
Hingga di suatu pagi,ada seseorang tak di kenal mengantar Loli pulang dengan keadaan sudah depresi berat...
Ia terus saja mengucapkan kata kata jangan sentuh saya..Saya mohon..Terus Loli juga sering mengucapkan kalau ia sudah tidak perawan..
keperawanan nya di ambil oleh Dominic ucap nya..
Karena kejadian itu,keluarga memutuskan membawa Loli ke rumah sakit jiwa,karena menurut psikolog Loli telah mempunyai gangguan mental..
***
Hati Lola begitu sedih melihat kakak satu satunya menjadi hancur seperti itu..
Ditambah lagi dengan kedua orang tua nya meninggal karena sakit memikirkan putri nya Loli..
Tak lama kemudian akhirnya kedua orang tua Lola memutuskan untuk bunuh diri,dan mereka meninggalkan sepucuk surat untuk putri nya Lola..
Surat tersebut berisi wasiat agar ia selalu menjaga menjaga kakak nya Loli dan mencari laki laki yang sudah memperkosa kakak nya,dan meminta pertanggung jawaban,karena pada saat itu Loli hamil,dan melahirkan di rumah sakit jiwa..
Sedangkan anak nya di titipkan oleh kedua orang tua mereka ke panti asuhan dekat dengan rumah sakit jiwa tersebut..
Sejak kejadian itu Lola bertekad akan mencari Dominic,dan menuntut keadilan kepada nya..
Lola dan Dominic yang sudah sampai di apartemen pun memutuskan untuk istirahat..
Saat Dominic hendak menyusul Lola tidur ke ranjang,Lola langsung menolak nya,karena mereka belum menikah..
"Baik Lola sayang..Aku akan sabar sampai besok..Aku akan tidur di sofa.." Ucap Dominic yang langsung mengambil selimut dan bantal di lemari,lalu tidur di sofa..
"Terima kasih mas,karena sudah mau mengerti" Ucap Lola tersenyum..
.
.
"Saya terima nikah dan kawinnya Lola Rahmadani Binti Ramadan dengan mas kawin uang tunai sebesar satu milyar di bayar tunai" Ucap Dominic dengan lantang,yang menandakan kalau Lola sudah resmi menjadi istri nya..
Lola pun mencium tangan Dominic sebagai bakti nya kepada suami..
Saat acara pernikahan mereka ,disitu juga ada putri kesayangan nya yaitu Claudya dan juga calon suami nya yang tak lain adalah Lian..
Saat Lian menyalami calon mertua nya dan juga istri baru nya yaitu Lola,tiba tiba Lian kaget dan teringat sesuatu...
__ADS_1
'Perasaan gue pernah ketemu dengan perempuan ini..Tapi dimana ya..?' Batin Lian sambil menatap Lola yang berarti juga calon mertua nya ini...
Begitupun dengan Lola..Dia merasa tidak asing saat melihat wajah nya Lian..
Mereka sama sama menerka nerka kira kira bertemu dimana..Tapi pikiran mereka masing masing langsung terbuyar saat foto grafer menyuruh mereka semua untuk berfoto..
Setalah acara nikahan Dominic yang dadakan itu selesai,Lian pamit kepada Claudya dan kedua mempelai untuk pulang,karena ada pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan..
Setiba nya dimobil,Lee yang juga ikut mendapat perintah dari Lian untuk mencari tau tentang istri dari Dominic tersebut..
Ia merasa tak asing dengan perempuan tersebut..
Saat Lian melihat kan foto nya ke Lee,Lee terkejut,karena ia sangat mengenal perempuan tersebut..
"Tuan muda,Saya sangat mengenal perempuan ini..Bagaimana anda bisa tidak mengenal nya.." Ucap Lee kepada Lian..
"Kau mengenal nya Lee..? Dan kenapa kau bertanya seperti itu pada ku..??" Tanya Lian heran..
"Apa dulu nya tuan besar tidak memberi tahu tuan muda..?" Ucap Lee yang membuat Lian tambah penasaran..
"Tidak..Lee kau jelaskan kepada ku sekarang..!" Perintah Lian..
"Huhhh...Begini tuan muda..Lola itu adalah anak dari bapak Ramadan,kakak kandung dari tuan besar..Namun ia memilih hidup dengan sangat sederhana,karena ia tidak mau masuk ke dalam bisnis mafia yang didirikan oleh kakek anda..Pak Ramadan memilih pergi tanpa membawa sepersen pun uang dam fasilitas uang diberikan kakek anda sejak ia berusia dua puluh dua tahun..Awal nya kakek anda tidak mengizinkan nya,tapi pak Ramadan tetap bersikeras untuk pergi dengan syarat ia harus tetap memberi kabar kepada kakek anda minimal satu kali dalam seminggu...
Nah dari pernikahan mereka itu,lahirlah dua orang putri..
Yang pertama nama nya Loli Agustin Ramadan dan yang kedua Lola Rahmadani..Nah yang di foto ini adik nya Loli,yaitu Lola,sedangkan Loli sekarang di rumah sakit jiwa tuan.."Ucap Lee menjelaskan semua nya kepada Lian..
Betapa terkejut nya Lian saat mendengarkan cerita dari Lee tersebut..
"Apa..?? Berarti pak Ramadan adalah paman saya,dan Lola adalah sepupu saya..?" Tanya Lian penasaran..
"Iya tuan muda..Anda betul sekali.." Ucap Lee..
"Tapi kenapa tak ada yang memberi tau ku Lee..?" Tanya Lian lagi penasaran..
"Mungkin,anda terlalu sibuk tuan muda..Kita ambil positif saja.." Jawab Lee..
"Kau bilang kakak nya Lola masuk rumah sakit jiwa..?Kenapa..?" Tanya Lian penasaran..
"Dulu saat pak Rahmad terlilit hutang,Loli di bawa paksa oleh si pemberi hutang,dan di perkosa..Tak lama setelah itu Loli menjadi frustasi dan gila tuan.." Ucap Lee membuat Lian sangat terkejut..
__ADS_1
"Apa kau tau siapa yang melakukannya.." Tanya Lian dingin..
"Saya tidak tau tuan muda.." Jawab Lee.
"Baik..Kalau begitu kau cari tau siapa pelaku nya dan bawa kepada ku.." Perintah Lian kepada Lee..
"Maaf tuan muda,kenapa tidak kita coba saja bertanya kepada Lola..? Saya rasa dia mengetahui semua nya.." Ucap Lee memberi ide..
"Kau memang pintar Lee" Puji Lian kepada asisten nya itu..
"Terima kasih tuan muda" Balas Lee ..
"Tapi bagaimana cara nya Lee.." Tanya Lian masih bingung..
"Tenang tuan muda..Kalau masalah biar saya yang mencari tau nya sendiri kepada pak Ramadan.." Ucap Lee kepda Lian..
"Kenapa tidak dari dulu kau mencari tau nya Lee..?" Tanya Lian..
"Sebenar nya dulu saya dan tuan besar sudah mencari tau tuan..Tapi pak Ramadan datang dan melarang kami untuk melanjutkan nya..Beliau tidak mau kalau anaknnya Lola yang akan menjadi korban selanjut nya,karena menurut pengakuan nya,orang yang telah memperkosa Loli ini begitu kejam,dan mata mata nya ada di mana mana.." Jelas Lee..
"Ok,,Kalau begitu kau cari tau lah..Nanti kabari aku setiap perkembangan nya.."Perintah Lian..
"Baik tuan.." Balas Lee singkat..
Tak lama kemudian,kedua nya telah sampai di rumah utama milik Lian..
Lee yang sangat lelah memutuskan untuk istirahat di kamar nya di rumah itu..
Sementara Lian memutuskan mandi dan beristirahat...
Begitupun dengan Claudya yang sudah pulang kerumah nya...Ia pun memilih mandi dahulu lalu beristirahat..
Sedangkan Dominic yang saat ini sudah resmi jadi seorang suami dari Lola ,baru saja akan memulai perjalanan panjang nya mengarungi setiap inci dari tubuh gadis cantik itu di sebuah hotel bintang lima uang ia sudah pesan untuk malam panjang nya itu..
Di dalam kamar hotel yang mewah itu,Lola tengah duduk di meja rias dengan balutan baju tidur nya yang tertutup di luar dan begitu transparan jika gaun bagian luar nya itu dilepas..
Dominic yang baru selesai mandi langsung menghampiri Lola di meja rias tersebut..
Ia keluar menggunakan handuk putih yang melilit di pinggang nya,membiarkan dada bidang nya terekspos sempurna..
Meskipun Dominic sudah cukup berumur,tapi ia masih memiliki tubuh yang kekar dan atletis..
__ADS_1
Ia juga masih mempunyai stamina bak anak muda yang sedang di mabuk asmara..
"Apa kau sudah siap sayang..?" Bisik Dominic di telinga Lola,yang membuat gadis cantik itu menjadi merinding..