Meliflorina

Meliflorina
Draft


__ADS_3

setelah delapan bulan pernikahan mereka kini perut melif telah membesar,mereka saat sedang bersantai dibalkon kamar melif.karna selama perut melif berumur 7 bulan,mereka memutuskan untuk dekat dengan orang tua melif karna takut jika saat melif ditinggal sendirian ke kantor tidak ada orang yang tau jika dia ingin melahirkan.


auhhhhh...


Tiba-tiba melif merasakan sakit di perutnya,tapi masih dapat ditahaninya.


"kamu kenapa sayang?" tanya Nico khawatir karna istrinya merasakan kesakitan.


"perutku sakit yang,kayaknya mau lahiran."melif meringis karna perutnya semakin sakit.


"HAH..." Nico bukannya cepat dia malah langsung berdiri dan memasang wajah konyolnya tanpa ingin membawa melif.


"kamu kenapa yang,aku sakit perut,ayo bawa aku keluar." melif menarik melif dengan tangan kirinya sedangkan tangannya mengelus perutnya yang semakin sakit.


"oh eh ya ya ya...maafkan aku sayang,aku bingung,ayok!!" Nico pun langsung mengangkat tubuh melif untuk membawa nya kerumah sakit.


"mommy...!!! " teriak Nico ke mertua nya karna dia sekarang benar-benar khawatir sebab melif semakin kesakitan.


"kenapa dengan melif co?" tanya mertua nya karna melihat melif digendongan nico.


"sepertinya melif mau melahirkan mom."


"oh ya udah ayok kita bawa ke rumah sakit,kamu masukkan melif ke mobil dulu mommy mau ambil perlengkapannya dia."

__ADS_1


"baik mom,kamu tahan ya sayang." Nico pun buru membawa melif keluar dan meletakkannya dikursi belakang dan akan ditemani oleh mertuanya.sedangkan daddy mereka masih berada dikantor karna xander tadi ingin minta bantuan dengan daddy nya untuk merapatkan sesuatu.


tak lama mereka pun berangkat dengan nico yang membawa mobil sedangkan istrinya bersama ibu mertua nya.


"DOKTER!!! cepat!!! istri saya sudah mau melahirkan... " teriak nico,dia merasa sangat khawatir istrinya terus merasa kan sakit diperutnya.


dokter pun mendekat ke mereka dan membawa melif ke dalam ruangan untuk persalinan.


"tuan dan nyonya silahkan tunggu diluar biar kami yang menangani ini." ucap dokter ke Nico dan mertua nya,mereka pun mengangguk,lalu mommy melif baru teringat kalau mereka belum menghubungi suami dan keluarga yang lain.


"ya ampun co,kita lupa hubungi dady dan yang lain." ucap mommy dengan menepuk keningnya.karena merasa tergesa-gesa mereka lupa untuk memberitahukan kalau melif akan melahirkan.


"oh iya mom,biar Nico yang telpon." lalu Nico pun mengambil handphone nya yang berada di saku celananya dan menghubungi orang tuanya,sedangkan mommy juga menghubungi suami dan anaknya.lalu mereka pun menunggu lagi didepan ruangan melif untuk melakukan persalinan.


tak lama keluarga yang lain pun mulai berdatangan."bagaimana keadaan melly mom?dimana dia?"ucap daddy khawatir sama seperti reaksi Nico tadi mendengar istrinya ingin melahirkan.


mereka disana pun Sama-sama berdoa semoga melif dan anaknya selamat dalam persalinan.


tak lama mereka mendengar suara bayi menangis didalam ruangan yang melif berada,semua orang pun merasa terharu karna sebentar lagi mereka kedatangan keluarga baru.


klak...


"bagaimana dok?" tanya Nico cepat saat pintu ruangan istrinya terbuka.

__ADS_1


"selamat tuan,anak tuan perempuan dan sehat." ucap dokter.


"apa kami bisa melihatnya dok?" tanya daddy melif.


"oh silahkan." dokter pun mempersilahkan keluarga pasiennya untuk masuk melihat keluarga mereka yang didalam.


"sayang...kamu gak papakan?" tanya Nico seraya mengusap kepala melif dan diciumnya kening wanita yang dicintainya itu.


"aku gak papa kok yang,kamu udah lihat anak kita?" tanya melif.


tak lama suster yang membersihkan bayi mereka tadi pun mendekati mereka karna bayi mereka sudah dibersihkan dan ingin diberikannya kepada ibu bayi untuk disusui pertama kali.


mereka yang ada disana pun menangis haru melihat bayi perempuan yang berada diatas dada melif sedang menyusu.


"jadi siapa namanya?" tanya daddy Nico yang juga ada disana melihat menatunya yang sudah melahirkan.


"kenzi nichola." jawab Nico mantap,ya walaupun kenzi bukan anak kandung nya tapi dia sudah menganggap kenzi anaknya sendiri,itu janji dia dan melif dulu.tapi walau pun dia tidak mengucapkan janji dia masih tetap menganggap kenzi anaknya karna ibunya adalah melif,wanita yang sangat dicintai dan sayanginya.


......TAMAT......


Terima kasih kepada pembaca setiaku,dan Terima kasih atas dukungan nya.


aku mau promosi kan novel baruku lagi,tetap ikuti karyaku ya...

__ADS_1


Terima kasih dan sampai jumpa.



__ADS_2