
sudah seminggu.. hubungan melif dan nico pun semakin jauh.. dan malah saat ini hubungan dgn kelly masih berlanjut saja.. bahkan kelly sering datang kerumah Nico untuk bertemu orang tua Nico..
seperti hari ini..
"hy sayng.." panggil nya ke Nico didepan orang tuanya..
saat ini Nico baru saja turun dari kamarnya..
"ngapain kamu kesini pagi** " kata saat hendak mengambil minum didapur..
"kok nanya nya gitu.. aku gk boleh ya tan main kesini pagi**.. hari ini kan om dan tante juga cuty ke kantor..
" gk papa kok kell.. tante senang kok kalau kamu itu sering kesini.. jadi tante ada yg temanin.
Nico hanya memutar mata nya malas.
dia bukan apa masih melanjutkan sandiwara ini.. dia sebenarnya ingin melupakan melif agar rasa sakitnya hilang.. karna dia sering melihat melif dijemput oleh kevin disekolahan.tapi semakin dia berusaha.. semakin jadilah sakitnya itu..
kini dia hanya bisa pasrah saja..
"tuh kan.. tante aja suka.. seharusnya kamu juga senang donk ketemu aku. aku kan pacar kamu.. kamu gimana sih co"sambungnya manja..
Nico pun merasa ilfil mendengar kelly ngomong begitu..
" kamu tuh seharusnya di rumah.. belajar.. besok kita itu mau ujian.. udah ah.. gwe masuk kekamar dulu.. "ditinggal nya kelly dan mommy nya berdua menuju kamaar.. dia mau belajar karna besok mereka akan menghadapi ujian akhir sekolah..
" ya udah tante kelly pulng dulu ya.. disuruh belajar ama Nico.. "
"iya hati hati ya.. "
setelah kepergian kelly.. mommy Nico hanya bisa geleng-geleng kepala saja melihat tingkah mereka berdua..
"tok tok tik.. co.. mommy boleh masuk"
"masuk aja mom.. pintunya gk dikunci..
mommy nya pun mendekati Nico yg sedang duduk dikasur sambil memegang buku.. seperti nya buku pelajaran.
" sayang kamu sebenarnya suka gk sih dgn kelly.. kasian dia kalau kamu cuekin gitu.. kalau kamu gak suka kamu bilnga aja. jgn ngasi harapan seperti ini ke dia.."nasihat mommy
"iya mom.. maaf.. tapi Nico masih butuh bantuan nya mom..
" bantuan apa.. "tanya mommy sambil mengerut kan dahi nya tanda tak paham.
" bantuan untuk melupakan seseorang mom.. "jawabnya tertunduk..
__ADS_1
" siapaa...
lalu Nico menceritakan semua yg terjadi dgn hubungan nya dengan melif..
"jadi seperti itu mom..
" Nico.. kamu fokus aja dgn sekolah mu.. kamu juga mau ujian.. jalan kamu msh pnjang syg.. kalau memang jodoh.. psti kembali lagi...kamu harus percaya itu... kamu juga mau kuliahkan.. daddy sudah mengurus kepindahan kamu ke Inggris..
akhirnya Nico oun sedikit tenang setelah mengatakan semuanya ke mommy nya.. benar yang dikatakan mommy nya.. dia bukan tak mau berjuang sekarang.. tapi dia harus memikirkan bagaimana cara menjadi layak untuk melif nantinya..
dia pun memutuskan untuk fokus ke ujian dan melanjutkan kuliah di Inggris.. supaya setelah kembali nanti dia sudah siap turun ke perusahaan daddy nya..
iy benar.. aku harus katakan ini ke melif jgn sampai aku kehilangannya..
seminggu ini mereka semua fokus ke ujian.. niko pun tak main main dalam ngambil keputusan.. rencananya dia akan mengatakan ke melif tunggu ujian mereka sudah selesai dan bertemu nantinya. dia tak mau membuat masalah ini berlarut larut..
***
sedangkan hubungan melif dan kevin seperti biasa.. hanya kevin yg terus mengejar melif sedangkan melif masih tak acuh sajaa.. itu membuat kevin frustasi..
dia pun malam ini pergi club malam sendirian.. untuk menghilangkan stress nya..
"mel... kenapa kamu terus cuekin aku.. apa salahku, apa kurangnya aku mel" dia berbicara sendiri karna dia sekarang sudah mabuk berat..ntah berapa banyak yg sudah dia minum,
tak lama dia berbicara dia pun pingsan..
"ini kamu mel.. kamu jemput aku..kamu pedulikan sma aku" kevin memegang wajah nadia.. dia mengira itu adalah melif..
nadia tampak murung mendengar kalau kevin menyangka kalau dia adalah melif..
sampai terlintas di otaknya
"biar lha malam ini kamu berfikir seperti itu vin.. tapi selanjutnya kamu akan jadi milik aku seutuhnya nya" gumam nadia.
saat dia hendak melangkah pergi ada seseorang yang mengambil alih tubuh kevin..
"lepasin" ucapnya datar.
"kamu!! " kaget nadia melihat bahwa melif lha yng menarik kevin..
dia lalu membawa kevin keluar dari club lalu masuk kedalam taksi..
dari mana dia tau.. rupanya melif dari tadi mengikuti kevin setelah pulang dari rumahnya.. dia merasa bersalah karna terus menolak kevin yg ingin bertunangan setelah dia perpisahan..
sampai saat dia melihat kevin mabuk berat dan nadia ingin membawa nya.. dia tak mau kalau nadia sampai memanfaatkan ketidaksadaran kevin..
__ADS_1
"pak ke apartemen loyal grup" kata melif ke sopir taksi..
"baik non..
sedangkan nadia tadi sempat di tahan security disana atas perintah melif.
" hmmm kak.. kamu kenapa sih gk nyerah aja.. aku tu gk cinta sama kamu.. "gumamnya sambil mengelus rambut kevin yang berbaring dipaha nya..
saat sampai di apartemen milik kevin melif mengetik sandi apartemen itu.. dia mengetahuinya dari mommy kevin.. karna kevin tadi minta diantarkan ke apartemen nya saat sedikit sadar kalau dia tengah mabuk.
melif berencana hanya mengantarkannya.. sebab tante mita sekarang berada diluar negeri untuk bertemu dengan anak perempuan nya.
"ini minum" melif membuatkan air madu untuk mengurangi rasa mabuk kevin.. dan kevin menerima nya..
"kenapa kamu bisa ada disana juga" tanyanya sambil berbaring menutup matanya dengan menggunakan tangan sebelah..
"aku ngikutin kk.. "jawabnya singkat.. sebenarnya dia mau langsung pulang tapi dia tidak tega karna dia merasa dia juga adalah penyebab nya kevin seperti ini.
" kamu hawatir dengan aku"Tiba-tiba kebin langsung bangun setelah mendengar ucapan melif..
"nggak.. aku hanya merasa bersalah saja.. sebaik nya kk habiskan madu itu lalu istirahat tidur.. "
saat melif mau berdiri meninggalkan kevin.. kevin menarik tangannya..
karna tak siap melif pun terjatuh ke dada kevin..dan kevin memeluknya.
"kak.. lepas.." melif berusaha melepaskan pelukan kevin
"sebentar saja" pinta kevin..
melif pun akhirnya hanya diam tanpa membalas pelukan kevin..
setelah tenang kevin mengendurkan pelukan nya.. ditatap nya wajah didepannya ini dengan sendu..
"mengapa kamu tidak mau membuka hatimu untuk kk.. apa yg membuatmu tidak mau mel.. kakak sangat mencintai mu.. " sedih nya sambil menatap melif..
melif tak kuasa menatap mata itu.. dia mengalihkan pandangan nya.. tapi ditahan oleh kevin..
kevin mencium nya dengan memaksa..
"emmmmm kak... lepas.. kk jgn kelewatan" marah melif dan melepaskan ciuman itu dengan mendorong kuat kevin..
"kk minta maaf.. tapi mel kk mohon Terima kk.." mohon nya
melif termenung.. memikirkan apa yang harus dilakukan nya saat ini..
__ADS_1
jangan lupa like, komen,dan vote nya ya... biar rajin upload cerita nya terus.