
Setelah memukuli Arga, Rafly kemudian membawa Alya pergi dari tempat itu dan meninggalkan Arga sendiri di belakang sekolah dengan keadaan terkapar lemas.
Rafly kemudian membawa Alya ke dalam kelasnya, lalu dia berusaha untuk menenangkan Alya yang saat itu masih dalam kondisi menangis dan perasaan ketakutan, karena Arga hampir saja merenggut kesuciannya.
"Sayang, tenang yah disini sekarang ada aku yang akan menjaga kamu sayang!" ujar Rafly dengan suara yang sangat lembut, untuk menenangkan Alya yang sedang ketakutan.
"Sayang, jangan tinggalin aku yah, aku takut banget sayang. Aku takut Arga nanti datang lagi sayang, aku takut nanti dia mencoba lagi untuk melakukan perbuatan kotornya itu sayang" ujar Alya sambil menangis.
" Iyah sayangku, aku akan menjaga kamu kok sayang, tenang yah sayangku yah" ujar Rafly dengan suara yang sangat lembut.
Rafly kemudian memeluk Alya, dan mengusap kepalanya. "Sayang udah yah jangan takut, kan sekarang ada aku yang nemenin kamu!" ucap Rafly yang membisikkan kata-kata itu ke telinga Alya, mencoba untuk menenangkan Alya lagi.
Setelah beberapa menit kemudian, Bel tanda pelajaran pertama akan segera dimulai telah berbunyi, Rafly kemudian kembali ke kelasnya dan Alya memperbaiki posisi duduknya bersiap-siap untuk belajar.
Singkat cerita, bel akhir tanda pelajaran pada hari itu telah selesai semua pun berbunyi, Rafly kemudian bergegas menuju kelas Alya untuk mengajak Alya pulang bersama.
"Sayang, pulang bareng yuk!" ujar Rafly kepada kekasihnya itu.
"Ayok sayangku!" respon Alya terhadap tawaran pacarnya itu.
Mereka berdua pun akhirnya jalan barengan sambil pegangan tangan menuju tempat parkiran motor, siapa sangkah ternyata ada seseorang yang telah mengempeskan kedua ban motor Rafly tersebut.
Rafly sangat emosi melihat kondisi motornya itu yang sudah tidak bisa di kendarai lagi karena kedua bannya telah kempes.
Kurang ajar siapa yang berani-beraninya mengempeskan ban motorku ini, awas aja kalau aku sampai tau siapa pelakunya akan ku hajar!, ungkap Rafly dalam hatinya dengan perasaan yang sangat emosi.
__ADS_1
Akhirnya, Rafly dan Alya pun mendorong motor itu ke bengkel terdekat yang berada di daerah sekitar tempat sekolahnya itu.
Hahahahaha, rasain lo sekarang!, "makanya jangan sok-sok an jadi jadi orang" ucap Arga dalam hatinya, sambil memantau Rafly mendorong motornya.
FLASHBACK ON
Setelah di pukuli Rafly di belakang sekolah tadi, Arga kini benar-benar menyimpan dendam kepada Rafly baginya Rafly adalah seorang pria perebut pacar orang, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Alya meninggalkannya karena Alya setiap harinya dikasari terus olehnya, bahkan setiap hari Alya dibuat menangis terus olehnya.
"Kurang ajar si Rafly, dia benar-benar telah mempermalukan aku di depan Alya, dia memukuli aku sampai aku benar-benar babak belur seperti ini, awas aja yah kau nanti akan aku bales perbuatanmu ini kepadaku!!!" ujar Arga dalam hatinya dan dengan perasaan yang sangat kesal terhadap Rafly.
Arga kemudian berdiri dan bergegas masuk kedalam kelasnya. singkat cerita waktu telah menunjukkan Pukul 15:20 Wib, dan bel sekolah pun akhirnya berbunyi tanda waktu pulang sekolah, kemudian Arga bergegas menuju keparkiran lebih dulu di bandingkan Rafly dan Alya.
Sesampainya di parkiran, Arga melihat ada motor Rafly terparkir tidak jauh dari motornya. Kemudian muncullah pikiran jahat Arga untuk mengempeskan kedua ban motor Rafly, setelah kedua ban motor Rafly dia kempeskan, dia kemudian pergi bersembunyi untuk mengawasi Rafly yang saat itu sedang bersama Alya mantan kekasihnya itu.
FLASHBACK OFF
"Makasih yah sayangku, kamu benar-benar wanita yang baik hati, aku beruntung banget punya pacar seperti kamu sayang" ujar Rafly kepada Alya sambil tersenyum lebar.
"Iyah sayang sama-sama, Aku juga beruntung banget bisa punya pacar seperti kamu, kamu benar-benar laki-laki yang baik dan tulus banget sayang sama Aku yang" ujar Alya sambil memberikan senyuman manisnya.
"Makasih banyak yah sayangku" ujar Rafly sambil mengelus kepala Alya.
Sesampainya di bengkel, Rafly dari kejauhan melihat seperti ada Arga, dan ternyata memang benar itu adalah Arga yang sedari tadi telah memantau kedaan mereka.
"Itu kan Arga, ngapain dia ada disitu apa belum kapok dia habis gue pukulin tadi!" ucap Rafly dalam hatinya. "Oh, atau dia yang udah ngempesin ban motor gue ini, awas aja kalau bener dia yang ngempesin bakalan gue buat dia menyesali perbuatannya itu!!!" sambung Rafly dengan perasaan penasaran bercampur dengan perasaan kesal terhadap Arga.
__ADS_1
Setelah kedua ban motor Rafly bagus, Rafly kemudian mengantarkan Alya pulang ke rumahnya. Setelah itu Rafly pergi mencari Arga karena Rafly masih penasaran apa maksud dari Arga mengikuti mereka tadi.
"Halo Assalamualaikum Al" sapa Dewi kepada Alya, melalui sambungan telfon whatsaap.
"Iyah, Wa'alaikumussalam Dew" ujar Alya menjawab salam Dewi tadi. "ada apa yah Dew?" sambung Alya.
"Kumpul di tempat biasa yuk Alya!" ujar Dewi yang mengajak Alya untuk kumpul.
"Jam berapa emang kita mau kumpul-kumpulnya Dew?" tanya Alya kepada dewi. "Kalau misalkannya malam sih aku bisa aja, tapi kalau sekarang ku gak bisa Dew, soalnya aku baru aja nih sampai di rumah mau makan dulu, terus mandi habis itu istirahat dulu!" sambung Alya.
"Gak sekarang kok Al, hahahaha" jawab Dewi sambil tertawa keras. "kita tuh kumpulnya ntar malem di jam yang seperti biasanya!, ya kali kita mau kumpulnya sekarang masih capek kali Al, kita kan baru aja pulang sekolah, hehehehe" ujar Dewi sambil tertawa pelan. "gimana bisa gak Al?" sambung Dewi.
"Okylah kalau gitu, nanti aku datang kesana setelah aku mandi yah Dew!" ujar Alya sambil tertawa.
"Oky Alya, ntar ku bareng teman-teman nungguin kau disana aja yah Al" ujar Dewi kepada Alya sambil tertawa.
"Oky Dew siap, tapi ntar aku mau bilang pacarku juga dulu yah, ntar aku dikirainnya kemana lagi kalau aku gak kasih tau ke dia dulu.
"Oky Alya, siap" ucap Dewi. "Ya udah kalau gitu aku mau makan dulu yah Al, Assalamualaikum" sambung Dewi.
"Wa'alaikumussalam Dew" ucap Alya yang menjawab salam Dewi.
Aku harus kasih tau ke bang Raf dulu ini, biar nanti kalau dia ke rumah dia gak panik lagi nyariin aku, ucap Alya dalam hatinya.
Alya kemudian chat pacarnya itu tapi udah mau sejam dia chat, Rafly tak kunjung juga membalas chat dari Alya tersebut.
__ADS_1
Aduh, kemana sih bang Raf ini kok gak aktif-aktif yah dari tadi" ucap Alya dalam hatinya dengan sedikit perasaan khawatir.
BERSAMBUNG.......