
APPLE KNOX 57
"Bereskan dia dan pastikan dia tak akan bisa melihat Apple lagi," ucap Knox pada para anak buahnya sebelum meninggalkan markas Bridge.
"Baik, Tuan," jawab sang anak buah.
Lalu Knox pergi dari sana dan mengangkat teleponnya yang sejak tadi berdering.
"Ada apa, Son? Daddy mendengar kabar ini dari anak buah kita," tanya King dari seberang telepon.
"Masalah kecil, Dad. Aku sudah membereskannya," jawab Knox.
"Good. Apakah berhubungan dengan Apple?" tanya King.
"Ya, dan sekarang telah benar benar selesai," jawab Knox.
"Bagaiman hubungan kalian?" tanya King.
"Aku akan menikahinya," jawab Knox tanpa ragu.
"Mommy pasti senang mendengar kabar ini," sahut King.
"Ya, aku ingin secepatnya menikahinya," kata Knox.
"Dia setuju dengan hal ini?" tanya King.
"Dia harus setuju dan tak boleh menolakku. Aku akan memaksanya jika dia tak mau," jawab Knox.
"Baiklah, kau atur saja. Daddy yakin kau bisa membuatnya setuju menikahimu," kata King.
"Hmm, aku ingin pesta pernikahan yang meriah, Dad. Katakan hal itu pada mommy," ucap Knox.
"Oke, daddy akan menyampaikannya pada mommy," jawab King.
"Bye," ucap Knox.
__ADS_1
Lalu Knox menutup sambungan teleponnya bersama sang ayah.
*
Knox kembali ke mansion dan tak melihat Apple di mana pun.
Lalu Knox menuju kamar Apple karena mungkin Apple berada di sana.
TOK TOK TOK
Knox mengetuk pintu kamar Apple karena pintu itu dikunci dari dalam.
"Ini aku," ucap Knox di depan pintu.
CEKLEK ...
Apple membuka pintunya dan kemudian memeluk Knox.
Knox memeluknya dan mengusap punggungnya.
Apple masih memeluk Knox dan tak ingin melepaskannya.
"You're save," kata Knox lagi ketika Apple belum melepaskan pelukannya.
"Hmm, aku percaya padamu. Terima kasih," sahut Apple akhirnya.
Tapi Apple masih memeluk Knox dan tak melepaskannya.
Lalu Knox mengangkat Apple hingga kaki wanita itu melingkar di pinggang Knox.
Knox membawanya ke ranjang dan duduk di pinggirnya.
"Kau akan terus begini?" tanya Knox.
"Hmm ... I love you," ucap Apple dengan gamblang.
__ADS_1
"What?? Wait, katakan lagi," sahut Knox.
"I love you," ucap Apple.
Knox tersenyum dan memeluk Apple lebih erat lagi.
"I love you too. I love you so much. I love you to the moon and back. I love you more more more and more," sahut Knox yang menyatakan pernyataan cintanya dengan sangat lengkap.
Apple melepas pelukannya dan kemudian melihat ke arah Knox.
"Kau sangat mencintaiku?" tanya Apple dengan menatap lekat mata itu.
"Hmm, aku sangat mencintaimu. Menikahlah denganku," jawab Knox yang kemudian mengecup lembut bibir merah itu.
"Kau serius?" tanya Apple.
"Aku tak pernah se-serius ini," sahut Knox.
"Aku akan menjadi Nyonya Romanov?" tanya Apple yang membuat Knox tertawa.
"Ya, dan akan melahirkan pewaris Romanov untukku," jawab Knox.
"Aku bisa mengusahakan hal itu," jawab Apple.
Knox kembali tertawa.
Lalu mata mereka saling bertautan dan Apple mulai mendekatkan wajahnya pada Knox.
Hidung mancung mereka kini saling bersentuhan dan kemudan bibir mereka pun mulai menempel.
Knox mulai mengecup bibir Apple dan Apple pun membalasnya.
Lalu Knox meluumat pelan bibir wanita cantik itu dan memagutnya pelan.
Apple menutup matanya dan mencoba membalas pagutan itu dengan mengikuti nalurinya.
__ADS_1