mudah mencariku," jawab Knox.


"Baiklah, aku akan ke sana," sahut Apple menutup ponselnya.


Apple keluar dari toilet dan mengintip dari balik tembok. Dia melihat ke arah Solandis yang ada di toko itu.


Apple berjalan dengan cepat dan menuruni eskalator menuju Lobby yang ada di lantai bawah.


*


Knox menunggu Apple di lobby dan matanya fokus ke arah eskalator di mana Apple akan datang dari sana nanti.


Lalu tak lama kemudian dia melihat Apple turun dari eskalator dengan tampak terburu buru dan sesekali melihat ke belakang.


Knox menghampiri eskalator dan menunggunya di bawah. Dia begitu bahagia melihat wajah cantik itu lagi. Dan dia baru menyadari bahwa ternyata dia merindukan gadis matre itu.

__ADS_1


Senyum Apple mengembang ketika melihat Knox di bawah, begitu juga dengan Knox.


Apple melangkah turun dengan cepat di tangga eskalator itu.


Di tangga terakhir Knox merentangkan tangannya dan Apple memeluknya.


"Thank you," ucap Apple di leher Knox dan masih mengalungkan tangannya di leher Knox.


"Ayo kita pergi. Pesawat kita akan take off satu jam lagi," jawab Knox dan menurunkan Apple dari pelukannya.


Apple mengangguk sembari tersenyum.


Lalu Knox menggandeng tangan Apple dan mereka keluar dari mall itu. Mereka masuk ke dalam mobil yang sudah disewa oleh Knox semalam.


Tak membuang buang waktu, Knox melajukan mobilnya ke arah bandara.


Apple bernafas lega dan kembali tersenyum.


"Terima kasih," ucapnya sekali lagi pada Knox.


"Hmmm, apa hadiahku?" tanya Knox.


Apple tertawa pelan dan entah mengapa hatinya begitu bahagia melihat Knox kembali.


Lalu Apple memajukan tubuhnya dan mengecup pinggir bibir Knox.


Tentu saja itu membuat Knox kaget karena Apple sudah mulai mencium bibirnya meskipun tak seluruhnya.

__ADS_1


Knox tersenyum dan Apple mengusap pipi Knox.



__ADS_2