
Mendengar ucapan Lee,Loli mengangkat kepala nya dan melihat ke arah Lian dan juga Lee secara bergantian..Namun tiba tiba ia menangis...
***
"Loli kamu kenapa menangis..?" Tanya Lian penasaran...
Loli tak menjawab,namun tiba tiba Loli sujud di hadapan Lian sambil meminta tolong...
"Tolong..Tolong aku..Aku mohon..Jangan sentuh aku..Aku janji akan membayar hutang kedua orang tua ku..Tapi aku mohon tuan..Jangan sentuh aku.."
"Loli stop hentikan...Ini aku Lian sepupu mu..Loli katakan siapa yang sudah berbuat tak senonoh kepada mu,agar aku lebih mudah mencari pelaku nya dan meminta pertanggung jawaban dari nya..." Ucap Lian membujuk Loli...
"Jangan...Aku mohon jangan sentuh aku.." Loli terus saja menyebutkan kata kata itu...
"Loli aku mohon katakan siapa pelaku nya..Apa kamu gak kasihan melihat anak mu hidup sendirian di panti asuhan..?" Ucap Lian lagi kepada Loli..
Mendengar kata anak,Loli menjadi diam dan termenung...
"Anak...Aku punya anak...Mana..Mana anak ku..Aku mau bertemu anak ku..Sayang kamu di mana nak.." Ucap Loli sambil menangis...
"Loli aku janji akan mempertemukan kami dengan anak mu,tapi kamu harus katakan dulu siapa pelaku nya..Siapa ayah dari anak itu..Ayo katakan padaku agar aku bisa membantu mu.." Ucap Lian...
"Dia...Dia...Tuan.." Perkataan Loli terhenti dan ia kembali menangis..
"Dia siapa Loli..Kamu jangan takut..Ada aku sepupu mu yang melindungi mu..Aku janji.." Bujuk Lian...
"Dia Tuan Dominic..Dia telah memperkosa ku..Menyakiti ayah dan ibu ku..Aku mau bertemu ayah dan ibu ku..aku mau bertemu anak ku..Aku mau bertemu mereka..Ayah..Ibu..Lola..Dan anakku.." Ucap Loli ..
Lian dan Lee kaget mendengar pengakuan Loli..
"Dominic..Apa dia Dominic yang sama..?" Tanya Lee penasaran...
Lee yang sudah tau dengan tugas nya mengeluarkan ponsel nya dan melihatkan foto Dominic kepada Loli..
Saat melihat foto Dominic,Loli menjadi tak terkendali..Ia berteriak ketakutan,berlari ke bawah kolong tempat tidur bersembunyi dan berteriak histeris..
Beberapa perawat dan petugas lainnya mencoba menenangkan Loli dan memberikannya suntik penenang...
__ADS_1
Setelah Loli tenang,dan tertidur..Lian dan Lee segera pergi meninggalkan rumah sakit itu,dan langsung ke panti asuhan tempat anak nya Loli di titipkan...
Setelah di beri izin oleh penjaga panti untuk bertemu dengan anak nya Loli,Lian segera memeluk bocah lima tahun tersebut..
"Siapa nama mu boy..?" Tanya Lian kepada bocah tersebut..
"Nama ku Zafran om.. Jawab bocah tersebut memperkenalkan diri nya..
"Nama yang bagus..Berapa usia mu?" Tanya Lian mendekatkan diri kepada Zafran,meskipun ia sudah tau umur anak tersebut..
"Umur saya lima tahun om.." Jawab Zafran seadanya kerena ia masih malu dengan orang yang baru di kenal nya itu..
"Ok..Kalau gitu kamu baik baik di sini..Makan yang banyak agar kau cepat tumbuh besar seperti om.." Ucap Xavier mengusap kepala bocah tersebut...
"Baik om.." Balas Zafran singkat...
"Om punya mainan untuk mu..Om janji akan sering datang kesini untuk melihat mu..Dan setiap kali om datang,berat mu harus bertambah..Nanti Om akan menimbang nya...Kalau beratu berhasil naik,om akan kasih kamu hadiah..Tapi kalau tak naik,om gak akan kasih kamu hadiah...Gimana..." Ucap Lian melihat Zaftan yang kurus kering itu...
"Baik..Siapa takut.." Jawab Zafran yang mulai menerima kehadiran Lian dan Lee...
"Kalau gitu om pamit pulang dulu..Jaga dirimu baik baik.." Ucap Lian pamit kepada Zafran...
Bu panti yang melihat nominal uang yang tertulis di cek itu begitu kaget karena jumlah nya sangat fantastis..
Ia mengucapkan ribuan terima kasih kepada Lee dan juga Lian..
Ia berjanji akan menjaga Zafran dan menggunakan uang tersebut untuk keperluan panti asuhan beserta penghuni nya...
"Kita ke markas" Perintah Lian kepada Lee..
"Baik tuan" Ucap Lee yang langsung melajukan mobil nya ke markas White Angel..
Setibanya di markas,Lian langsung melampiaskan emosi nya ke samsak yang ada di markasnya..
Lee yang yang mengetahui betapa emosi tuan muda nya saat ini hanya membiarkan tuan muda nya itu melampiaskan amarah nya...
Meskipun banyak anggota White Angel lainnya yang bertanya dan heran dengan sikap ketua nya itu,tapi tak satupun dari mereka yang berani bertanya..
__ADS_1
Saat sudah selesai melampiaskan amarah nya..Lian pun segera mandi dan berganti pakaian dengan gaya culun nya...
"Lee kau ikut aku ke rumah Dominic sekarang" Titah Lian dingin..
"Maaf tuan muda..Kalau saya boleh tau untuk apa kita ke sana..?" Tanya Lee yang penasaran dam juga khawatir..
"Aku tau kau khawatir Lee..Aku tak akan berbuat apa apa..Aku hanya minta pernikahan ku di majukan,agar aku bisa dengan cepat membalas perbuatan manusia iblis itu.." Jawab Lian yang tau isi pikiran asisten nya itu...
"Baik tuan muda..Kalau begitu mari kita berangkat..Tapi saya hanya mau mengingatkan,jangan sampai tuan menjadi gegabah..Bermain cantik lah tuan,agar nanti hasil nya akan maksimal..." Ucap Lee memperingatkan Lian...
"Baik..Terima kasih Lee,sudah mengingatkan ku.." Jawab Lian sambil berjalan menuju mobil nya...
Sesampai nya di rumah utama Dominic,ia di sambut oleh Lola sebagai istri sah dari Dominic saat ini...
"Maaf,apa om Dominic nya ada..?" Tanya Lian yang bingung harus memanggil Lola dengan sebutan apa..
"Ada..Mari masuk..Saya panggilkan Mas Dominic dulu" Ucap Lola menyuruh Lee dan Lian masuk...
"Baik..Terima kasih.." Jawab Lian dan Lee yang berlalu masuk mengikuti Lola dari belakang...
Sementara Lee dan Lian menunggu di ruang tamu,Lola pergi ke kamarnya di lantai dua rumah itu..
Ia kemudian memanggil Dominic yang baru saja keluar dari kamar mandi membersihkan tubuh nya dari sisa pertempuran ranjang nya dengan Lola beberapa jam yang lalu..Ia baru mandi karena tertidur sesaat,sedangkan Lola sudah mandi dari tadi...
"Mas,dibawah ada calon menantu mu Lian dan asistennya" Ucap Lola kepada suami nya itu...
"Lian dan asisten nya..?Buat apa mereka kesini..?Apa mau menemui Claudya..?" Tanya Dominic penasaran..
"Bukan mas..Dia mau menemui mu..Ayo buruan pasang baju mu,dan temui mereka..Aku akan membuatkan minuman dulu" Jawab Lola menyuruh suami nya bergegas...
"Baik sayang..Kau dulu lah..Aku akan menyusul sebentar lagi.." Jawab Dominic manis..
Tanpa membalas ucapan Dominic,Lola lalu pergi meninggalkan kamar itu dan kembali menemui Lian dan Lee di ruang tamu..
"Sebentar ya..Mas Dominic baru habis mandi..Saya akan buatkan minuman dulu..", Ucap Lola kepada dua laki laki tampan itu...
"Terima kasih..Tak usah repot repot" Jawab Lian sungkan..
__ADS_1
Tak beberapa lama kemudian,tampak Dominic turun dengan pakaian santai nya dari lantai dua..