Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Memuaskan Nafsu Kakak Ipar
SAHHH!!


__ADS_3

"Claudya..Aku pamit dulu ya..Kamu jaga diri baik baik..Nanti pulang kuliah,aku akan menjemput mu ke kampus.." Pamit Lian kepada calon istri nya itu..


"Ok..Hati hati di jalan Lian" Jawab Claudya dengan senyuman manis nya...


Kemudian mobil sport itu meninggalkan kediaman Dominic yamg mewah itu..


"Lee,kenapa kau tadi mencubit lengan ku?? Tanya Lian kepada asistennya itu..


***


"Maaf tuan muda,tadi saya lihat tuan begitu terpesona dengan nona Claudya,saya takut nanti wibawa tuan muda akan berkurang,makanya saya putuskan untuk mencubit lengan tuan muda agar tuan muda kembali sadar...Sekali lagi saya mohon maaf tuan muda.." Jawab Lee jujur..


"Benarkah begitu Lee..?" Tanya Lian memastikan..


"Benar tuan.." Jawab Lee jujur...


Tak lama kemudian,mobil yang mereka kendarai telah sampai di kantor..


Lian mengerjakan pekerjaannya seperti hari hari sebelumnya,.


"Lee ..Apa kau sudah memesan gedung untuk pernikahan ku lusa..?" Tanya Lian kepada Lee yang sedang mengecek beberapa laporan yang masuk sebelum di tanda tangani Lian..


"Sudah tuan..Saya sudah menyuruh anak buah saya untuk melakukan semua nya..Dan jika sudah selesai,saya akan langsung mengecek nya.." Jawab Lee..


"Bagus Lee..Kau memang bisa di andalkan..Satu jam lagi aku akan pergi menjemput Claudya ke kampus nya..Aku mau kau menyiapkan satu buket bunga mawar peach kesukaan nya.." Ucap Lian memuji kemampuan Lee,dan kemudian ia memberikan tugas lagi kepada Lee..


"Baik tuan..Saya akan memesannya sekarang.." Ucap Lee lalu mengeluarkan ponsel nya dan memesan mawar nya secara online...


Empat puluh lima menit kemudian,bunga pesanan Lian sudah sampai di ruangan nya..


Setelah bunga itu sampai,Lian langsung pergi menuju kampus Claudya..


Claudya yang sudah selesai dengan kuliah nya itu menunggu Lian,di kursi yang ada di dekat parkiran itu..


Ia tampak fokus membaca sebuah buku,sehingga ia tak menyadari kalau Lian sudah berada di sampingnya dengan satu buket mawar peach..


"Claudya.." Panggil Lian yang sudah berubah menjadi culun,dengan satu tangannya,memegang buket bunga dan memberikannya kepada Claudya...


" Lian..Ini untuk ku..?" Tanya Claudya senang...


"Ia..Ini untuk calon istri dan ibu dari anak anak ku.." Jawab Lian menggombal...


"Ih Lian..Kamu pintar ngegombal ya..." Seru Claudya sambil mengambil bunga itu dari Lian,lalu mencium wangi nya..

__ADS_1


"Aku mempelajarinya di internet,agar aku bisa menggombali mu setiap hari Claudya.." Ucap Lian kepada Claudya..


Claudya langsung tersipu malu dengan kata kata dari Lian..Ia tak menyadari kalau dia sudah masuk ke dalam perangkap nya Lian...


'Kena kau..' Lian membatin...


Tak lama kemudian Lian mengantarkan Claudya ke rumah nya..Setelah sampai di rumah Claudya,Lian pamit untuk segera


.


.


Hari ini adalah hari pernikahan Lian dan juga Claudya...


Sebelum pergi ke gedung pernikahan,Lian menyempatkan diri nya untuk pergi ke makam ayah nya yang ia sengaja kuburkan di pemakaman keluarga pribadi nya,yang tak begitu jauh dari rumah nya...


Di sana juga terkubur Mama nya yang lebih dulu berpulang dan juga Ayah nya,di sana juga ada makam kakek dan nenek nya...


Sebelum nya Lian juga berencana akan memindahkan makam Pamannya Ramadan dan istri nya jika semua urusannya dengan Dominic telah selesai...


"Ayah..Hari ini perjalanan baruku akan segera di mulai..Aku harap,aku mampu menjalankan permintaan terakhir mu,yaitu membalaskan dendam mu kepada Dominic...Dia akan membayar apa yang telah ia lakukan kepada keluarga kita selama ini..Ayah,kau tenang saja..Nikmati hari baru mu di sana...Aku sayang Ayah.." Ucap Lian meminta restu kepada Ayah nya..Dan ia juga singgah ke makam ibunya untuk meminta restu dan doa yang sama...


Claudya yang sudah selesai di rias oleh MUA itu,tampak begitu cantik dan menawan...


Tak berapa menit kemudian,Dominic masuk ke tempat di mana putri semata wayangnya berada..


"Claudya.." Panggil sang Papa...


"Papa..Ayo masuk.."Jawab Claudya menoleh ke arah pintu,dimana laki laki paruh baya berjas hitam masuk menghampiri nya...


"Papa kenapa..? tanya Claudya melihat wajah papa nya sedikit sedih..


"Papa gak papa sayang..Cuma papa agak sedikit sedih saja,di hari bahagia kamu ini,mama gak ada di samping kamu..Dan selain itu papa juga tidak menyangka,gadis kecil papa yang selalu merengek minta ikut sama papa ke kantor dulu sekarang sudah besar dan akan segera menikah..." Ucap Dominic dengan mata berembun ...


"Papa...Semua sudah ada takdir nya..Makasih ya pa,papa dan mama selama ini sudah memberikan yang terbaik untuk Claudya..Claudya sayang sama papa.." Claudya menatap papa nya dan air matanya yang sudah menetes..


"Claudya,apa kamu mencintai Lian ..?" Tanya Dominic ...


"Iya pa...Claudya mencintai Lian..Sangat mencintai Lian..Meskipun kami baru saja mengenal satu sama lain,Claudya tau Lian adalah laki laki baik seperti papa...Claudya minta restu ya pa..Restui Claudya agar pernikahan Claudya langgeng hingga maut memisahkan" Jawab Claudya meminta restu...


"Papa restui mu nak...Sangat merestui mu.." Balas sang papa memeluk putri nya...


Ceklek

__ADS_1


Pintu kamar pun di buka,dan terlihat Rangga asisten nya Dominic masuk ke ruangan dimana ayah dan anak itu masih saling berpelukan..


"Maaf bos saya mengganggu..Para tamu sudah para berdatangan..Dan penghulu juga sudah menunggu di bawah..Selain itu Lian dan rombongannya juga sudah sampai barusan..Apa Nona Claudya sudah siap..??" Tanya Rangga kepada bos nya itu..


"Kamu sudah siap sayang" Tanya Dominic bertanya kepada sang anak..


"Iya pa..Claudya sudah siap.." Jawab Claudya mantap...


"Ya sudah..Kalau begitu mari kita ke bawah.." Ajak Dominic kepada putri dan juga istrinya Lola yang dari tadi menemani Claudya di rias..


Lian yang sudah duduk di depan penghulu itupun terpana saat melihat Claudya dengan gaun pengantinnya turun di temani oleh Mama Lola dan juga papa nya Dominic calon mertua nya..


Ia terlihat begitu cantik dan anggun dengan baju pernikahan yang ia kenakan..



'Claudya kamu sungguh cantik..' Batin Lian saat melihat ke arah Claudya tanpa berkedip..


Lee yang melihat tuannya itu langsung menghampiri dan membisikkan sesuatu ke telinga nya..


"Maaf tuan..Mata anda bisa kering kalau anda melihat Nona Claudya tanpa berkedip seperti itu.." Bisik Lian yang membuat ia sadar seketika..


Lian melihat tajam ke arah Lee...Lian yang saat ini tampil dengan pakaian serba putih senada dengan Claudya,tampak gagah dan tampan tanpa tambahan kaca mata culunnya ..


Ia hadir dengan Lian yang sesungguh nya..


Lian yang tampan,berwibawa,dan macho..


Claudya perlahan turun dan berjalan ke arah Lian..Begitupun dengan Claudya,ia juga terpana dengan ketampanan Lian hari ini..


Ia tak menyangka jika Lian yang culun itu ternyata sangat tampan dan rupawan..


Setelah mereka sama sama duduk,pak penghulu pun menanyai pasangan itu apakah mereka sudah siap apa belum..


"Bagaimana??Apa kalian siap..?" Tanya penghulu..


"Siap pak.." Jawab Lian mantap,sedangkan Claudya hanya mengangguk karena gugup...


"Baik,kalau gitu kita mulai ya..." Balas penghulu dan dan langsung memulai ijab kabul nya..


"Saya terima nikah dan kawinnya Claudya Anastasya Dominic binti Dominic Roberto dengan mas kawin uang sebesar lima ratus juta lima ratus lima puluh lima ribu dan seperangkat alat solat di bayar tunai.." Jawab Lian lantang satu tarikan nafas menyambung ijab kabul yang sebelumnya diucapkan oleh Dominic...


"Bagaimana??" Tanya penghulu mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan tersebut..

__ADS_1


__ADS_2