MEMORY [INGATAN]

MEMORY [INGATAN]
DEBAT.


__ADS_3

Suara kicauan burung di pagi hari membangunkan Kim Hyena dari mimpi indahnya, dia terbangun dan langsung beranjak mandi, setelah itu, seperti biasa dia membantu bibi Lili meski sedikit-sedikit.


“Nona muda sudah banyak membantu Bibi, sekarang duduklah, biar Bibi yang mengurus ini!” ucap Bibi Lili.


“Tidak apa Bibi, sesekali aku membantu, 'kan tidak masalah!” jawab Kim Hyena tersenyum dan melanjutkan membantu Bibi Lili.


***


Selesai semuanya, kini jam menunjukan pukul 10:00 pagi, saat Kim Hyena santai dirumah bersama Bibi Lili, dia mendapat pesan untuk segera datang ke perusahaan tari-nya. Kim Hyena bersiap memakai pakaian yang terlihat anggun ia kenakan seperti biasa,


selesai bersiap dia pamit ke Bibi Lili, dan tidak lupa juga untuk memberi tahu kim Leonard.


“Bibi aku akan pergi untuk urusan menari ku nanti. Jika aku terlambat datang, Bibi makan siang saja sendiri tidak apa-apa, jangan menungguku!!” ucap kim hyena tersenyum,


lalu mengeluarkan ponselnya dari tas mewah miliknya.


“Ada apa?” tanya kim leonard lewat telfon.


“Hari ini kau jangan datang ke rumahku, karena aku sedang ada urusan!” pinta kim hyena yang kepada kim leonard.


“Urusan apa?” tanya kim leonard.


“Aku sedang diskusi tentang konserku nanti!”


jawab kim hyena.


“Sudah dulu, aku terlambat!”lanjutnya lalu mematikan ponselnya. Setelah ponsel di matikan, kim leonard tersenyum melihat ke arah ponsel miliknya.


***

__ADS_1


Di sebuah meja bundar para tamu terhormat dan juga kim hyena tengah menunggu seseorang yang akan menjadi Sponsor untuk konser nanti. Seorang wanita dengan pakaian yang anggun, berambut pendek dan memiliki wajah cantik


datang, lalu mengucapkan salam kepada semua orang yang sudah berkumpul di meja bundar. Betapa terkejutnya kim hyena melihat wanita itu yang ternyata yoon shi-a, yoon shi-a tersenyum melihat kearah kim hyena lalu duduk di tempatnya. Seorang menejer perusahaan tari membuka pembicaraan nya kepada yoon shi-a.


“Terima kasih karena keluargamu dan perusahaan mu telah mau menSponsori konser terbesar kami yang ke-5.” Ucapnya.


“Tidak masalah. Apa dia penari Internasional itu?” ucap yoon shi-a sambil menunjuk ke arah kim hyena.


“Iya!” jawab Pak Manejer.


“Bukankah banyak gosip yang beredar tentang seseorang yang ingin mencelakainya hingga membuatnya hampir kecelakaan?”


tanya yoon shi-a lagi dengan senyum ejeknya.


“Itu memang benar, tapi kenapa?” kata Pak Manejer, ucapan yoon shi-a membuat semua orang yang ada disana bingung terutama kim hyena.


“Dan mungkin saja nanti saat konser, tiba-tiba Nyonya kim hyena mengalami kecelakaan karena orang itu, maaf sebelumnya. Tapi jika itu terjadi maka perusahaan tari akan menahan rasa malu dan mungkin akan bangkrut!” lanjutnya. Semua orang yang ada disana mulai memikirkan perkataan yoon shi-a.


“Aku sarankan bagaimana kalau kita menggantinya dengan penari yang baru?


Bagaimana Nyonya kim hyena, maukah kau meninggalkan gelar mu, ini demi perusahaan tari dan semua orang?” sambil melihat ke arah kim hyena dan tersenyum licik. Kim hyena terseringai, memberanikan diri untuk melawan semua perkataan yoon shi-a.


“Tapi aku tidak akan pernah mengundurkan diri!” balas kim hyena datar, semua orang yang ada disana langsung menoleh ke arah kim hyena. Yoon shi-a mendengar ucapan kim hyena, dia menoleh kearahnya dengan tatapan tajamnya ke arah kim hyena.


“Kau melupakan satu hal tentang diriku..


Nyonya yoon shi-a. Mungkin orang itu akan terus membuatku celaka, tapi aku tidak selemah yang kau pikirkan. Nyonya yoon shi-a.” Kini kim hyena mencoba melawan yoon shi-a balik.


“Benar! selama ini aku hanya diam dan menerima perlakuan buruknya, tapi sekarang aku akan melawannya! Dan, jika aku mau. Aku akan membalasnya dua kali lipat atas semua yang dia perbuat padaku.” Lanjut kim hyena.

__ADS_1


“Lalu kenapa kau tidak membalasnya?” tanya yoon shi-a yang masih tersenyum licik.


“Aku hanya menunggu waktu! Tapi sepertinya... Kau ingin sekali mengambil gelar ku! Melihat matamu kau ingin sekali melengserkanku dari gelar menariku!” jawaban kim hyena membuat yoon shi-a terdiam dan menatap penuh amarah. Suasana menjadi genting dengan perdebatan mereka berdua, sedangkan yang lain hanya melihat saja.


“Bagaimana Nyonya yoon shi-a, ini sudah tidak perlu di khawatirkan lagi. Apa kau mau terus melanjutkan kerja sama kita, jika kau berhenti maka tidak masalah, tapi perusahaan kami tidak akan rugi malah perusahaan Anda yang akan mengalami kerugian besar!!” ucap kim hyena tersenyum.


Yoon shi-a menatap kim hyena dengan penuh amarah, tangannya mengepal ingin rasanya memukul sesuatu. Tidak ada pilihan lain, yoon shi-a memilih menerima kontrak itu, karena ini juga menyangkut perusahaan dari keluarganya.


***


Selesai debat kim hyena berjalan keluar dari ruang tersebut, tapi yoon shi-a menarik lengan kim hyena dengan kasar dan membalikan tubuh kim hyena menghadap ke arahnya.


“Jangan sombong dulu kim hyena, aku akan membuatmu menderita. Apa kau pernah memikirkan apa kesalahanmu ha...” Bentak yoon shi-a. Kim hyena menepis tangan yoon shi-a.


“Aku tidak tahu dan tidak peduli apa kesalahanku, yang aku tahu aku akan berusaha melawan mu dan menghentikan mu yoon shi-a, meski kau dulu adalah temanku.” Balas kim hyena, lalu pergi meninggalkan yoon shi-a yang masih terdiam dengan amarah. Kim hyena yang sudah berada di luar, kini dia berdiri di samping mobil yang ia sewa untuk kembali pulang, kim hyena berpegangan di samping mobil, rasanya hati kim hyena sangat sakit karena dia baru saja melawan sahabatnya sendiri, meski ini semua terpaksa dia lakukan.


“Aku tidak ingin melakukan ini semua, aku, aku tidak bisa melawan sahabatku sendiri, tidak bisa!” gumam kim hyena memegang dadanya yang terasa sesak. Tiba-tiba ponsel berdering, kim hyena melihat ponselnya, ternyata kim leonard.


“Ada apa?” tanya kim hyena.


“Kau tidak apa?” tanya balik kim leonard yang seolah tahu kondisi kim hyena saat ini.


“Iya, aku baik-baik saja!” jawab kim hyena.


“Benarkah, tapi aku melihatmu sepertinya tidak baik-baik saja!” ucap kim leonard membuat kim hyena terkejut. Seketika kim hyena menoleh ke kanan dan kiri, mencari keberadaan seseorang.


“Kau mengikuti ku?” tanya kim hyena.


“Tidak, aku hanya asal menebak! Karena suara nafasmu yang seperti habis berlari!” jawab kim leonard. Kim hyena langsung mematikan telfonnya, dan segera masuk kedalam mobil, dia tidak ingin bicara dengan kim leonard saat ini.

__ADS_1


__ADS_2