
udah mau tamat ya ceritanya..
tinggal nunggu berapa episode aja lagi.
dan juga saya lagi mempersiapkan novel baru,jadi ikuti terus ya..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"co... apa kamu yakin ingin menikahi melif?" tanya mommy nya saat ini,karna Nico telah berada di rumahnya dan melif telah pulang dengan orang tua dan kakak nya.
"yakin mom,dan aku tak keberatan jika harus mengurus anak bajingan itu,bagaimana pun anak itu tidak bersalah mom."
"ya ampun... anak kita sudah dewasa ya dad,kalau mommy tidak keberatan sayang karna yang menjalani itu nanti kamu dan melif,dan mommy berharap kamu tidak menyesal mengambil keputusan ini."
"iya mom... mommy doakan saja yang terbaik untuk Nico."
"jadi kapan kamu ingin melaksanakan pernikahan mu." tanya daddy nya yang dari tadi diam.
"seminggu lagi dad." karna tadi saat pulang dari kantor polisi Nico sempat berbicara kepada orang tua melif.dan dia ingin acara itu cepat dilakukan sebelum orang menyadari kalau melif tengah hamil.
"APA!!! SEMINGGU." teriak mommy dan daddy terkejut.
"iya mom,dad... tadi aku sudah berbicara dengan orang tua melif,dan mereka setuju saja."
__ADS_1
"oh my god... dad,bagaimana ini." Tiba-tiba kepala mommy Nico bergoyang mendengar ucapan anaknya.
"mommy kenapa?" tanya Nico khawatir.
"tidak... mommy hanya shock saja."
"dad sebaiknya kamu hubungi asisten mu untuk mengurusi semua persiapannya."
"ohh... iya iya." daddy mengangguk cepat dan mengambil handphonenya dengan buru-buru.nico hanya tersenyum melihat reaksi orang tuanya.dia bersyukur kalau orang tua nya tidak menghalangi keinginannya untuk menikahi melif yang tengah hamil anak orang lain.dia pun pergi dari sana dan memasuki kamar nya.
......................
"sayang kenapa kamu memutuskan untuk menikahkan melly dengan nico,mereka itu keluarga yang besar dad...mommy hanya tak ingin melly dan anaknya akan jadi beban dan mempermalukan keluarga mereka." ucap mommy melif saat berada didalam kamar mereka karena tak ingin anaknya tau apa yang mereka bicarakan.
"kamu benar dad,mudahan keputusan yang kita ambil ini tidak salah ya dad." mommy melif pun memeluk suaminya mencari ketenangan disana.
***
tok tok tok..."Mel... kakak boleh masuk?"tanya xander mengetuk kamar adiknya karna ada yang ingin dia bicarakan dengan melif dan juga membawakan susu untuk orang hamil yang dibuatkan oleh mommy nya.
klak...
"masuk kak." mereka pun melangkah masuk kekamar melif yang sudah lama tidak dia tinggali.
__ADS_1
"ada apa kak."sambil memgambil gelas yang diberikan xander dengannya.
" ini minum,mommy buatkan untukmu."melif pun meminumnya tanpa bertanya minuman apa itu,karna dia sudah yakin kalau yang diberikan kakaknya itu susu hamil,sebab dia dulu jarang minum susu dan sekarang mommy nya tiba-tiba membuatkan nya susu.
melif lalu menghabiskan minuman itu dan meletakkan gelasnya di atas meja disamping ranjangnya.
"apa ada yang ingin kakak bicarakan,tak mingkinkan hanya untuk mengantarkan minuman ini,padahal aku bisa sendiri turun kebawah membuatnya."
"apa kamu yakin menikah dengan nico?" tanya langsung xander yang membuat melif langsung terdiam.
"aku mencintainya kak,dan perasaan ini sudah lama,apa aku terlalu egois menerima lamarannya?"
"aku sebenarnya juga tak mau menerima nya karna anak yang di kandungan ku ini,tapi dia berkata bersedia dan mau bertanggungjawab atas anak ini,jadi apa aku harus menolak orang yang selama ini aku inginkan juga walau harus mengorbankan perasaan orang lain."xander yang mendengar ucapan adiknya ini pun langsung memeluk melif karna merasa sedih dengan perjalanan cintanya tak pernah mulus,bahkan saat ini dia harus dihadapi dengan kenyataan kalau dia hamil anak orang yang dia benci.
" kakak hanya menghawatirkan mu mel,tapi kalau kamu memang telah siap,kakak pasti mendukung keputusan kamu,kamu berhak bahagia."ucapnya lagi sambil melepaskan pelukan nya dan mengusap rambut adiknya ini dengan sayang.
"Terima kasih kak...selama ini kakak selalu mendukung melly."melif memegang tangan kakaknya yang mengusap rambutnya tadi dan memeluk kakaknya lagi.
" oh ya... tadi bayu menghubungi kakak katanya malam ini baru dia bisa datang,semenjak kamu hilang dia sibuk mengurus usaha kalian dan terkadang dia juga mencarimu."
"pasti anak itu menjadi kurus karna sibuk." ucap melif sambil terkekeh,dia juga merindukan adik angkatnya itu,dan juga pasti anak itu kewalahan mengurus usaha mereka.
"hahahha pastinya... ya sudah kita turun yuk ngumpul sama mommy and daddy,mereka tadi bilang setelah minum susunya menyuruh kita ngumpul dibawah membahas acara kamu dan nico."
__ADS_1
"ayok." mereka pun berdiri bersama dan melif mengambil gelas yang tadi berisi minumannya dan melangkah ingin turun ke lantai bawah menemui orang tua mereka.