Meliflorina

Meliflorina
pertemuan


__ADS_3

jangan lupa like, komen, gift, vote nya ya dan terus ikuti semua novel karya saya.


terimakasih..


happy reading...


...****************...


bugh bugh bugh...


"BANGUN BRENGSEK!!!" teriak Nico saat anak buahnya telah tiba membawa kevin yang saat itu tengah pingsan,dia meninju kevin dan menendangnya.


kevin yang merasa tubuhnya sakit pun sedikit-sedikit membuka matanya dan ingin melihat siapa yang menendang dirinya.


"kau sudah bangun brengsek,kau masih ingat siapa aku?" tanya Nico mencekam dagu kevin dan ingin menamparnya tapi dia berhenti saat mendengar seseorang berteriak.


"stop... " Nico pun mengalihkan pandangannya ke orang yang teriak itu dan matanya membulat sempurna melihat orang yang selama ini dia rindukan berada disana.


"mel...kenapa kamu bisa sampai kesini?" tanya nick dan mulai mendekati melif dan ingin memeluk wanita itu.taoi melif menolak pelukannya.


"jangan co,aku bukan melif yang kamu cintai duku,aku sudah tak pantas denganmu." ucap melif dengan bergetar dibibir nya menahan tangisannya.


"apa maksudmu sayang,kamu selalu pantas untukku dan aku juga selalu mencintaimu."


"lupakan aku co,dan lepaskan kevin." ucap melif lagi ingin mendekati kevin tapi tangannya ditarik nico.


"apa maksudmu menyuruh ku untuk melepaskan si brengsek ini,aku sudah lama mencari dia ingin melepaskan mu."

__ADS_1


"co... kamu bisa saja membunuhnya,aku tak mau kamu membunuh ayah dari anak dikandunganku ini,sebaiknya kamu penjarakan saja dia." melif pun akhirnya menangis karna tak kuasa menahan kesedihan nya karna memberitahukan kalau dirinya sekarang tengah hamil anak kevin.


Nico yang mendengar nya pun tiba-tiba tubuhnya merasa tak kuat menahan tubuhnya,dia hampir terjatuh jika tak disambut oleh jay.


"a-apa maksudmu mel,anak apa yang kamu maksud?"


"aku hamil co,dan ini anak kevin." melif terus menangis dan terus melangkah untuk melepaskan kevin dan memintanya untuk menyerah kan diri ke kantor polisi, sedangkan kevin masih tersungkur dilantai akibat pukulan dan tendangan Nico tadi.dia hanya diam karna merasa memang sepantasnya mendapatkan ini.


"tidak... tidak... aku tak mau melepaskanmu walau pun kamu hamil anak bajingan ini,kamu tetap bisa melahirkannya dan kita tetap akan menikah,aku tidak masalah,aku sudah memikirkan nya semenjak kehilanganmu." ucap kevin menarik tangan melif lagi dan memegang wajah wanita itu dengan kedua tangannya.


"jangan co,aku tak mau anak ini akan menjadi beban kamu dan aib keluarga mu,tinggalkan saja aku dan cari wanita lain,aku tak mau kamu merasa terbebani."


"TIDAK!!! aku katakan tidak ya tidak,apa kamu tak pernah berfikir berapa lama aku mengharapkanmu dan karna kandungan mu itu kamu ingin pergi lagi dariku,aku tak peduli mel,yang aku tau aku hanya ingin kamu." peluk melif karna tak tahan melihat wanitanya ini terus menangis dihadapannya.


"baiklah aku akan melepaskan kevin dan menyerahkan nya ke polisi,jadi aku harap setelah ini kita akan segera menikah,aku akan bertanggup jawab atas anak ini,tak ada yang bisa menghentikan keinginanku untuk bersamamu mel,walaupun kehadiran anak ini."


" tapi apa lagi mel,apa kamu sudah tak mencintai aku lagi dan ingin bersama brengsek ini."Nico tambah marah saat melif terus memberikan alasan untuk nico,dan nico pun menendang kevin kembali karna masih merasa sangat kesal sebab kevin telah menghamili melif.


"baiklah,aku harap kamu tidak akan menyesal dan kamu bisa menerima anak ini." ujar melif lagi dan menundukkan wajahnya.


nico pun memeluk melif dan mencium kening wanita itu dengan sayang.


"ya sudah,sebaiknya aku hubungi orang tuamu dulu dan membawa kevin ke kantor polisi."


"jay bawa dia ke mobil,kita ke kantor polisi."jay oun menyuruh anak buahnya untuk membawa kevin ke mobil dan pergi ke kantor polisi.sedangkan nico memeluk bahu melif dan membawanya untuk ikut ke kantor polisi memberikan penjelasan kejadian yang dia alami.


saat didalam mobil nico menghubungi orang tua melif dan melakukan video call.

__ADS_1


" hallo tante... "


"iya co... ada apa?"


"bisa tante ajak om untuk kekantor polisi,aku dan melif sedang menuju ke sana membawa kevin." ucap nico tanpa basa basi lagi,dan tentunya membuat mommy melif terdiam dan tiba-tiba air matanya jatuh.


"tante tidak apa-apakan?"


"is kamu ngapa ngomong begitu... sini biar aku ngomong." melif pun merebut handphone yang dipegang nico tadi dan melihat wajah yang sudah lama tidak dia lihat disana,sebelum dia ingin berbicara mommy nya tambah menangis dengan histeris.


"DAD... DAD... I I IINI MELIF DAD,MELIF KITA TELAH KETEMU." teriak mommy karna pada saat itu suaminya berada di dapur ingin mengambilkannya minuman.


saat daddy mendengar istrinya teriak dia tak sengaja menjatuhkan gelas yang ada ditangannya,dan xander yang saat itu baru datang oun langsung berlari kedalam rumah ingin melihat kenapa mommy nya teriak.


"ada apa sayang"


"ada apa mom"


tanya mereka serempak...


"dad... kak... " panggil melif dan itu membuat orang disana sangat shock.


"mel... kamu melly...kamu dimana nak,kamu dimana,katakan sama daddy,daddy akan menjemputmu.


" dad sebaiknya daddy ke kantor polisi sekarang karna aku dan nico sedang menuju kesana membawa kevin."


melif langsung mengatakan keberadaannya kalau tidak orang tuanya akan datang terlambat.

__ADS_1


"oh baiklah,ayo xan kita ke kantor polisi." daddy oun mematikan panggilannya dan membawa anak beserta istrinya ke kantor polisi.


__ADS_2