![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
Sofia yang sudah sampai di rumahnya, melihat bahwa rumahnya sudah sepi menandakan bahwa semua orang sudah tidur, perlahan sofia menuju kamarnya, dan duduk menggerak kan tangannya, lalu mulai melanjutkan cerita novelnya.
“Di saat seperti ini, banyak sekali pertanyaan yang tidak bisa aku jawab, apa jika aku menjawab dengan jujur, apa semua akan baik-baik saja meski di sana ada hati yang terluka?” batin sofia sambil mengetik.
(Air mata akan mengalir jika cinta akan kandas, yang ku temui setiap hari adalah jodohku.)
Tidak tersadar, sofia sampai tertidur sambil duduk, dia terbangun karena mendengar ponsel berdering miliknya, sofia meraih ponselnya dan melihat jam.
“Siapa?” tanya sofia masih mengantuk.
“Kevin, kau tidak mengucapkan apa-apa padaku?” tanya kevin.
“O.. iya.. ! selamat ulang tahu.. !” ucapan selamat dari sofia yang tidak bersemangat.
“Aku akan memberi tahu keinginanku, datanglah ke cafe!” ucap kevin mengakhiri panggilannya.
Sofia masih mengantuk tapi dia harus menemui kevin, jika tidak kevin tidak akan memaafkannya, selesai bersiap sofia pergi ke cafe yang di maksud kevin.
Saat menaiki grab, james menelfon sofia dengan tiba-tiba.
“Ada apa?” tanya sofia.
“Aku mendapat panggilan fotografer, jadi hari ini aku akan pergi ke luar negeri! maaf seharusnya ini hari pertama kita berkencan!” ucap james tidak enak.
“Tidak apa-apa, masih banyak hari lain kan! kau lakukan pekerjaanmu dulu, setelah selesai kita akan berkencan, dan mengatakan kepada semuanya oke!” ucap sofia tersenyum.
Bagi james, dia beruntung memilih wanita seperti sofia, bagi sofia juga merasa beruntung memiliki pria seperti james.
***
“Sofia!” panggil kevin yang tengah duduk.
Sofia menghampirinya dan duduk di kursi kosong depan kevin, sofia sengaja tidak memberi tahu soal hubungannya dengan james kepada kevin, takut jika terjadi sesuatu.
“Katakan apa yang kau inginkan?” tanya sofia.
“Apa kau sudah pernah di cina?” tanya balik kevin.
“Belum!” jawab sofia.
“Aku ingin mengajakmu berlibur di negara cina!” ajak kevin membuat sofia terkejut.
“Apa? yang benar saja!” kata sofia tidak percaya.
“Aku serius, dan aku jamin kau akan suka di sana! bagaimana?” balas kevin.
__ADS_1
“Em.. bagaimana ya?” ucap sofia bingung, karena saat ini dia sudah punya james.
“Kau tidak boleh menolak, ingat dengan ucapanku semalam kan!” kevin mencoba memaksa sofia.
Sofia tidak bisa menolaknya, karena dia sudah menyetujui dari awal, tapi disisi lain dia tidak enak dengan james.
***
Di setiap perjalanan sofia masih bingung harus bicara apa kepada james, dengan mental sofia menelfon james.
“Halo james, aku ingin mengatakan sesuatu padamu!” ucap sofia
“Katakan!” balas james tersenyum.
“Hari ini ulang tahun kevin, dan dia ingin mengajakku ke negara cina untuk menebus kesalahanku padanya malam tadi!” jelas sofia.
“Kesalahan apa?” tanya james.
“Kesalahan, bahwa aku lupa sebelum janjian denganmu aku sudah mengatakan akan pergi dengan kevin, tapi aku lupa dan menemuimu, hasilnya kevin menungguku hingga hujan-hujanan sampai tidak sadarkan diri!” jelas sofia lagi.
“Bagaimana, apa aku boleh ke cina bersamanya?” tanya sofia, james masih terdiam.
“Pergilah, lagipun aku masih menjadi kekasihmu bukan suamimu jadi aku masih belum berhak melarangmu pergi kemana-mana!” jawab james tersenyum.
“Terima kasih! kau sangat baik! jaga dirimu baik-baik disana!” ucap sofia.
Kini sofia sudah lega mendengar jawaban james, dan dia tidak perlu cemas lagi akan perasaan james nanti.
“Aku akhir-akhir ini tidak bertemu putri, dimana dia?” gumam sofia yang sadar dengan temannya.
***
“Aku senang mau datang ke indonesia!” ucap putri menggunakan bahasa inggris.
“Itu hanya untukmu!” balas jigs tersenyum.
Ternyata jigs datang juga ke indonesia, supaya bisa bertemu dengan putri dan sesekali main ke negara indonesia, karena mereka di pertemukan jadinya romantis-romantisan deh..
Tapi ternyata jigs sudah memberi tahu james, sedangkan putri lupa memberi tahu sofia tentang kedatangan jigs kemari.
***
Besoknya sofia berangkat ke negara cina, dimana itu juga menjadi tempat kevin xiang men, juga kali pertamanya bagi sofia datang ke cina.
Selama perjalanan sofia tidak mengetik komputernya, dan tidak menulis novelnya, karena kevin duduk di sebelahnya, jika kevin tahu maka bukan rahasia lagi.
__ADS_1
“Di sana kita tinggal dimana! ingat aku tidak mau satu kamar denganmu!” peringatan dari sofia.
“Tidak akan, kita akan menginap di hotel, tapi jangan cemas, kamar kita akan berbeda!” jawab kevin.
Sofia menjadi lega, beberapa jam kemudia, lama naik pesawat membuat semua tubuh sofia sakit, apalagi akhir-akhir ini dia sering sekali pergi naik pesawat.
***
DING.. DING... DING.... DING.....
Suara peringatan dari pesawat.
“Harap pasang sabuk pengaman, karena pesawat akan segera mendarat di negara cina, terim kasih!!” ucap pramugari.
Akhirnya pesawat mendarat ke cina, hari ini hari bahagia bagi kevin karena bisa berduaan dengan sofia tanpa adanya pengganggu dari pria jerman itu.
Di setiap perjalanan sofia sangat takjub dengan negara cina, orang di sana tinggi dan putih-putih sama seperti kevin, serasa sofia seperti kurcaci saja.
Mereka mulai di hotel yang di pilih kevin dan mulai memesan dua kamar, selama di cina kevin yang menjadi terjemahan untuk sofia karena dia bisa berbahasa mandarin.
“Duìbùqǐ, wǒ xiǎng yùdìng liǎng gè fángjiān (permisi, saya ingin memesan dua kamar)!” ucap kevin yang menggunakan bahasa cina.
Sofia melongo mendengar nya, bahasa cina sangat rumit sekali jika di dengar hanya terdengar suara s saja.
“Xièxiè (terima kasih)!” ucap kevin setelah berbicara dengan pegawai hotel.
“Ini kunci kamarmu!” kevin memberikan kunci kamar hotel kepada sofia, lalu mengajaknya segera menuju kamar masing-masing.
“Hari ini kita akan istirahat, dan besok aku akan mengajakmu ke tempat yang bagus di cina!” ucap kevin.
Sofia merasa senang dan menuruti ucapan kevin, dia harus memulihkan energinya dulu sebelum besok akan pergi kemana-mana.
***
“Sie haben China erreicht (kau sudah sampai cina)?” tanya jigs kepada james lewat ponsel.
“Sudah dari kemarin, dan ini aku sedang sibuk memotret, jadi jangan mengganggu!” jawab james.
“Es tut uns leid (maaf)!” ucap jigs lalu segera mengakhiri panggilan mereka.
Kebetulan sekali, james mendapat panggilan pernikahan orang cina, jadi dia datang ke cina untuk pemotretan, tanpa sepengetahuan kevin dan juga sofia, james yang tahu kalau sofia ada cina, dia tidak ingin merusak suasana kevin, lagi pula saat ini james sangat sibuk dengan pekerjaannya di cina.
***
Di dalam kamar hotel, sofia memandang seisi ruangan itu, dan menuju jendela yang bisa melihat luar.
__ADS_1
“Wah.. tinggi dan banyak sekali gedung-gedung di sini! terlihat sangat bagus!” gumam sofia tersenyum.