Meliflorina

Meliflorina
rencana


__ADS_3

hy guys sebelum baca jangan lupa dukungannya.. Terima kasih


...****************...


dengan tangan yang masih digenggam nico,melif kini dibawah untuk berkumpul dengan keluarga yang tadi mereka tinggalkan.


"kenapa kau pegang tangan istriku?" tanya bayu ke Nico sambil senyum-senyum dan dibalas tinjuan oleh Nico dilengan bayu.


"bre****.. kalian benar-benar kerja sama untuk mengerjaiku." ucap Nico lalu merangkul bayu dan mereka tertawa bersama.


saat mereka tengah tertawa lain dengan salah satu diantara tamu yang ada,dia melihat wanita yang selama ini dia cari ternyata ada disana juga.


"mel... " ucapnya pelan dengan mata yang berkaca-kaca.dia lalu mengajak anaknya untuk mendekat ke melif walaupun dia tau kalau disana melif tidak sendirian.


disaat melif dan yang lainnya berbicara kevin ikut bergabung dengan anaknya,mereka datang bertiga dengan satu asisten dan anaknya,penampilan kevin malam ini juga tak kalah keren dibanding nico.tapi saat mereka sampai disana mereka dibuat terkejut dengan anak kevin...


"mama." panggilnya,tentu saja semua yang ada disana mengarahkan pandangan mereka ke anak kecil itu lalu melihat ke arah orang yang dipanggil nya mama,melif tentu kaget dan tak mengerti kenapa anak itu memanggilnya mama.


"hy... sudah lama tidak ketemu." sapa kevin mengalihkan perhatian mereka agar tidak bertanya kenapa anaknya memanggil melif mama.tapi bagaimana pun anaknya tetap manggil melif dengan sebutan mama bahkan dia menarik pakaian melif untuk menyuruhnya duduk sejajar dengan dia,melif pun jongkok untuk mensejajarkan mereka,dia ingin tau apa yang ingin anak kecil itu sampaikan.


"hy boy,kenapa kamu manggil tante mama?"tanyanya dengan sedikit menyubit pipi anak kecil itu karna pipinya sangat menggemaskan.


" karna kamu mamaku."jawabnya.


"siapa mengatakannya padamu."

__ADS_1


"papa." tunjuk nya dan semua orang pun langsung memandang ke kevin dengan tanda tanya sedangkan Nico merasa tidak suka miliknya diakui orang lain.


"apa maksudmu mengajarkan anakmu memanggil melif dengan mama,apa kamu tak memberitahukan kepadanya siapa mamanya." tanya Nico tak suka.


"memangnya kenapa,aku memang mengajarkannya seperti itu biar dia terbiasa dan saat aku dan melif ketemu kami akan menikah,jadi aku ajar kan dia untuk memanggil melif dengan mama." terang kevin


"apa-apaan ini kak,aku gak pernah setuju ya nikah sama kamu."


"tapi mel,evan hanya milih kamu jadi mamanya,kamu mau ya kembali dengan kakak." ucapnya memelas.


"ma... mama gak sayang sama evan ya,evan janji kok jadi anak yang nurut,mama jangan ninggalin evan lagi."ucapnya polos


" kurang ajar,lo sengaja ya nyuci otak anak lo buat dapatin melif."marah Nico menarik kerah baju kevin karna dia merasa kevin sengaja mengatakan anaknya kalau melif lah ibu dari anak itu.


"co... lepas,gak enak dilihat sama orang,ini acara kamu,setelah habis acara kita bicarakan."melif menarik tangan Nico dari kevin dan mengajaknya pergi,sedangkan orang tua Nico dari tadi sudah pergi untuk berkumpul dengan para kerabat kerjanya untuk menyapa mereka.


setelah kepergian Nico kevin diam-diam memperhatikan melif yang sekarang tinggal sendirian sedangkan bayu tengah mengambilkannya air minum untuknya.kevin pun mulai mendekati melif dia berfikir jika tak bisa mendapat melif dengan cara baik-baik dia akan menyuliknya,hanya itu yang dipikirkan nya untuk bisa mendapatkan melif.


"mel,bisa ngomong berdua nggak,ada yang aku ingin bicarakan."


"apa,ngomong disini saja."


"disini terlalu berisik,bentar saja aku ingin meluruskan kesalahan pahaman ini."


"hm baiklah,tapi hanya sebentar saja."

__ADS_1


mereka pun pergi berdua sedangkan evan dititipkan nya dengan asistennya untuk pulang duluan.melif pun jalan duluan dan kevin mengikutinya,ketika orang mulai sepi kevin pun memukul tengkuk melif dan menggendongnya untuk dibawa ke mobilnya.


"maafkan aku mel,aku hanya belum bisa melupakanmu bagaimana aku ingin melepaskan mu,aku sangat mencintaimu mel,kenapa kamu sulit sekali membalas perasaan ku." saat ini kevin sudah membawa melif menuju villanya dihutan,disana hanya ada seorang yang selama ini menjaga vila tersebut.


tak lama mereka pun sampai sedangkan melif masih pingsan dibelakang jok mobil kevin.kevin pun menggendongnya untuk membawa melif masuk ke villanya tersebut.


"malam den." sapa wanita tua yang selama ini menjaga villa kevin,dia hanya menunduk saat melihat kevin membawa perempuan digendongannya,selama ini kevin belum pernah membawa siapa pun kesana,sedangkan orang tuanya pun tak tau kalau dia memiliki villa disana.


"siapkan makanan,aku malam ini akan menginap." ucapnya datar.


"baik den." setelah kepergian kevin mbok Ratna pun masuk kedapur untuk memasakkan tuannya.


kevin pun membuka kamar yang biasa dia tinggal kalau dia datang kesini,dan meletakkan melif diranjangnya.



villa kevin dihutan.


dia mengusap pipi melif dengan ibu jarinya,mengagumi wanita yang selama ini terus berada dihatinya.


"kamu sangat cantik sayang,bagaiman aku bisa berpaling darimu." ucapnya,lalu dia memandang bibir melif yang sangat menggoda untuknya dia pun mendekatkan bibir nya untuk merasakan bibir melif.


cup... hanya kecupan dia berikan karna dia takut tak bisa menahan bila terlampau jauh.lalu dia pun keluar sebelum melif sadar,dia telah memiliki rencana bagaimana mendapatkan melif seutuhnya.


jeng jeng jeng

__ADS_1


apa yang ingin dilakukan kevin,jan macam-macam bang


__ADS_2