![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
Setelah menulis, Sofia sudah ada janji dengan James untuk pergi ke danau. Saat mereka sudah saling bertemu, ternyata James mengajaknya di danau Eibsse, danau terindah di Jerman, begitulah. sesampainya di sana, Sofia dan James menaiki perahu karet, dengan asik memandangi danau yang luas dan sekitaran yang begitu indah, sampai tidak menyadari bahwa keberadaan mereka sudah sangat jauh dari kerumunan yang lain.
“James dimana yang lain?” tanya Sofia, James juga baru menyadari, kini hanya ada pepohonan saja.
“Tenanglah!” jawab James berusaha mencari yang lain, tapi tidak ketemu juga, malahan kapal mereka kempes karena tidak sengaja tertusuk batang kayu yang sedikit runcing. Kini Sofia dan james berusaha berenang, meski Sofia tidak terlalu pandai berenang tapi dia usahakan demi nyawanya.
“Disana ada pulau, ayo kesana!” pinta James, Sofia hanya menurut saja. Sedari tadi James berenang sambil memegang Sofia agar tidak tenggelam, hingga mereka sampai juga di pulau kecil.
“Bagaimana ini?” tanya Sofia takut.
“Aku akan mencoba mencari bantuan!” ucap james melihat ponselnya begitu juga Sofia yang menghubungi Putri.
“Ada apa sofia? Kau menggangguku kencan ku saja!” ucap Putri.
“Aku terjebak bersama James di pulau! Kami tidak bisa kembali! tolong carikan bantuan.” Ucap Sofia.
“Apa? dimana? Dan bagaiman bisa?” tanya Putri terkejut serta panik.
“Aku ada di...” Belum sempat bilang handphone sofia mati.
“Halo, Sofia! Halo!” Putri sangat cemas.
“Ada apa?” tanya Jigs yang melihat Putri panik.
“Sofia dan James, mereka terjebak di sebuah pulau, dan mereka tidak bisa kembali, handphone Sofia tiba-tiba mati! Bagaimana kita harus menolongnya.” Ucap Putri panik.
“Baiklah, ayo kita pergi sekarang!” ajak Jigs juga ikut panik. Sedangkan di pulau, handphone James jatuh ke danau karena mencoba mencari sinyal tinggi hingga dia naik keatas batu.
“Haishh.. sial!” gumamnya kesal dengan handphone nya.
__ADS_1
“Bagaimana?” tanya Sofia.
“Sepertinya kita harus menunggu seseorang yang datang kemari!” jawab James.
Kini di Jerman sudah masuk siang hari, dan sedari kemarin dan pagi ini Sofia lupa untuk makan dan minum, karena sibuk menulis novel tadi. kini kepala Sofia merasa pusing dengan ditambah matahari yang bersinar di atasnya.
“Sofia!” panggil James menangkap Sofia yang hampir tertidur di pasir, menepuk pelan pipinya.
“You haven't eaten yet (kau belum makan)?” tanya James.
“Belum.. ” Lirih Sofia yang terdengar sangat lemas. James menutup matanya dan merasa bingung, apa yang harus dia lakukan saat ini, james menidurkan Sofia di tanah, lalu dia pergi lebih dalam untuk mencari makanan.
“Kau mau kemana?” tanya Sofia lemas.
“Jangan kemana-mana, aku akan mencoba mencari sesuatu yang bisa dimakan!” jawab james tersenyum mengusap pipi Sofia. Di kedalaman James tidak melihat sesuatu yang bisa di makan oleh manusia, dengan rasa yang bingung dia menggaruk-garuk belakang kepalanya.
“Kenapa dia belum kembali juga? Haa.. Jika aku tahu akan seperti ini, maka aku akan makan banyak tadi pagi.” Kesal Sofia menyalahkan diri sendiri.
Dari kejauhan Sofia melihat binantang seperti kucing, dengan sangat teliti Sofia melihatnya dengan jelas, seketika dia terkejut dan segera berlari, macan itu mengejar Sofia yang tengah berlari, hingga Sofia memanjat pohon disana. Karena macan itu tidak tahu keberadaan Sofia saat ini, diapun pergi dengan wajah laparnya.
“Fyuuh.. hampir saja! Ternyata masih ada macan disini.” Gumamnya perlahan turun meski dengan luka di tangannya karena tergores batang pohon saat mencoba turun.
Lama sekali james pergi sampai malam hari sudah tiba, saat kembali james merasa tidak enak dengan Sofia. James yang kembali hanya dengan membawa kayu bakar, dia merasa malu karena tidak bisa menemukan makanan.
“Maaf aku tidak menemukan makanan.” Ucap James.
“Tidak apa.” Jawab Sofia, James melihat lengan Sofia yang berdarah.
“Kenapa dengan tanganmu?” tanya James meraih tangan Sofia dan meniupnya.
__ADS_1
“Tadi ada macan, dan aku memanjat pohon, saat turun lenganku tergores sedikit!” jelas Sofia.
“Apa macan! Kau tidak apa?” tanya James terlihat panik sekali.
“Tidak apa!” jawab Sofia, seketika James tertunduk.
“Ada apa?” tanya Sofia.
“Maaf aku mengajakmu ditempat seperti ini!” ucap James menyesal, Sofia tersenyum.
“Ini bukan salahmu, kita tidak tahu kapan dan bagaimana bahaya menimpa kita nanti! jadi jangan khawatir!” jawab Sofia tersenyum.
James menatap Sofia begitu juga Sofia yang melihat mata James lekat-lekat, senyuman menghilang, tangan james meraih pipi kiri Sofia dan perlahan mereka mendekatkan diri. Bibir mereka sudah saling melekat satu sama lain, dengan perlahan dan menikmati james mencium bibir Sofia, Sofia yang tidak sadar bahwa dia juga terbawa suasana.
“Ciuman yang berbeda dari ciuman pertamaku, aku tidak sangka bahwa ciuman keduaku adalah dengan nya!” batin Sofia.
Lama sekali mereka berciuman, saat melepas ciumannya, Sofia tersenyum seketika dia menutup mata dan pingsan, James sangat terkejut melihatnya.
“Sofia, bangunlah! Aku bilang bangunlah!” panggil James berkali-kali, tapi masih tidak bangun juga. Sementara Putri dan Jigs mencoba mencari tahu keberadaan Sofia dan James, begitu juga Kim Hyena dan Kim Leonard yang sudah diberi tahu Putri.
“Dimana dia, ini sudah malam.” Ucap Kim Hyena panik.
“Tenanglah kita akan mencarinya.” Balas Kim Leonard. Tidak ada pilihan lain, James berlari mencari kayu besar, saat berhasil mendapatkan enam kayu, James segera membuat kapal, dia mengikat kayu itu dengan tali seadanya, hingga akar juga dia pakai.
“Bertahanlah sebentar.” Gumamnya melirik ke arah Sofia yang sudah tergeletak.
Lama membuat kapalnya, James berhasil, dengan segera dia menidurkan Sofia di atas kayu yang sudah ia tali, lalu dia mengikat tali di ujung kayu itu dan di tubuhnya dengan sangat erat. Dimalam hari James berenang mencoba kembali ke tempat awal mereka, sedangkan Sofia masih menutup matanya dan tertidur di atas kayu. Meski nafasnya hampir habis, tapi James masih tetap berusaha berenang dengan sangat cepat karena cemas dengan keadaan Sofia saat ini. Sementara Putri dan Jigs sudah menemukan keberadaan James dan Sofia, Putri menghubungi Kim Hyena. Selama lima jam James berenang tanpa berhenti, saat sudah dekat james hampir saja tidak kuat, tapi dia teringat dengan wanita yang ada di belakangnya, dengan cepat lagi James berenang kembali.
Akhirnya dia sampai di tepi danau, dan berpapasan dengan kedatangan Kim Hyena, Kim Leonard, Putri dan Jigs, juga tiga penjaga disana. Mereka terkejut melihat James yang berenang sambil menarik Sofia yang sedang pingsan, dengan cepat penjaga itu dan Jigs menolong James yang juga tergeletak pingsan karena lama berenang, sementara Kim Hyena, Putri dan Kim Leonard menolong sofia.
__ADS_1