
"perkenalkan nama saya melif, senang bertemu dengan kalian"
krik krik krik.. hening
"ehm melif apa hanya itu yang ingin kamu sampaikan"melif mengangguk tanpa mengucapkan apa pun.
"ya udah silahkan kamu duduk di kursi kosong itu.
"baik."singkat tak jelas serta tak padat,itu lah melif, gadis blasteran INDO-ERP,gadis dingin dan tidak suka keramaian,karna menurutnya terlalu berisik.
Melif adalah anak dari pasangan dores renov dan malika renov, dia memiliki 2 kakak laki laki,mereka 3 bersaudara.kakak pertama nya telah memiliki keluarga kecil dengan satu anak perempuan yang menurut melif sangat menyebalkan,karna suka mengganggu dia saat lagi sendirian,sebenarnya dia tau kalau keponakan nya itu hanya mengajak nya untuk bermain,dan esya peduli dengan dia.esya tidak suka melihat aunty nya terlalu dingin,apa lagi dengan keluarga nya sendiri.Tapi itu lah melif,dia tampak tidak peduli.
kembali lagi dikelas,saat dia mau duduk di kursinya dia tidak sengaja melihat kebelakang,dan...
"DIA."batin melif mengatakan tapi dengan tatapan datar terus langsung duduk tanpa peduli bahwa yang dilihat nya juga memandang nya dengan menarik sedikit sudut bibirnya." ahhh kita ketemu lagi gadis kaku."ya... itu Nico,ketua basket yang populer di sekolahan merah putih high School,dia teringat pertama kali ketemu melif,waktu itu...
"aduhhh...lo jalan gak lihat lihat ya."
"ehm sorry gue buru buru...ehhhhh???"mereka terdiam,sampai cowok bertanya."lo orang Indonesia?"yahh itu Nico saat pertama kali bertemu melif di bandara Amerika menuju pulang ke Indonesia.
melif hanya mengangguk lalu pergi.tapi...
"eh lo mau kemana,lo merasa gak bersalah?" Nico menarik tangan melif,dan melif memandang tangan nya yang di pegang Nico dengan datar.
"aku udah minta maaf,lo mau apa?"melif mengeluarkan dompet nya sambil mengeluarkan uang lima lembar seratusan,sambil berkata"aku lihat lo gak kayak kekurangan uang tapi aku gak ngerti kenapa kata maaf aku gak cukup.tapi ini untuk berobat kalau ada yang sakit,aku buru buru."melif pun melangkah meninggalkan Nico dengan pandangan tak percaya yang dilakukan melif.
"hahh luhhh...apa apaan,apa yang aku lakukan,diakan udah minta maaf,apa yang aku mau,..hahhh memalukan kenapa aku berharap minta di traktir ya."Nico mentertawakan dirinya sendiri.
itu lha pertama kali dia bertemu melif,dan yang disekolah itu pertemuan yang ke tiga.
hah ke tiga???
Yang kedua mana?
nanti ya...
kembali ke sekolah
melif duduk disamping gadis yang memakai kaca mata,gadis itu dari tadi melirik nya,dan itu disadari melif."kenapa?"melif bertanya karna risih terus dilirik teman sebangku nya itu.
"a.. ah tidak.. itu.. kenalkan aku g g gea." dia merasa gugup karna melihat melif melihatnya seperti orang yang mengatakan(jangan ganggu gue) kalian tau kan wajah seperti itu,tapi itu hanya perasaan gea saja.ternyata melif tidak seperti itu.dia menyambut tangan gea.
"melif."
gea tersenyum."kalau ada yang dibutuhkan katakan saja,aku akan usahain bantu."melif hanya mengangguk dan tersenyum sedikit,sangat sedikit.
jam pelajaran pertama telah lewat kini mereka istirahat."mel...ke kantin yuk."
melif hanya berdiri tanpa mengatakan apa apa dan mereka keluar dari kelas,tapi didepan kelas mereka dihadang rombongan kelly.ya ketua geng salah satu orang kaya di sekolahan itu,dia menghadang melif dan gea sambil menyodorkan tangan nya.
__ADS_1
"hay kenalin aku kelly ketua tim basket cewek di sekolahan ini."
apa respon melif?
syut...
melif melewati kelly and the geng tanpa menjawab kelly,melif menarik tangan gea untuk melanjuti ke kantin.dan kelly???apa yang terjadi?dia mematung,raut wajah nya memerah menahan marah.
" what the hell...kurang ajar tuh anak baru buat aku malu.
"lihat aja, lo sudah salah mengabaikan aku."
"bener kell,gila tuh anak baru...belum tau aja dia lo siapa."sambung temannya.
sampai di kantin saat melif dan gea masuk kantin jadi berisik,mereka berebut mengajak gea untuk duduk di dekat mereka.
" mel gabung sini yuk."kata erga salah satu murid dikelas melif yang terkenal nakal.
"makan bareng kita."
melif hanya melewati mereka dengan wajah datar dan duduk di bangku kosong di belakang bangku erga,karna hanya disitu tempat yang tidak jauh dari tempat ibu kantin mengantar makan dan yang jelas kalau selesai makan tidak jauh untuk keluar.
gea hanya mengikuti melif tanpa berbicara apa apa karna dia takut dengan erga,sebab erga suka menjahilin anak kelas nya.
tok tok
ada yang mengetuk bangku melif dan Ega." boleh aku gabung disini."gea melihat melif
" mel boleh devin duduk disini?"
"lo kok nanya aku?"
"ni bangku bukan punya aku ge,lo tidak perlu minta izin aku hal kayak gini,aku merasa aneh jadinya.
" ehm ehm sorry mel aku hanya takut lo tidak nyaman aja."
"lo jangan takut kayak gitu sama aku,biasa aja... kita kan teman.'
aaahhhhhh rasa ada angin segar yang menerpa gea.
teman?
siapa yang gak senang temanan sama orang kayak melif,gadis cantik, putih, dan dingin.jadi terlihat keren menurut gea.
"ehh duduk vin sorry buat lo nunggu."canggung gea.
"terima kasih."devin tersenyum sambil melirik melif.
"oh ya kenalin mel ini devin ketua kelas kita."
__ADS_1
"hai aku devin."
"hmm."melif hanya menjawab dengan deheman,gea merasa canggung dia memutuskan untuk bertanya melif memesan apa.
" lo mesan apa mel?"
"bakso aja."
"minumnya?"tanya gea.
"air putih."
"biar aku pesankan,lo mau apa ge?"kata devin
"eh...aku sama aja,bakso tapi minum nya jus jeruk.
" oh oke...aku pesankan dulu ya."
selepas devin pergi gea dan melif mengobrol,lebih tepat nya gea yang banyak bertanya dengan melif karna dia tau melif kurang suka bertanya.
"mel...lo pindahan dari mana?"
"aku dari Amerika."
"kenapa pindah bukan nya di sana bagus sekolahan nya?"
" gak papa...mau aja."
masih banyak yang ditanyakan gea tapi hanya singkat dijawab melif,kini gea tidak tau mau bertanya apalagi.tak lama devin pun datang dengan membawa makanan mereka.
"makanan datang."
"makasi vin."
"thanks."kata gea dan melif serempak.
" sama-sama."jawab devin dengan senyuman merekah,dia tidak menyangka melif mengucapkan terima kasih padanya.
tiba tiba datang rombongan Nico,melif sempat melirik pada Nico dan nico sedang melihat dia juga,saat mata mereka ketemu Nico tersenyum sambil menggerakkan bibir nya,melif menyipitkan mata nya untuk memahami apa yang dikatakan Nico.
"ketemu lagi."itu yang di katakan nico,sampai saat...
brakkkk...
"hheh anak baru...lo jangan belagu ya mentang mentang aku yang negur lo duluan."ya itu kelly dia masih kesal karna melif mengabaikan nya tadi.
dan kalian tau...bakso yang ingin dimakan melif tumpah dan terkena baju nya,melif melihat dengan datar."lo apa apan kel...lihat nih apa yang lo buat."
"lo gak papa mel,yuk kita ke UKS."kata devin dan gea,mereka khawatir karna kuah bakso itu pasti panas.
__ADS_1
tiba tiba tangan melif ditarik seseorang...