![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
Sofia senang dengan apa yang di ucapkan kim leonard, dia berdiri dan menghampirinya.
“Really (sungguh).” Kata Sofia gembira.Kim Leonard mengangguk, membalas senyuman Sofia.
“Maaf, soal yang tadi membentak mu.” Ucap Kim Leonard tidak enak dengan Sofia. Kim Leonard sebenarnya pria yang baik dan sopan, karena situasi tadi membuat kepalanya sakit, maka dari itu dia marah.
“No problem (tidak masalah)!” jawab Sofia tersenyum.
“Maaf membuat kepala anda sakit.” Maaf balik dari Sofia. Perkataan maaf itu terus keluar dari mulut keduanya.
“Tidak apa!” jawab Kim Leonard. Karena udara semakin dingin begitu juga dengan butiran salju yang sedikit turun, mereka memutuskan untuk berbincang di suatu restoran yang tidak jauh dari sana.
“Ayo kita masuk kesitu, diluar sangat dingin!” ajak Kim Leonard, Sofia mengikuti langkah Kim Leonard yang berjalan lebih dulu.
Sesampainya di sebuah restoran kecil, mereka duduk dan memesan kopi, juga makanan ringan. Bahkan disana begitu hening karena tidak terlalu ramai pengunjung di musim dingin seperti itu.
“Bagaimana kau tahu, cerita masa laluku?”
tanya penasaran Kim Leonard.
“Ceritanya sangat panjang., yang penting anda harus menemui Kim Hyena meski itu satu kali saja.” Jawab Sofia.
“Selama anda mengalami amnesia, Kim Hyena selalu menunggu anda, berharap kalau anda menepati janji anda, dia tidak pernah lelah mengirim surat dan datang di tempat pertama kali kalian bertemu.” Jelas Sofia, wajah Kim Leonard menunduk merasa bersalah.
“Apa anda tahu? Saat ini Kim Hyena sudah bukan lagi penari terkenal, melainkan penari yang menyedihkan, itu yang dikatakan semua orang.” Lanjutnya. Kim Leonard masih belum tahu soal itu,saat mendengarnya ia sedikit terkejut, dan penasaran.
“Kenapa mereka bilang begitu?” tanya Kim Leonard.
“Iya, karena meski Kim Hyena sudah memenjarakan Yoon Shi-a, tapi dia tetap menyembunyikan kesalahan Yoon Shi-a karena merasa bersalah padanya, maka dari itu dia memilih untuk disalahkan dan dianggap depresi!” jelas Sofia. Kim Leonard menatap mata Sofia lekat-lekat.
“Kenapa Kim Hyena menyembunyikan kesalahan Yoon Shi-a?” tanya Kim Leonard.
“Karena yang sebenarnya, Yoon shi-a hanya menunggu ucapan maaf dari Kim Hyena, seolah ingin meruntuhkan harga diri Kim Hyena yang tinggi! Tapi Kim Hyena tidak pernah berfikir untuk meminta maaf kepada Yoon Shi-a, atas semua yang ia ambil tanpa sengaja!!” jelas Sofia. Kini Kim Leonard mengerti dibalik amarahnya Yoon Shi-a terhadap Kim Hyena.
“Saya bukannya menyalahkan,tapi karena anda tidak datang. Di saat konser mulai, Kim Hyena malah menangis bukannya menari ...
Dari situlah semua orang menjulukinya,
mereka semua juga tahu kalau Kim Hyena ditinggal kekasihnya tanpa sebab.” Lanjut Sofia.
“Apa kau tahu di mana dia sekarang?”
tanya Kim Leonard dengan pipi yang sudah mulai basah karena air mata.
“Kini dia di Indonesia bersama Bibi Lili! Nada kenal bukan?!” kata sofia tersenyum, sementara Kim Leonard mengangguk pelan.
__ADS_1
“Kalau begitu, apa kau mau membantuku?” tanya Kim Leonard. Sofia dengan senang hati menerimanya, Kim Leonard membisikan rencananya pada Sofia setelah itu kembali duduk seperti semula.
(Jika cinta adalah dongeng yang indah,
kenapa harus ada rasa sakit di dalamnya.)
“Untuk hari ini kau menginap saja dirumahku bersama kedua orang tuaku, besok adalah penerbangan mu ke Indonesia. Untuk urusan uang aku sudah membayar semuanya kau tenang saja!!” jelas Kim Leonard. Sofia sangat senang karena ada yang membayari tiket pesawatnya.
“Kenapa kau ingin membantuku?” tanya Kim Leonard.
“Meski aku tidak pernah mengenal cinta, tapi aku percaya akan cinta sejati!!” jawab Sofia tersenyum lebar. Selesai berbincang Kim Leonard mengantar Sofia ke rumahnya dan memperkenalkannya kepada kedua orang tuanya.
“Ibu, Ayah, perkenalkan dia adalah Sofia seorang penulis asal Indonesia! Dan dia adalah rekanku.” Ucap Kim Leonard mengenalkan Sofia kepada kedua orang tuannya menggunakan bahasa Inggris, karena ayahnya juga pandai berbahasa inggris, sedangkan ibunya masih tidak lancar.
“Kau gadis yang cantik! Berapa umurmu?” tanya ayah Kim Leonard.
“Umur saya 20 tahun Paman!” jawab Sofia tersenyum ramah.
“Kau masih muda sekali!” ucap ibunya.
“Iya, kami baru saja ingin menjodohkan kalian berdua!” di sambung oleh ayah Kim Leonard. Seketika Kim Leonard dan Sofia terkejut mendengarnya.
“Oo. bukan aku menantu kalian! Menantu kalian sedang menunggu tuan Kim Leonard di Indonesia!” ucap Sofia.
“Benarkah!” ucap ibu dan ayahnya melirik ke arah Kim Leonard sambil tersenyum.
“Nanti kita bahas lagi, aku akan melanjutkan kerjaku.” Pamit Kim Leonard berangkat ke kantornya. Sebelum Kim Leonard pergi untuk melanjutkan pekerjaannya, Sofia meminta ijin pergi jalan-jalan, karena di rumah sangatlah membosankan, selagi ia berada di Berlin!!.
“Kalau begitu cepat kau jemput dia!” pinta ayahnya kepada Kim Leonard.
“Iya Ayah!” jawab Kim Leonard.
“Apa kau mau aku antar?” tawar Kim Leonard.
“Tidak, terima kasih aku akan pergi sendiri!!”
Kim Leonard mengerti dan pergi pamitan,
setelah Kim Leonard pergi Sofia menyusul untuk pergi juga. Orang tua Kim Leonard sangat suka dengan sikap Sofia yang periang, mereka tidak sabar ingin bertemu calon menantunya nanti, apa lagi dari Korea sama seperti ibunya.
“Semoga Kim Leonard cepat menikah.” Ucap ibunya kepada ayah Kim Leonard.
“Aku harap juga begitu!” jawab ayah Kim Leonard tersenyum begitu juga ibunya.
***
__ADS_1
River Spree
Meski diluar masih sangat dingin, wanita berparas cantik itu tidak ingin membuang kesempatan emasnya saat berlibur disana, Sofia jadi bisa pergi kemana pun. Tapi dia teringat dengan sebuah sungai yang terkenal di jerman yaitu sungai Spree. Dia segera berangkat kesana. Sesampai di sana sofia menghirup udara yang begitu dingin, dia hampir tidak percaya bisa datang kemari. Saat Sofia duduk diam sambil memandangi burung merpati yang sedang berdiri di atas sungai yang beku karena turunnya salju tersebut. Dari kejauhan seorang laki-laki memotretnya dengan kamera hitam miliknya, awalnya Sofia tidak memperdulikannya tapi karena lama dia memotret, Sofia jadi tidak nyaman dan penasaran siapa yang dia foto. Saat Sofia menoleh ke arahnya, pria itu malah membalikan badannya dan pergi begitu saja.
“Siapa dia?” guamamnya penuh tanya. Sofia menjadi curiga tapi dia masih tidak peduli dan kembali memandang langit-langit dan juga yang lainnya sambil tersenyum.
***
Berlin Airport.
Di bandara Sofia di antar oleh Kim Leonard,
karena sekalian untuk berpamitan juga.
“Tenang saja, aku akan berusaha untuk mengajaknya.” Ucap Sofia.
“Aku berharap begitu, sekali lagi terima kasih!!” ucap Kim Leonard.
“Jangan sekarang, nanti setelah aku berhasil!” jawab Sofia.
“Aku juga berterima kasih karena anda mau membayarkan pesawatku!” ucap Sofia tersenyum.
“Itu masih belum seberapa dengan apa yang kau lakukan sekarang!” balas Kim Leonard tersenyum. Tidak banyak waktu sofia segera berangkat menuju Indonesia untuk menemui Kim Hyena di sana.
“Saatnya kembali di negara sendiri, yaitu Indonesiaku!!” ucap Sofia senang.
.................
TERIMA KASIH BUAT KALIAN YANG SUDAH MEMBACA MEMORY [INGATAN] 🙏💞
JANGAN LUPA.
• LIKE👍
• COMENT💬
• VOTE❤️
• RATE ⭐ LIMA
• DAN MASUKKAN KE FAVORIT KALIAN😘
LAIN KALI, SAYA AKAN BUAT CERITA YANG LEBIH BAGUS LAGI, JANGAN LUPA MAMPIR,
MESKI BUTUH PERJUANGAN MENUNGGU SETIAP EPISODENYA😁😁😁
__ADS_1
SEKALI LAGI TERIMA KASIH🙏❤️❤️🤗🤗