
sebelum baca jangan lupa biasakan like,komen,dan dan giftnya ya biar saya semangat melanjutkan ceritanya
"papa?" batin melif terkejut.
"apa dia benar-benar menikah dengan kelly?"
bayu pun membawa melif pergi dari sana,dia pun sama-sama terkejut saat ada anak kecil datang dan memeluk kaki nico,bayu sudah tahu kisah melif dan nico,makanya dia tadi terkejut anak kecil itu memanggil niconico dengan sebutan papa.
"berarti nico beneran telah menghamili kelly."
"hah.. hah... hahaha lelucon apa ini?"
"kau lihat tadi bayu,dia memang memiliki anak dengan perempuan itu."ucap melif miris setelah mengetahui kalau nico memang sudah menghianatinya.
indah yang tak paham hanya diam saja,dia duduk didepan dekat supir taksi sedangkan bayu dan melif ada dibelakang.lalu bayu pun memeluk melif,dia ingin menenangkan kakak angkatnya itu yang sedang menangis.indah dan bayu hanya saling pandang-pandangan tanpa mengeluarkan suara.
tak lama diperjalanan,akhirnya mereka pun sampai dirumah.melif langsung masuk kekamar meninggalkan orang berdua itu.
"ada apa dengan flo?"
"tidak ada apa-apa." kata bayu sambil membawa barang yang mereka tadi beli untuk dimasukkan kedalam rumah.
"tapi kenapa menangis?"
"hm... gak ada apa-apa indahhh,kamu aku antar pulang ya,udah malam, takut kenapa-napa." bayu menghela nafas karna indah terus bertanya tanpa membantunya membawa barang belanjaan mereka.
"apa orang tadi mantannya?"
bayu pun langsung terdiam ditempat,rasa marah yang tadi sempat reda kini datang lagi.dia pun langsung melangkah lagi kedalam meninggalkan indah tanpa menjawab pertanyaannya.
***
kini didalam kamar melif terus menangis.dia merutuki dirinya sendiri karna teringat dulu hampir terbuai dengan perkataan nico. kini dia merasa menyesal telah membuat keluarga nya malu karna sempat membangkang perjodohannya dengan kevin.
dia pun pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya dan pergi untuk tidur,setidaknya kalau dia tertidur dia akan lupa rasa sakitnya sementara.
keesokan harinya
mereka memutuskan untuk membuka kafe mereka lagi.
saat siang harinya pengunjung masih saja ramai.melif tampak sibuk didapur kafe mereka untuk membuat kue.dia menyibukkan dirinya supaya tidak terus teringat kekonyolannya dulu.
__ADS_1
"mas..."
panggil seorang pengunjung ke bayu.
"" iya nona,apa yang anda inginkan?"tanya bayu ramah.
"saya mau kue yang ini dan..." dia menunjuk kue yang diinginkan kannya dan masih berfikir kue mana lagi yang dia mau.terus dia pun bertanya dengan laki-laki yang berada disampingnya.
"kak... kamu mau yang mana?"
"ambilkan saya red velvet cake saja,apa masih ada?" tanyanya ke bayu.
"tunggu sebentar ya mas,saya periksa kedalam dulu.
bayu pun masuk kedalam dapur ingin bertanya apakah red velvet masih ada,karna ada orang yang ingin membelinya.
" ada,tapi sebentar lagi baru masak,nanti aku akan bawakan keluar."kata melif
bayu pun keluar dan mengatakan apa yang melif katakan tadi kepada orang itu.
"apa anda mau menunggunya?"
tak lama pelayan disana pun mengantarkan air minum ke kursi orang tadi yang masih menunggu kue mereka.mereka berdua tampak sangat dekat seperti sepasang suami istri.tapi mungkin memang sepasang suami-istri.
melif pun keluar dan membawakan kue yang orang tadi pesan,dia mengantarkannya sendiri karna dia melihat semua pelayannya semua pada sibuk.dia bertanya dimana orang yang memesan tadi dengan bayu.
setelah tahu,dia pun menuju tempat orang itu duduk.
bruk... terdengar sesuatu yang jatuh,orang pun melihat kearah suara itu.
"kamu kenapa gak hati-hati,lihat kamu mengenai sepatu suami saya."kata perempuan itu.mereka belum menyadari siapa yang menjatuhkan kue mereka.
" suami?"ulang melif.
dan orang itu pun akhirnya melihat kearah melif.
"melif." kata mereka serempak dengan wajah yang sama-sama terkejut.
"rupanya kalian sudah menikah." ucap melif dengan raut wajah yang datar.
kevin sangat shock sampai-sampai tak bisa mengeluarkan kata apa-apa.
__ADS_1
"mel,aku bisa jelasin." kata gea,perempuan yang bersama kevin adalah gea.dan mereka telah menikah setelah sebulan hilangnya melif.
melif hanya bisa tertawa saja melihat semua ini,Nico yang akhirnya menikah dengan kelly dan memiliki anak,kini kevin yang awalnya dia menyesal telah menyakiti perasaan nya, sedang bersama sahabatnya sendiri.
"kalian semuanya memang hebat."
"hahhhh... jadi aku tak perlu lagi merasa bersalah dengan kamu kak,karna sudah ada gea yang mengobatimu."
"baiklah saya mau masuk dulu mengambilkan kue kalian lagi yang baru."
gea dan kevin tak bisa berkata-kata apa lagi,mereka sangat shock,apalagi gea.
melif sudah tidak peduli kalau orang akan tahu kalau dia pura-pura hilang ingatan,dan memikirkan apa pun tentang dia,dia sudah tidak peduli.dia sekarang hanya ingin membuktikan kalau dia bisa membuat mereka yang telah menyakitinya menyesal telah mempermainkannya.
tapi sebelum melif pergi,kevin menarik tangannya.
"mel... kakak mohon dengarkan kakak dulu."
dia menahan tangan melif yang terus menepis tangannya.
"tolong jaga sikap anda,dan kamu.. "kata melif ke kevin dan lalu memandang ke gea.
" sebaiknya kamu membawa su a mi kamu ini pergi.saya tidak jadi menjual kue saya karna sudah saya membuangnya ke tong sampah."kata melif dengan tegas dan mengeja kata su a mi penuh penekanan agar mereka tau arti tersirat dari ejaannya.
"mel,kamu harus dengarin dulu,ini juga kesalahan kamu... " teriak kevin marah,dia sudah tak bisa ngontrol emosinya lagi.
"salah aku?" tanya melif sinis sambil menunjuk dadanya.
"coba jelaskan dimana salahku?"tanyanya dengan datar.dia bisa menebak apa yang dipikirkan kevin.dan dia tau apa yang harus dilakukannya.
" kamu sengaja kan menghilang dan tak kembali karna memang ingin membatalkan tunangan kita,benarkan?"
"kenapa anda bisa berfikir begitu?" tidak ada kakak lagi yang terucap dimulut melif,dia saat ini benar-benar telah muak dengan namanya hubungan.dia merasa sekarang akan susah membedakan mana orang yang setia dan penghianat dengannya.
banyak pengunjung yang saat ini disuruh keluar oleh bayu dan pelayanan lain.karna mereka tak ingin masalah ini akan menjadi topik disemua media.bagaimana pun kevin dan melif sama-sama anak dari orang terkenal didunia ini.
"karna buktinya sekarang kamu jelas masih ingat denganku,tapi kenapa kamu tidak cepat-cepat pulang kerumahmu,dan mungkin saja aku tak akan menikah dengan dia." tunjuk kevin ke gea dengan penuh amarah.
gea terkejut karna kevin menunjuknya,apakah dia masih tak merelakan pernikahan mereka,pada hal sudah ada anak diperutnya.
"kak..
__ADS_1