Meliflorina

Meliflorina
makan bersama


__ADS_3

melif dan gea sekarang berada dikantin karna hari sudah siang, dan mereka pun telah lapar.


saat mereka mau menesan makanan...


"gwe blh duduk sini "..


melif hanya mengangguk dan tersenyum sedikit..


" ehmm"nico berdehem sambil melihat menu makanan.


"lo mau pesan apa? sambil melihat melif.


" ya elah co, kita ditawarin juga kali"kata salah satu teman nya,


nico melirik teman nya dengan tajam..


"ape liat-liat.. lagian juga lo ya.. kenalin dulu kek kita ber 2 ama.. " jay melirik melif mengode nico..


Sedangkan nico masih menatap melif dengan teduh, tanpa perdulikan jay.


"ya elah.. kenalan aja sendiri."cetus gea..


" gwe malu"bisik jay.


gea langsung memandang jay..


"emang lo punya malu" sinis gea.


"elloooo" jay menunjuk wajah gea dengan kesal.


"kenalin mel.. ni jay dan ken..


" sahabat nico.. "potong jay sambil senyum.


nico melirik, dan ken menepuk bahu jay sambil geleng geleng kepala lihat kelakuan jay.. melif pun menerima tangan jay.


" melif. "singkat melif


" lo kok bisa temanan ama ni anak co. "ken nyengir kuda..


kini giliran ken..


" kendra.. panggil aja ken."


"ya elah sampe nama kepanjangan aja disebut." pukul jay ke ken..


gea dan nico pun tertawa liat kelakuan mereka ber dua.


"Jadi mau pesan apa nih"


"kita bakso 2 air mineral 2" kata gea


"kalian," tunjuk nico ke temannya.


"ikutan aja, tapi minumnya teh es ya.. haus banget gua habis main tadi..


melif hanya melihat intraksi mereka dengan datar..


dia teringat temannya di Amerika dulu..


sangat berbeda, tidak seperti teman nico,, nampak tulus. tidak seperti temannya,, ya walaupun dia lambat menyadari itu..


" hahhhh"dia menghela nafas mengingat kejadian itu lagi..


dan itu disadari nico..


"kenapa" tanya nya lembut


"enggak."kata melif sambil menggelengkan kepala nya.


"oh ya mel.. lo liat muka si kelly gk? hahaha kayak nya dia marah banget ama lo."gila... baru aja lo masuk sekolah, sudah punya musuh disini.. mana orang nya kayak kelly lagi".


melif hanya diam..


" oh ya besok jadi ya kita pergi"ken mengalihkan pembicaraan karna melif tidak merespon gea..


ntah apa yang dipikirkan nya.


nico dan yang lainnya pun langsung mengalihkan pandangan mereka ke melif..

__ADS_1


"apa".. melif bertanya karna dia jadi pusat perhatian..


" besok jadi gk."ulang nico


"lo kenapa mel.. lo ada masalah ya. "tanya gea hawatir..


" enggak kok.. aku hanya senang aja kenal ama kalian. "senyum nya dikit..


" wat sahhh.. senang loh keren banget.."geleng geleng jay dengan jempol nya..


puk.. kepala jay diketok ken .. matanya tajam menatap jay..


"iya iya sorry, sorry ya mel. "


"enggak papa kok.. gwe kadang gk bisa mengepresikan muka.. seharusnya gwe yang minta maaf. " kata melif


"jadi kok, gwe jga besok gak ada ngapa-ngapain." sambil senyum melihat kan lesung pipi nya..


"cantik." gumam nico yang dari tadi memperhatikan melif..


"apaan co. " kata jay


"enggak."


"berisik banget lo jay.. nih makan lagi" ken menyuapkan bakso ke jay supaya dia diam.


jay hanya melotot ke ken.. mereka semua pun tertawa melihat kelakuan di kembar beda rahim..


hahah bukan wajah nya ya gaess tapi kelakuannya yang mirip.


mereka pun memulai makan.. tapi tak lama mereka makan..


"hy nic.. boleh gabung nggak."


nico hanya diam aja.. dia tau siapa yang datang..


"nic lo dengar gue kan.. " yapppsss kalian benar.. itu kelly..


ken menyolek pinggang jay..


"apaan..


sebenarnya jay juga malas..


"hehhh nek lampir lo gk liat tempat kita penuh..


" ya lo geser lha.. itukan masih muat kalau lo geser..


"nihh... nico geser ke jay..


"makasi nico. " senyum sumringah kelly.


nico pun berdiri.. dan..


"yukk.." nico memberikan tangan nya ke melif..


"kemana" kata melif


"ikut aja"


lalu melif menerima tangan nico..


semua orang tercengang.. apa lagi Kelly..


"lo mau kemana co.. gwe kan bru datang..


nico dan melif berlalu tampa memperdulikan kelly..


sudah agak jauh.. " kita mau kemana"tanya melif, mereka berjalan sambil bergandengan


"ke taman" jawab nico sambil senyum.


dan di bals senyum melif.. ntah mengapa dia merasa senang didekat nico.. dia merasa nico bisa membuat dia lupa dengan masalah nya.


kini mereka pun duduk berdua di taman.



nico tampak canggung ber 2 melif..

__ADS_1


"ehm.. oh ya mel..


" hm"melif melihat kearah nico.


"**** dekat banget" batin nico


"gwe boleh minta nomor lo gk... jadi besok gwe bisa hubungi lo kalo mau jemput..


" boleh.. 0895.......


"makasi"..


melif pun melihat kedepan lagi sambil menutup matanya.. Merasakan angin ditaman memang hal yg tepat untuk menenangkan pikiran.


nico hanya terus memperhatikan melif tanpa berbicara. melihat keindahan ciptaan Tuhan..


" kenapa"melif bertanya tampa mengalihkan pandangannya ke nico


"cantik." satu kata penuh makna keluar dari mulut nico.


melif hanya tersenyum..


"besok kita mau jalan kemana?? tanyanya


" lo pengen kemana?


"ehmmm.. " sambil memikirkan mau kemana..


dannnnnnn...


dorrrr...


"kalian ngomongin gwe ya." kata jay..


"narsis." sinis nico sambil tersenyum..


"ngomong apa mel


" dia nanya besok mau jalan kemana..


"jadi...


" bagaimana ke kebun binatang aja..


"mau liat saudara lo" kata ken sambil ketawa


"rese lu"..


" gimana ke taman hiburan aja"usul gea


" boleh "melif langsung menyetujui ide gea.. karna juga udah lama gk ke taman hiburan..


" ya udah.. berarti clear ya..


"besok gwe jemput melif.. dan kita ketemuan nya di taman aja..


" oke"


"jadi Kelly tadi gimana.. kok kalian cepat banget nyusul kita." kata nico..


"kenapa.. lo merasa terganggu dengan kita." sindir jay dengan menaik turun kan alis nya


ni anak mulut nya lemes banget.. pikir ken


"ya kita tinggalin lah.. berisik banget tu anak..


" cocok tu sama lo.. tukas ken..


"hweee.. najis..


mereka pun tertawa lagi liat kelakuan jay....


melif sangat bersyukur kenal dengan mereka.. mereka orang yang asik.. bisa menyairkan suasana yang canggung.. apa lagi jay.. melif pun geleng geleng kepala melihatnya.


KEN



JAY

__ADS_1



__ADS_2