
"Aku akan membawa kamu ke suatu tempat..Aku harap kamu suka" Jawab Lian sambil melajukan mobil nya..
Setiba nya di tempat tujuan,Claudya begitu tercengang melihat apa yang ada di depan mata nya...
"Lian ini maksud nya apa..?" Tanya Claudya penasaran..
***
"Lian ini maksud nya apa..?" Tanya Claudya penasaran,didepan mata nya terdapat sebuah meja dan dua buah kursi,lengkap dengan makanan dan minuman kesukaan Claudya..
Selain itu dari luar tempat tersebut terhampar indah ombak yang menari nari indah..
"Claudya,nanti aku jelas kan,mendingan sekarang kita duduk dulu,dan isi perutmu..Aku tau kamu pasti lapar kan..??" Ajak Lian menggandeng tangan Claudya..
Claudya yang tercengang lalu menuruti apa yang diperintah kan Lian..
"Claudya apa kamu menyukai nya..?" Tanya Lian saat mereka sudah sama sama duduk ditempat masing masing..
"Lian,kamu menyiapkan ini semua untuk ku..?" Tanya Claudya balik tanpa menjawab pertanyaan dari Lian dan bahasa yang sebelum nya lo gue menjadi aku kamu..
"Ya..Tentu..Aku yang sudah menyiapkan ini semua..Apa kamu tak menyukai nya..??" Tanya Lian sedikit cemas..
"Lian..Ini sangat indah...Aku sangat menyukai nya.." Jawab Claudya dengan senyuman yang begitu manis..
"Aku senang kamu menyukai nya Claudya..Aku sempat berfikir kalau kamu tidak akan menyukai nya.." Seru Lian..
"Tapi,kenapa kamu menyiapkan ini semua..?" Tanya Claudya yang dari tadi penasaran..
"Ahhh iya,lebih baik kita makan dulu..Nanti akan aku jelaskan.." Ajak Lian menyuruh Claudya makan..
"Ok..Baik lah..Kamu berhutang kepada ku.." Ucap Claudya sambil menunjuk Lian...
Saat mereka berdua sudah selesai makan,Claudya menagih janji Lian untuk menjelaskan maksud semua ini...
"Lian,sekarang kita sudah selesai makan,apa kamu bisa menjelaskan semua ini..??" Tanya Claudya kepada Lian..
"Ku kira karena aku sudah memberi mu makan,kamu menjadi lupa.." Jawab Lian bercanda dan melihat kan senyuman nya yang begitu manis..
__ADS_1
"Haha..Mana mungkin aku lupa..Ini begitu manis untuk dilupakan.." Ucap Claudya mengedarkan pandangan nya ke sekeliling ruangan VVIP tersebut..
"Ok baiklah..Karena kamu telah memaksa,aku akan mulai dan aku harap kamu tak akan marah atau benci kepada ku.." Ucap Lian dengan menatap Claudya dengan serius..
"Aku janji.." Balas Claudya singkat..
"Claudya Anastasya Dominic..Aku tau,kita baru saja mengenal satu sama lain..Tapi aku tak tau,rasa itu tiba tiba muncul meski aku si culun ini sudah mencoba untuk menepis nya..Aku tau aku tak pantas untuk mu..Tapi aku tidak bisa menyimpan rasa ini begitu lama lagi..Dada ku begitu sesak saat aku mencoba mengesampingkan perasaan ku pada mu.." Ucap Lian sambil menggenggam tangan Claudya..
Lian lalu berdiri dan berjongkok dengan satu lutut kaki nya ke lantai..
"Huuuhhh...Claudya,andai aku Lian si culun ini melamar mu,apakah kamu mau menerima lamaran ku ini..Apakah kamu mau menikah dengan ku..??" Tanya Lian penuh harap sambil mengeluarkan cincin bertahtakan berlian berbentuk hati di hadapan Claudya...
Claudya yang tak menyangka akan dilamar oleh Lian menjadi kaget dan tak dapat berkata apa apa..
"Lian apa kau serius..?" Tanya Claudya menatap Lian dan mencoba menemukan keseriusan di mata elang Lian yang tetap kelihatan meski memakai kaca mata tersebut..
"Aku serius Claudya..Aku tau ini terlalu cepat..Tapi yakin lah..Jika kita menikah nanti,akan aku pastikan kamu menjadi ratu dalam hidup ku..Akan aku pastikan kamu menjadi wanita satu satu nya dan wanita yang paling beruntung di dunia ini..Claudya percayalah,aku tulus mencintai mu,meskipun kita baru mengenal satu sama lain.." Ucap Lian lagi mencoba meyakinkan Claudya..
Mendengar perkataan Lian,Claudya diam untuk beberapa saat..
'Claudya,kau harus menerima lamaran ku..Jika tidak,akan ku pastikan rencana ku ini gagal total..' Batin Lian menunggu jawaban dari Claudya...
"Baik...Katakan pada papa mu kalau nanti malam,aku Galliano Abraham akan ke rumah untuk melamar mu.." Jawab Lian mantap..
"Kamu serius..? Malam ini..?" Tanya Claudya tak yakin ..
"Yaa..Kenapa tidak.." Jawab Lian lagi lalu berdiri ke kursi nya..
Mereka diam untuk sejenak..
Namun Lian berhasil memecahkan kecanggungan diantara mereka berdua..
"Claudya..." Panggil Lian sambil menatap gadis cantik itu.
"Ya..Kenapa.?" Tanya Claudya..
"Kaki ku kesemutan" Ucap Lian polos..
__ADS_1
Claudya langsung tertawa mendengar ucapan Lian tersebut..
"Kamu ini..Siapa suruh sok..sok romantis begitu.." Ucap Claudya..
"Tapi apa kamu menyukai nya..??" Tanya Lian..
"Ya aku menyukai nya Lian .." Jawab Claudya..
"Lian,kalau seandainya papa ku menolak lamaran mu bagaimana" Tanya Claudya sambil menatap mata Lian..
"Akan aku bawa kabur anak nya" Jawab Lian bercanda..
"Kamu sudah merencanakan sejauh itu..? Tanya Claudya lagi..
"Haha..Claudya,kamu ini begitu lucu..Kalau papa mu menolak lamaran ku,aku akan terus berusaha meyakinkan papa mu..Dan aku yakin beliau akan menerima lamaran ku.." Jawab Lian optimis..
Lian sangat yakin papa nya Claudya pasti akan menerima lamaran Lian..Dan bahkan dia akan sangat senang,karena dia sudah memang berencana untuk menjodohkan putri nya dengan Lian,karena ambisi nya yang begitu besar..
'Aku harap papa ku mau menerima lamaran kamu Lian,karena sebenar nya aku juga sudah jatuh cinta padamu meski kita baru mengenal satu sama lain..' Batin Claudya yang menatap Lian
Sementara sesuai janji Lian kepada Claudya..
Claudya yang sudah di rumah nya itupun langsung mencari papa nya di ruang kerja nya..
Claudya sudah tau kalau papa nya sudah pulang dari luar kota..
Tok..Tok..Tok..
Pintu ruang kerja itu diketuk dan terdengar suara uang menyuruh Claudya untuk masuk..
"Claudya,ada apa sayang..Sini masuk.." Ajak Dominic yang melihat kedatangan putri nya itu..
" Pa..Claudya mau bicara pada papa..Tapi papa jangan marah ya.. Ucap anak semata wayang nya itu sambil memeluk sang papa dari belakang..
"Iya,papa janji..Ada apa sayang..?" Tanya papa nya lagi..
"Pa tadi Claudya dilamar sama seseorang" Ucap Claudya dengan sedikit gugup..
__ADS_1
Saat mendengar perkataan putri nya itu,sontak Dominic menjadi kaget dan berdiri membawa Claudya ke sofa yang ada diruang kerja nya...