![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
Tidak lama yoon shi-a dan lee sang min datang menyapa mereka semua dengan senyuman lebar.
“Maaf kami terlambat!” ucap yoon shi-a.
“Masih belum! senang bertemu denganmu lagi kakak yoon shi-a!” balas sofia sambil menyerahkan leyna ke pelukan kim hyena.
Sama seperti kim hyena, yoon shi-a dan lee sang min saling berkenalan satu sama lain, tidak lupa dengan si kecil leyna yang membuat orang tersenyum melihatnya. Kini sudah ada 10 orang, yang sudah berkumpul dengan pasangan masing-masing. Setelah menikmati kelezatan BBQ buatan sendiri, kini mereka mulai menerbangkan lampionnya. Tidak hanya sofia dan kawan-kawan saja, tapi semua wisatawan yang ada di bali juga ikut menerbangkan lampion.
Semua orang menikmati pemandangan lampion yang berterbangan di langit malam. Begitu juga dengan sofia juga yang lain. Sofia tidak menyangka kalau mereka akan bertemu dan berkumpul bersama. Mereka saling berpelukan dengan pasangan masing-masing.
Sofia❤️James Kevin❤️Xiaoyou
Putri❤️Jigs Yoon Shi-a❤️Lee Sang Min
Kim Hyena❤️Leyna❤️Kim Leonard
***
Back to Sofia's memories.
Ten years later (sepuluh tahun kemudian).
“Kami bersenang-senang bersama semalaman penuh! membuat permainan, bernyanyi bersama, dan bercerita tentang masa depan bersama!” Ucap sofia yang kini sudah berusia 32 tahun dan sudah memiliki anak perempuan yang kini berusia 10 tahun.
Sofia menceritakan masa lalunya bersama penari kim hyena, kepada anak-anak remaja yang sedang berkumpul di perpustakaan milik sofia. Dengan hasil dari penulis terkenal, sofia memilih membuka perpustakaan yang cukup sederhana tapi selalu ramai pengunjung, khususnya anak remaja yang suka membaca novel lama sofia yang selalu bercerita tentang keromantisan dua pasangan hidup. Karena ada salah satu anak yang menemukan novel sofia tentang penari terkenal kim hyena, remaja itu penasaran karena disitu tertulis kisah nyata. Untuk menghilangkan rasa penasarannya, remaja beserta teman-temannya mencoba bertanya kepada pemilik perpustakaan, yaitu sofia. Maka dari itu, sofia menceritakan pertemuannya dengan kim hyena, jodohnya, dan dirinya saat berusaha keras menjadi penulis terkenal.
“Jadi.. apa bibi masih sering bertemu kim hyena dan teman-teman bibi yang lainnya?” tanya salah satu remaja.
“Semenjak perpisahan di bali, kami sudah tidak pernah bertemu lagi, sampai sekarang.” Jawab sofia sedikit sedih.
“Ya... kenapa bibi tidak pernah bertemu?” para remaja yang berkumpul ikut kecewa mendengarnya. Bukannya membaca, mereka semua malah duduk diam dan mendengar cerita sofia.
“Karena mereka sudah memiliki keluarga masing-masing. Ada yang di jerman, korea, china, amerika, dan bibi, juga suami bibi di indonesia!”
“Apa bibi tidak ada kemauan ingin bertemu dengan mereka semua?”
“Ingin sekali, tapi bibi sudah hilang kontak dengan mereka.”
“Ibuku juga dulu penggemar penari kim hyena! tapi waktu aku belum lahir dulu, hehe..”
Para remaja asik bercerita tentang ibu mereka masing-masing yang sebagian adalah penggemar kim hyena dulu.
“Aku jadi penasaran dengan wajah suami, dan teman-teman bibi yang lain! terutama yang pria!!”
“Hah.. kau ini, tetap saja.” Ejek temannya mendorong lengan temannya pelan.
__ADS_1
“Mereka semua sangat tampan dan cantik!” jawab sofia tersenyum.
“Bibi ada satu permintaan untuk kalian semua.” Lanjut sofia. Membuat para remaja itu penasaran sekali.
“Apa?” serentak bersamaan.
“Biarkan cerita ini menjadi rahasia kita saja!” tersenyum.
“Oke..!” jawab bersamaan dengan tawa dan senyuman.
Banyak sekali pertanyaan dari para remaja itu, sofia hanya bisa menjawab nya saja. Setelah mendengar cerita sofia, sebagian anak remaja tadi, membeli novel lama sofia, dimana novel itu yang membuat awal perjalanan sofia menjadi penulis terkenal, juga awal dari pertemuannya dengan yang lainnya. Kini sudah saatnya perpustakaan sofia tutup, karena hari sudah mulai menjelang sore.
“Terima kasih bibi, lain kali bibi ceritakan lagi kepada kami!” ucap salah satu remaja yang hendak pulang.
“Baiklah! terima kasih kembali!” balas sofia dengan lambaian tangannya.
Remaja itu sudah pergi semuannya, kini sofia segera mengemasi barang-barangnya yang masih tergeletak di meja. Dari belakang suara anak perempuan mengagetkan sofia dan membuatnya berbalik.
“Mama ayo pulang, dari tadi aku dan papa menunggu di dalam mobil.” Ajak sang anak.
Dari belakang anaknya, james baru saja berdiri di samping anaknya dengan senyuman terukir di wajahnya. Wajah tampan yang kini sudah menjadi terlihat hampir tua.
“Tunggu sebentar sayang!” balas sofia kepada anak perempuan nya.
A book full of memories
(Buku penuh kenangan).
***
Sampai dirumah, sofia melihat album foto yang sudah dia kumpulkan. Foto masa-masa saat mereka masih muda dan bersama, rasanya sofia ingin sekali bertemu kembali dengan mereka yang ada di foto. Putri temannya saja kini sudah tinggal di amerika dan memiliki anak bersama jigs. Seketika ingatan sofia kembali ke 10 tahun lalu, di saat mereka bertemu di bali.
***
10 tahun lalu.
Selesai menerbangkan lampion, mereka duduk membentuk lingkaran, dengan di tengahnya adalah api unggun, sambil memandang langit-langit malam yang masih di penuhi bintang dan lampion yang sudah sangat jauh sekali meninggalkannya.
“Di masa depan nanti, kita mungkin tidak akan bertemu lagi.” Ucap kim hyena.
“Mungkin saja.” Balas kim leonard.
“Tapi aku penasaran dengan wajah kita semua nanti di masa depan, pasti ada kerutan tua!! terutama bagi kakak-kakak senior!” Canda xiaoyou yang sudah seperti akrab dengan yang lain. Memang anaknya loyal, jafi tidak salah jika dia muda bergaul cepat.
Mendengar candaan xiaoyou, mereka semua tertawa, yang dimaksud kakak-kakak adalah kim hyena, kim leonard, yoon shi-a dan juga lee sang min.
__ADS_1
“Tidak... aku akan menjaga wajahku!!” ucap yoon shi-a takut tua.
Saat mereka asik tertawa, kim hyena terdiam dan senyuman juga hilang, melihat kim hyena terdiam, membuat yang lain ikut terdiam.
“Aku berterima kasih kepada sofia! kalau bukan karenanya, mungkin aku dan yoon shi-a tidak akan pernah bersahabat lagi!” ucap kim hyena tersenyum ke arah sofia.
“Iya, jika bukan karenanya juga, kita tidak akan bisa mengenal sedekat ini seperti teman!” sambung putri temannya.
Mendengar itu, membuat sofia terharu, seketika kelima wanita itu berdiri dan berpelukan seperti teletubbies. Karena anak kim hyena tengah di pangku ayahnya, jadi kim hyena bisa bebas berdiri.
“Berpelukan!!” serentak bersamaan para wanita.
“Haish... dasar para wanita ini.” Ucap kim leonard sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. James, kevin, jigs dan lee sang min juga ikut tertawa menggeleng.
Mereka kembali duduk di tempat semula, sambil menyanyi mereka melihat ke arah langit dengan teriak awalan dari sofia.
“Masa depan yang bahagia..... !” teriak sofia.
“Iya... !!! masa depan yang bahagia..!!” disusul oleh yang lain. Dengan cabda tawa mereka saling tatap dengan senyuman Pepsodent.
***
(Kebahagiaan ada dalam diri kita, terkadang kita butuh seseorang untuk membantu menemukannya.)
......................
TERIMA KASIH BUAT KALIAN YANG SUDAH MEMBACA MEMORY [INGATAN] SAMPAI TAMAT🙏💞
JANGAN LUPA BERI AUTHOR SUPORT SUPAYA RAJIN BUAT KARYA BARU YANG LEBIH BAGUS. CARANYA.
• LIKE👍
• COMENT💬
• VOTE❤️ DAN VOTE❤️
• RATE ⭐ LIMA
• DAN MASUKKAN KE FAVORIT KALIAN😘
LAIN KALI, SAYA AKAN BUAT CERITA YANG LEBIH BAGUS LAGI, JANGAN LUPA MAMPIR,
MESKI BUTUH PERJUANGAN MENUNGGU SETIAP EPISODENYA😁😁😁
SEKALI LAGI TERIMA KASIH BANYAK UNTUK PARA READER 🙏❤️❤️🤗🤗
__ADS_1