
Setelah membeli snack dan minuman di mini market, Alya dan Rafly pun melanjutkan perjalanan mereka menuju sebuah pantai yang sangat indah.
Selama perjalanan Alya dan Rafly pun terus tertawa bersama, di karenakan Rafly sangat suka menjaili Alya.
Dan sampailah mereka di sebuah pantai yang sangat indah, kemudian Alya bergegas turun dari mobil, sedangkan Rafly masih memarkirkan kendaraannya.
setelah kendaraan di parkir dengan baik, Rafly pun pergi menyusul Alya yang telah lebih dulu menuju pinggiran pantai, untuk merasakan ombak-ombak air laut yang menghantam pinggiran pantai.
"Alya, gimana pantainya bagus gak Al?, indah gak Alya pantainya?" Tanya Rafly kepada Alya, dengan penuh senyuman.
"Indah banget bang Raf, ini pertama kalinya aku ke pantai dan pantainya indah banget lagi" jawab Alya kepada Rafly, dengan penuh senyuman manis.
"Alhamdulillah, kalau kamu suka Alya, soalnya ku sengaja bawa kamu kesini agar beban di pikiran kamu itu hilanglah sejenak Al" ujar Rafly kepada Alya dengan senyuman yang lebar.
"Makasih yah bang Raf, bang Raf udah perhatian dan care banget sama Alya" ujar Alya kepada Rafly dengan sedikit senyuman malu.
"Iyah sama-sama Alya, yang penting intinya Alya sekarang gak sedih lagi, dan bisa sedikit demi sedikit melupakan semua masalahnya Alya" ujar Rafly kepada Alya dengan nada suara yang begitu lembut.
"Bang Raf, Alya boleh nanya sama bang Raf?" ujar Alya kepada Rafly.
"Boleh, boleh aja kok Alya yang penting Alyanya bisa senang dan happy lagi kayak dulu" balas Rafly ke Alya.
__ADS_1
"Alya mau nanya nhi bang, kenapa bang Rafly tuh kayak benar-benar baik dan care banget gitu ke aku?!" ujar Alya kepada Rafly dengan sedikit bingung.
"Jujur aja nhi yah Alya, dari awal aku kenal kamu aku langsung tertawa dan tersenyum bareng kamu iyah kan, dan yang paling membuat aku itu kagum sama kamu adalah kesabaran kamu Al, selama kamu pacaran bareng pacar kamu yang dulu itu kamu kan sabar banget ngehadepin sifatnya yang begitu keras dan kasar kepada cewe. Itu semua yang membuat aku kagum sama kamu Alya, dan jujur rasa kagum itu sekarang berubah menjadi rasa sayangku terhadapmu Al" ungkap Rafly tentang perasaannya kepada Alya.
Alya yang mendengar langsung ucapan itu dari mulut Rafly merasakan, kebahagiaan yang benar-benar belum pernah di temuinya saat di nyatakan sayang oleh cowo lain sebelum Rafly.
"Itu serius kah dari hati bang Raf?, atau bang Raf hanya bercanda saja?" tanya Alya kepada Rafly.
"Iyah Alya serius, ku benar-benar sayang tau sama kamu, dan ku paling gak suka kalau dengerin Alya nangis!"
"Makasih banyak yah bang Raf,,tapi ku belum bisa pacaran dulu bang Raf soalnya ku takut nanti mantanku itu malah salah paham bang Raf, dia ntar mikirnya kalau ku putus sama dia itu karena ada campur tangannya kamu lagi bang Raf" Ujar Alya ke Rafly dengan nada suara yang lembut dan senyuman yang manis di wajahnya.
Alya yang mendengar ucapan dari Rafly tersebut, merasa bahwa dia benar-benar di cintai dengan tulus oleh seorang laki-laki.
Ya Allah, jika memang dia pria yang baik yang engkau turunkan untukku maka berilah aku petunjuk ya Allah Apakah, ku harus menjalin hubungan dengannya ataukah hanya seperti ini saja sebatas teman saja. ya Allah, hamba mohon beri hamba petunjukmu ya Allah, ungkap Alya dalam batinnya.
"Bang Raf, apa bang Raf yakin dengan semua ucapan bang Raf tadi" ujar Alya kepada Rafly menanyakan tentang perkataan Rafly tadi yang katanya sayang sama dia.
"Iyah loh Alya, ku serius dengan perkataanku Al, dan ku pun yakin kalau kamu itu wanita baik yang di kirim tuhan untukku Alya" jawab Rafly kepada Alya, dengan nada suara yang lembut.
"Alya, ku sayang sama kamu dan ku sangat memcintai kamu Al, ku tidak pernah main-main terhadap ucapanku Al" ujar Rafly lagi kepada Alya dengan suara yang lembut.
__ADS_1
"Sebelum bang Raf terlalu jauh menyayangi dan mencintaiku, sebelumnya aku mau bilang dulu suatu hal ke bang Raf, kalau aku itu tidak secantik dan sebaik yang bang Rafly fikirkan, dan ku pun juga bukan anak orang kaya bang Raf, hidupku sederhana bang Raf, apa bang Raf mau menerima segala kekuranganku itu" tanya Alya ke Rafly dengan suara yang pelan dan sangat lembut.
"Ku menyayangi dan mencintaimu itu tulus dari hatiku Al, kamu benar-benar salah jika kamu menilai ku sayang sama kamu itu karena harta atau parasmu kamu salah Al, ku menyayangi kamu itu tulus Alya dan mau keadaan kamu gimanapun aku bakalan tetap sayang sama kamu Alya" ujar Rafly kepada Alya, dengan suara yang sangat lembut sembari Rafly menatap mata Alya dengan penuh rasa sayang.
"Makasih yah bang Raf, tapi kan aku baru kemarin bang putus sama pacarku. jadi, sebaiknya kita gak usah pacaran dulu kali yah bang Raf, takutnya nanti terjadi kesalah pahaman bang" pinta Alya kepada Rafly.
"Iyah Alya sayang, ku bakalan setia menunggu sampai Alya benar-benar siap menjalin hubungan bareng aku" balas Rafly kepada Alya dengan suara yang sangat lembut.
"Makasih yah bang Raf, udah benar-benar ngertiin posisi ku sekarang" ujar Alya kepada Rafly diiringi dengan senyuman manis dari Alya.
"Iyah, sama-sama Alya sayang" ujar Rafly kepada Alya.
Ya Allah, tolong mudahkanlah jalanku agar aku bisa bersama Alya ya Allah Aamiin, dia wanita yang sangat baik ya Allah, jika memang dia jodohku percepatlah hubungan kami berdua ini menjadi suatu ikatan/status ya Allah, ujar Rafly yang sedang berdoa dalam batinnya.
Waktu telah menunjukkan Pukul 11:30 WIB, Alya kemudian mengajak Rafly untuk bergegas pulang. karena, Alya memberitahukan kepada neneknya bahwa ia akan pulang sebelum waktu dzuhur.
Kemudian, Rafly dan Alya bergegas menuju motor untuk segera pulang, saat dalam perjalanan Rafly menyuruh Alya untuk memeluknya, kemudian Alya memeluk Rafly dengan erat dan seakan merasa sangat nyaman bersama Rafly.
Ya Allah apakah ini yang di namakan cinta?, ku benar-benar merasa sangat nyaman berada bersama cowo ini, ungkap Alya dalam batinnya.
BERSAMBUNG....
__ADS_1