Memuaskan Nafsu Kakak Ipar

Memuaskan Nafsu Kakak Ipar
Satu Rencana Lian Berhasil


__ADS_3

Tak beberapa lama kemudian,tampak Dominic turun dengan pakaian santai nya dari lantai dua..


***


"Lian..Lee..? Ada apa..?" Tanya Dominic menuju ke ruang tamu tempat Lian dan Lee duduk..


Lian dan Lee langsung berdiri dan bersalaman dengan Dominic...


Disaat itu juga,Lola datang membawakan minuman untuk Lian,Lee,dan juga suami nya Dominic..


"Sayang,duduk di sini saja..Gak usah kemana mana.." Titah Dominic pada istri nya..


Lola hanya mengangguk,dan duduk di sebelah suaminya..


Saat Lola telah duduk,Lian dan Lee berdiri dan menyalami tangan Lola,sebagai bentuk hormat calon menantu kepada calon mertua nya..


"Ada masalah apa Lian,kamu sampai bela belain kesini..?Apa kamu bertengkar dengan Claudya..??" Tanya Dominic penasaran..


"Bukan om..Sama sekali bukan...Maaf sebelumnya kalau saya sudah mengganggu hari cuti om..Tapi saya mau menyampaikan sesuatu om.." Jawab Lian yang berusaha menahan emosi nya..Karena jujur saja saat ini Lian sangat marah melihat muka Dominic yang sudah menghancurkan keluarga pamannya,serta sudah membunuh ayah nya juga...


'Apa si culun ini mau membatalkan pernikahannya dengan Claudya..?' Dominic membatin..Ia sangat takut,jika pernikahan Lian dam Dominic sampai batal,yang berarti semua rencana nya akan hancur berantakan..


"Te..Terus ada apa..? Apa ada masalah..?" Tanya Dominic gugup..


"Begini om..Saya bermaksud untuk mempercepat pernikahan saya dengan Claudya..Soal nya,Minggu depan,saya akan pergi ke Paris untuk menghadiri meeting dengan klien saya..Jadi jika pernikahan saya dan Claudya di percepat,saya bisa membawanya ikut serta dengan saya,sekalian kami bulan madu om..Saya harap om tidak keberatan dengan keputusan saya ini.." Ucap Lian memberi alasan kepada Dominic,agar laki laki itu menyetujui percepatan pernikahan mereka..


Mendengar penjelasan Lian,Dominic menjadi sangat lega dan juga sangat senang,itu berarti rencana nya sebentar lagi akan segera terwujud...


"Apa kamu sudah membicarakannya dengan Claudya?" Tanya Dominic..Ia takut anaknya itu tak menyetujui rencana Lian..


"Belum om..Rencana nya saya akan memberi tahunya sekarang,tapi saya tak melihat Claudya dari tadi om.." Ucap Dominic yang tak melihat Claudya dari tadi...


"Claudya lagi keluar,pamitannya tadi mau joging keliling komplek mas.." Ucap Lola memberi tahu kepada suami nya...


"Kalau begitu,kamu tunggu sebentar gak papa kan Lian..Paling bentar lagi Claudya juga datang.." Ucap Dominic kepada Lian..


"Baik om..Gak masalah.." Jawab Lian..

__ADS_1


"Ayo di minum teh nya..Lian,Lee..Mas kamu juga minum dong..Nanti keburu dingin.." Titah Lola kepada Lian,Lee,dan juga suami nya..


"Lola,bagaimana menurut mu permintaan Lian hmm..? Tanya Dominic kepada istrinya Lola..


Lola tampak berfikir sejenak,lalu kemudian Lola mengeluarkan pendapat nya...


"Kalau menurut saya sih mas,gak ada salahnya kalau pernikahan mereka di percepat..Kan lebih cepat lebih baik gitu kan .Tapi itu semua kembali ke Claudya nya..Kan dia yang bakal jalani kedepannya mas.." Ucap Lola kepada Dominic...


"Kamu betul sayang..Mas sependapat dengan mu.." Balas Dominic membela istri nya...


"Lian..Kamu disini..?" Tanya Claudya tiba tiba yang baru saja balik berolah raga..


Saat itu juga semua melihat ke arah Claudya..


Claudya terlihat begitu cantik mengenakan pakaian olah raga nya..Ia begitu seksi dengan keringat yang berserakan di wajah dan leher putih nya..


Meskipun Lian bukan seorang pemain wanita,tapi saat melihat Claudya yang berkeringat,naluri lelakinya langsung muncul..


Dengan susah ia menelan saliva nya dan mengendalikan penglihatan nya meskipun agak susah...


"Auu" Teriak Lian spontan,sehingga menarik perhatian Dominic dan juga istrinya..


"Kenapa Lian..?"Tanya Dominic heran..


"Ah..Gak om,kaki saya agak sedikit keram saja.." Alasan Lian berbohong...


'Awas kau Lee' Lian membatin sambil menatap Lee tajam penuh arti..


"Jadi begini Claudya,tujuan Lian kesini untuk mempercepat pernikahannya dengan mu,karena Minggu depan Lian ada meeting dengan kliennya di Paris..Jadi dia berinisiatif untuk mempercepat pernikahan kalian agar kamu dan Lian bisa sekalian berbulan madu di Paris ." Ucap Dominic kepada Claudya yang ternyata sudah duduk di depan papa nya itu...


Claudya tampak terkejut sesaat,namun ia kembali tenang dan melihat kepada Lian..


"Betul begitu Lian..?" Tanya Claudya memastikan...


"Iya Claudya .Kalau kamu gak keberatan,aku berencana akan mempercepat pernikahan kita agar aku bisa membawa mu bulan madu ke Paris.." Jelas Lian kepada Claudya..


Claudya tampak diam sejenak,kemudian kembali melihat kepada papa dan mama nya Lola..

__ADS_1


"Claudya setuju setuju aja..Tapi semua keputusan Claudya serahkan kepada papa dan juga mama Lola..Bagaimana pa..ma..?" Tanya Claudya kepada kedua orang tua nya..


"Kalau papa sih gak keberatan,malah lebih baik lebih bagus.." Ucap papa nya Claudya menatap anak nya...


"Kalau mama Lola gimana..?" Tanya Claudya kepada Lola yang kini sudah menjadi ibu sambung nya..


"Kalau mama sih terserah kamu aja Clau..Yang penting kamu bahagia,mama juga akan bahagia.." Ucap Lola kepada putri sambung nya Claudya..


Jarak usia antara Lola dan Claudya sebenar nya tidak terlalu jauh..Bisa dibilang mereka sepantaran,maka dari itu Claudya memanggil Lola dengan sebutan Mama Lola,karena Claudya merasa gak enak jika memanggil Lola hanya dengan menyebut nama nya saja..


Jika memanggil Lola dengan sebutan Mama saja,ia juga gak enak,karena Lola masih terlalu muda,dan tidak cocok menjadi mama nya...


"Kalau papa dan mama Lola gak keberatan,berarti aku juga gak keberatan kalau pernikahan kita dipercepat Lian.." Ucap Claudya kepada Lian..


"Jadi kapan kalian akan menikah..?" Tanya Lola penasaran ..


Dominic dan Claudya melihat kearah Lian menanti jawaban dari laki laki culun itu..


"Rencana nya Lusa om..tante..Kalau om dan tante gak keberatan,hari ini juga saya akan mengurus semua nya..Om dan tante tinggal mengundang kerabat maupun teman dan lainnya untuk menghadiri acara pernikahan kami.." Jawab Lian mantap..


Mendengar ucapan Lian,Dominic tersenyum..Ia tak menyangka,sebentar lagi ia akan mendapatkan White Angel,karena ia tau pasti kalau Lian sama sekali tak tau menahu dengan clan White Angel itu...


Dominic menyangka,kalau Lian hanya tau ayah nya seorang CEO yang sukses..


"Ok..Gak masalah..Om setuju.." Ucap Dominic tersenyum licik...


"Baik..kalau begitu saya permisi mau pamit ke kantor dulu..om..tante.." Ucap Lian sambil berdiri menyalami tangan calon mertua nya itu..


Begitupun juga dengan Lee..Ia turut melakukan apa yang tuan muda nya itu lakukan..


"Claudya..Aku pamit dulu ya..Kamu jaga diri baik baik..Nanti pulang kuliah,aku akan menjemput mu ke kampus.." Pamit Lian kepada calon istri nya itu..


"Ok..Hati hati di jalan Lian" Jawab Claudya dengan senyuman manis nya...


Kemudian mobil sport itu meninggalkan kediaman Dominic yamg mewah itu..


"Lee,kenapa kau tadi mencubit lengan ku?? Tanya Lian kepada asistennya itu..

__ADS_1


__ADS_2