MEMORY [INGATAN]

MEMORY [INGATAN]
DENDAM.


__ADS_3

Dengan segera Yoon Shi-a menghampiri Lee Jae Hoo yang sedang tergeletak lemah dan di penuhi darah. Yoon Shi-a menaruh kepala Lee Jae Hoo ke pangkuannya sambil menangis menjadi-jadi.


“Chagia...! (Sayang)! Bangunlah... Aku mohon!” ucap Yoon Shi-a. Bibi Yoona yang melihat Lee Jae Hoo tertabrak mobil Kim Hyena, terkejut. Sedangkan Kim Hyena terdiam syok dengan apa yang terjadi di depannya. Mata Kim Hyena mulai berkaca-kaca, seluruh tubuhnya juga gemetar.


“Bibi Yoona.. Aku— Aku menabraknya bibi!” ucap Kim Hyena yang masih gemetar. Bibi Yoona tahu kalau Kim Hyena berusaha mengerem mobilnya, tapi ternyata rem nya blong.


“Tidak apa, semua akan baik-baik saja, kau tidak sengaja!” ucap bibi Yoona, lalu mengajak Kim Hyena keluar dari mobil. Yoon Shi-a yang melihat Kim Hyena keluar dari mobil, amarahnya mulai menjadi lagi.


“Kau. Kenapa kau menabraknya? Aku— Aku akan melaporkanmu kepada polisi kim hyena..” Teriak Yoon Shi-a yang kini marah besar kepada Kim Hyena. Kim Hyena hanya diam dan menunduk tidak mengatakan satu kata pun.


“Yoon Shi-a jangan laporkan Kim Hyena ke polisi, ini semua hanya salah paham.” Ucap


bibi Yoona memohon kepada Yoon Shi-a.


“Salah paham kata bibi? Jelas-jelas aku melihat Kim Hyena menabrak Lee Jae Hoo, jika dia tahu bahwa di depan ada orang kenapa dia tidak rem?” ucap Yoon Shi-a, amarahnya mulai meledak.


“Apa bibi tahu kenapa Kim Hyena menabraknya? Itu karena dia cemburu melihatku akan menikah dengan Lee Jae Hoo!” teriak Yoon Shi-a. Kim Hyena sempat terkejut dengan ucapan Yoon Shi-a, tapi untuk saat ini, dia merasa bahwa seluruh tubuhnya tidak bisa bergerak, karena rasa gemetarnya juga syok nya, karena ini pertama kalinya bagi Kim Hyena menabrak seseorang. Bibi Yoona hendak mengatakan kalau rem mobil Kim Hyena tiba-tiba blong, tapi tangan Kim Hyena meraih tangan bibi Yoona, dan menggelengkan pelan kepalanya.


“Seharusnya aku lebih berhati-hati tadi.” Ucap Kim Hyena yang masih menangis. Yoon Shi-a bertambah marah karena dia tidak mendengar Kim Hyena meminta maaf. Ambulan dan polisi pun datang membawa Lee Jae Hoo dan Kim Hyena.


***


Rumah sakit.


Didalam rumah sakit, keluarga Lee Jae Hoo dan Yoon Shi-a menunggu kabar dari dokter. Dan saat dokternya keluar, dokter itu mengatakan bahwa Lee Jae Hoo tidak bisa di selamatkan,


Mereka semua terkejut, begitu juga Yoon Shi-a yang telah ditinggalkan oleh orang yang sangat ia cintai.


“Ani, andwae (tidak, tidak mungkin)!” ucap Yoon Shi-a menangis di pelukan ibunya. Dia merasa terpukul dengan kabar kematian orang yang dia cintai.

__ADS_1


“Eomeoni wae geunyeoga nal tteonass-eo,


eomeoni (ibu, kenapa dia meninggalkanku,


ibu)?” ucap Yoon Shi-a histeris.


“Biarkan aku pergi, aku akan memberi pelajaran untuk Kim Hyena ibu.” Ucap Yoon Shi-a yang hendak pergi, tapi kepergiannya di cegah oleh ibunya.


“Jangan lakukan hal konyol, ini hanya kecelakaan Yoon Shi-a!” bentak ibunya, lalu mencoba menenangkan putrinya tersebut.


***


Disisi lain. Kim Hyena terbebas karena tidak bersalah,


polisi menemukan bahwa kabel rem nya sengaja di putus oleh seseorang dan saat mencari sidik jari,ditemukan sama dengan sidik jari Lee Jae Hoo. Tapi Kim Hyena menyuruh untuk di rahasiakan. Di rumah Lee Jae Hoo banyak orang berdatangan dan turut berduka cita, Yoon Shi-a masih menangis. Banyak orang disana yang sedang bergosip tentang kemalangan Yoon Shi-a.


“Sayang sekali, mereka tidak jadi menikah!”


“Kenapa kau kemari dan bukannya di penjara


wae.. Wae.. (kenapa.. Kenapa.. )?” teriak Yoon Shi-a.


“Pergilah dari sini Kim Hyena. Aku tidak ingin melihatmu dan aku sangat membencimu!” Yoon Shi-a menarik Kim Hyena dan membawanya keluar. Kim Hyena menangis dan menoleh ke arah Yoon Shi-a yang tengah pergi.


“Imo, eotteohge (bibi, aku harus bagaiman)? Yoon Shi-a membenciku bibi!” Kim Hyena menangis di pelukan bibi Yoona.


***


Setelah sampai di rumah ibu Yoon Shi-a ingin mengatakan sesuatu pada anaknya.

__ADS_1


“Yoon Shi-a dengarkan ibu baik-baik, hari ini ibu akan pergi ke Amerika untuk urusan bisnis dan kau disini jangan berbuat hal yang aneh dan jangan nekat, ibu tidak akan membantumu jika kau salah!” jelas ibu Yoon Shi-a. Yoon Shi-a menghiraukan ucapan ibunya karena dia sekarang sudah di penuhi ke dendam. Lalu ibu Yoon Shi-a berangkat ke Amerika.


***


Di kediaman Kim Hyena, Kim Hyena berdiri di sofa ruang tamunya sambil melamun, sedangkan bibi Yoona pergi ke rumah bibi Channa dan menceritakan semua yang telah terjadi. Tiba-tiba lamunan Kim Hyena berhenti karena tamparan keras mendarat di pipinya, Kim Hyena terkejut dan memegang pipinya yang terasa panas karena tamparan yang di berikan Yoon Shi-a.


“Yoon Shi-a.” Ucap Kim Hyena terkejut melihat Yoon Shi-a datang ke rumahnya.


“Apa kau senang, kau bahagia? Kenapa harus dirimu yang selalu merebut kebahagiaanku kenapa?” bentak Yoon Shi-a, Kim Hyena hanya bisa menangis sambil memegang pipinya.


“Kau tidak akan bisa mengembalikan kebahagiaanku dan juga kehormatan keluargaku?” lanjut Yoon Shi-a yang kini matanya mulai berkaca-kaca.


“Lalu apa yang kau inginkan?” tanya Kim Hyena.


“Kematian!” balas Yoon Shi-a.


Kim Hyena tidak tahu apa maksud yang di bicarakan Yoon Shi-a.


“Apa maksudmu?” tanya Kim Hyena.


“Iya. Jika kau membunuh orang yang aku cintai, maka kau juga harus merasakannya Kim Hyena!” ucap Yoon Shi-a.


“Aku sudah memendam rasa iri ku kepadamu sejak kita umur 13 tahun, karena kau selalu merebut semua kebahagiaanku menjadi penari terkenal, padahal kau tahu, itu adalah impianku, lalu tiba-tiba kau ikut lomba dan menang, sedangkan aku kalah, lalu aku mencoba melupakannya dan kembali berteman denganmu.” jelas Yoon Shi-a.


“Tapi kau malah membunuh calon suamiku tepat di hari pernikahanku, kau menghianati ku kau suka dengan Lee Jae Hoo 'kan, maka dari itu kau membunuhnya dan melarang ku untuk menikahinya.” Lanjut Yoon Shi-a. Kim Hyena menggeleng pelan, lalu Yoon Shi-a melempar kotak yang berisi gaun miliknya yang terkena darah Lee Jae Hoo. Yoon Shi-a pergi dan ber pas-pasan dengan bibi Yoona. Bibi Yoona terkejut melihat Kim Hyena yang tengah duduk di lantai sambil meraih kotak tersebut.


“Gwaenchan-a (kau tidak apa-apa)? kenapa dia kemari?” tanya bibi Yoona.


“Dia sangat membenciku bibi!” jawab Kim Hyena yang berdiri dan pergi masuk ke kamarnya sambil membawa kotak tersebut.

__ADS_1


Bibi Yoona tahu bahwa saat ini hati Kim Hyena sedang tidak baik, dia memilih memberi ruang untuk Kim Hyena.


__ADS_2