Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Memuaskan Nafsu Kakak Ipar
Pengakuan Loli


__ADS_3

Meskipun Dominic sudah cukup berumur,tapi ia masih memiliki tubuh yang kekar dan atletis..


Ia juga masih mempunyai stamina bak anak muda yang sedang di mabuk asmara..


"Apa kau sudah siap sayang..?" Bisik Dominic di telinga Lola,yang membuat gadis cantik itu menjadi merinding..


***


Lola mengangguk pelan menandakan ia telah setuju..


Dengan senang hati Dominic membawa Lola ke ranjang yang berukuran King Size itu..


Ia merebahkan Lola dan menciumi bibir ranum gadis itu dengan lembut dan lama kelamaan menjadi menuntut..


Lola yang tidak punya pengalaman apa pun hanya pasrah dengan permainan Dominic..


Dominic yang sudah berpengalaman itu mulai menggerayangi tubuh mulus Lola,tangan nya menyusuri setiap inci bagian tubuh Lola..


Lola yang pertama kali itu merasa terbuai akan permainan Dominic..


Dominic yang sudah dikuasai nafsu itu memberi banyak bekas kepemilikan di tubuh indah Lola,tak terkecuali di bagian dada nya yang menjulang indah itu..


Melihat Lola sudah sangat terbuai,Dominic akhirnya mengakhiri pemanasan tersebut,dan memulai pertempuran yang sebenar nya..


Namun saat Dominic tengah berusaha membuka segel Lola,tiba tiba Lola menangis,sehingga membuat Dominic heran..


"Kamu kenapa sayang hmm.." Tanya Dominic dengan suara nya yang sudah parau itu..


"Sakit mas.." Jawab Lola dan air mata nya pun kembali jatuh..


"Maaf sayang..Mas janji akan lebih pelan lagi..Nanti kalau sakit bilang ya.." Ucap Dominic lembut lalu mengecup sekilas bibir istri nya itu..Kemudian Dominic kembali berusaha menaklukan kepemilikan Lola..


"Mas sakit.." Lirih Lola kembali,dan saat itu juga Dominic kembali menghentikan usaha nya ..

__ADS_1


Dominic akhir nya kembali menciumi istri nya itu,lalu mengajak nya bicara,agar Lola merasa lebih rileks seraya sambil berusaha pelan pelan..


Saat Dominic merasa Lola sudah lebih tenang,dengan satu kali hentakan,akhirnya Lola buka segel juga..Itu terlihat jelas pada darah yang mengalir dari kepemilikan Lola,yang juga mengenai senjata Dominic..


"Ahh mas sakit" Lirih Lola,kali ini ia begitu merasakan sakit yang sangat di kepunyaannya...


"Maaf sayang,tapi mas sudah berhasil kok..Kita jeda sebentar ya,kalau sudah mendingan beri tau mas.." Ucap Dominic kepada Lola..


Dengan kepemilikan dua insan yang masih saling menyatu itu,Dominic dan Lola saling tatap tatapan satu sama lain..


Mereka larut dalam pikiran masing masing..


"Mas,aku sudah mendingan" Jawab Lola dengan nafas yang memburu..


Tanpa menunggu lagi,Dominic pun mulai aksinya,ia menciumi Lola,dan tangan nya melakukan aktifitas lainnya..Sedangkan senjata nya mulai ia gerakkan maju mundur secara perlahan,namun makin lama makin dalam dan cepat..


Ini adalah pengalaman pertama bagi Lola..Ia tampak sangat menikmati permainan Dominic..


Tak terlintas di benak Lola mengenai balas dendam nya kali ini..


Setelah kedua insan itu sama sama sudah mencapai puncak nya surga dunia,mereka akhirnya sama sama tidur terlelap saling berpelukan..


Sedangkan di tempat lain Lian sedang mendengarkan penjelasan Lee yang sengaja menemui nya saat tengah malam begini..


"Ada hal penting apa yang ingin kau sampaikan sehingga kau rela datang malam malam begini..? Tanya Lian kepada Lee..


"Maaf kalau sudah mengganggu tuan..Tapi rasa nya saya tidak bisa menunggu besok lagi untuk mengatakannya,karena mungkin bagi tuan muda ini sangat penting sekali.." Ucap Lee tenang...


"Katakan" Perintah Lian singkat...


"Begini tuan..Menurut informasi yang saya dapatkan,paman anda Pak Ramadan dan istrinya ternyata telah meninggal dunia karena bunuh diri.." Ucap Lee tenang..


"Bunuh diri..??Tapi kenapa..?" Tanya Lian kaget dan penasaran menjadi satu..

__ADS_1


"Pak Ramadan dan istri nya bunuh diri karena mereka merasa sebagai orang tua telah gagal menjaga anak anak nya,dan ia juga tidak sanggup melihat Loli yang kondisi nya semakin lama semakin memburuk saja..Dan ditambah lagi ia tak sanggup jika melihat cucu pertama nya harus hidup dan besar di panti asuhan..!" Jelas Lee kepada Lian..


"Cucu..??Siapa yang punya anak tersebut..?" Tanya Lian yang makin penasaran..


"Dia adalah anak dari Loli tuan,Loli melahirkan anak laki laki dari orang yang telah memperkosa nya..Dan sekarang anak itu berada di panti asuhan dekat rumah sakit jiwa tersebut..Sedangkan umur anak itu sekarang sudah lima tahun.." Jawab Lee menjelaskan lebih kepada Lian...


"Kurang ngajar sekali laki laki itu..Dia telah berani menyia nyiakan anak keturunan Abraham..Aku sendiri yang akan mencari laki laki itu dan membalas semua perbuatan nya kepada sepupu ku itu.." Ucap Lian sangat marah..


"Lee,besok kita akan ke rumah sakit jiwa itu..Dan juga kita akan ke panti asuhan tempat anak nya Loli di titipkan..Untuk sementara,biarkan saja anak itu di panti asuhan ..Pastikan ia mendapat makan dan kehidupan yang baik di sana..Setelah aku menemukan siapa pelaku nya,aku akan membawa anak itu tinggal di sini.." Ucap Lian..


"Baik tuan,besok saya akan mengantar anda..Kalau begitu saya pamit pulang" Ucap Lee lalu meninggalkan rumah mewah itu..


Keesokan hari nya Lee dan Lian sudah sampai di rumah sakit jiwa,dimana sepupu nya itu di rawat selama ini..


Setelah berbicara dengan perawat di sana,mereka akhirnya bertemu dengan Loli di sebuah ruangan yang hanya ada Loli di dalam nya..


Saat pintu kamar di buka,terlihat seorang wanita yang sedang duduk dengan memeluk kedua kaki nya di sudut ruangan itu..


"Jangan sentuh aku..Aku mohon..Jangan tuan.." Kata kata itu selalu di ucapkan oleh wanita yang bernama Loli itu..


Lee dan Lian menghampiri Loli ke sudut tersebut..


Dengan hati hati Lian mengenalkan dirinya kepada Loli,karena takut jika Loli akan mengamuk seperti yang perawat ucapkan kepada nya..


"Hai Loli..Kenalkan nama saya Lian,saya adalah sepupumu..Mungkin kita baru pertama kali ini bertemu,karena saya baru tau tentang keberadaan mu.."


Ucap Lian memperkenalkan diri nya,namun tak di jawab oleh Loli...


Loli tetap saja berbicara dengan sendiri nya..


"Biar saya yang coba tuan.." Ucap Lee menawarkan diri..


"Hai Loli,saya Lee,asisten nya tuan Lian..Saya mau bertanya,maaf kalau sedikit lancang ya..Huuhh...Loli saya mau tau siapa yang sudah memperkosa anda..Saya mohon bantuan nya,agar kami bisa menangkap pelaku nya.." Ucap Lee terus terang...

__ADS_1


Mendengar ucapan Lee,Loli mengangkat kepala nya dan melihat ke arah Lian dan juga Lee secara bergantian..Namun tiba tiba ia menangis...


__ADS_2