
Setelah selesai berenang, Rafly segera pulang ke rumahnya karena waktu juga sudah menunjukan pukul 17:20 Wib, yang berarti beberapa menit kemudian akan sholat maghrib.
Setelah sampai di rumahnya Rafly kemudian menuju kamar mandi untuk mandi membersihkan badannya, kemudian melaksanakan sholat maghrib di rumahnya.
Setelah mandi dan melaksanakan sholat maghrib, Rafly kemudian mengambil ponselnya dan menelfon Alya pacar yang sangat dia cintainya itu.
"Assalamualaikum, sayang" ucap Rafly kepada Alya melalui telfon whatsaap, sambil tersenyum. "Sayang lagi ngapain?" sambung Rafly.
"Wa'alaikumussalam, sayangku" ucap Alya yang menjawab salam dari pacarnya itu. "Lagi jalan-jalan sore aja nih sayangku" sambung Alya.
"Oh, jalan-jalan sore bareng siapa sayang?" tanya Rafly lagi.
"Sendiri aja nih sayangku, habisnya tadi aku nelfon kamu, kamunya gak angkat terus aku telfon Dewi katanya dia pun gak bisa kumpul-kumpul sekarang makanya aku sendiri aja ini sayang, habisnya bosen banget di rumah Kaken dan Nenekku belum pulang dari sawah sayang!" ucap Alya, dengan nada yang sedikit kesal kepada Rafly karena dia tadi tidak menjawab telfon darinya.
"Astaga....maaf banget yah sayang, tadi aku lagi berenang sayang dan handphoneku ketinggalan dirumah, maaf banget yah sayangku" ucap Rafly dengan perasaan bersalah.
"Iyah, gak apa-apa kok sayangku" ucap Alya. "gak usah kek ngerasa bersalah gitu deh ngomongnya, Hehehe!" sambung Alya sambil tertawa.
"Sayang aku mau kesitu nemenin kamu yah, kamu sekarang posisinya lagi dimana ini sayangku?" tanya Rafly dengan suara yang lembut.
"Aku lagi di jalan dekat taman nih sayangku, sini aja kalau mau sayang" ucap Alya kepada Rafly.
"Oky sayang, aku kesitu yah sekarang" ucap Rafly dengan nada suara yang lembut.
Rafly kemudian bergegas menuju tempat Alya sekarang, dari kejauhan Rafly melihat Alya yang sedang berjalan di depan taman, Rafly kemudian pergi mendatanginya.
__ADS_1
"Umbaaa.....halo sayangku" ucap Rafly sambil mengagetkan pacarnya itu. "kamu udah lama disini sayang?" sambung Rafly.
"lumayan sayangku, hehehe" ucap Alya sambil tertawa.
"Sayang, kita duduk-duduk di dalam taman aja yuk!" ucap Rafly mengajak Alya untuk duduk-duduk di taman.
"Ayok sayangku" balas Alya yang mengiyakan ajakan pacarnya itu.
Rafly dan Alya kemudian masuk ke dalam taman dan duduk dibagian pojok taman, tempat mereka selalu duduk ketika berkunjung ke taman itu.
"Sayang, aku punya pertanyaan nih buat kamu!" ucap Rafly kepada Alya, sambil tersenyum. "kamu jawab yah sayangku!" sambung Rafly.
"Oky sayangku" balas Alya sambil tersenyum juga. "Eh, tapi kalau aku bisa menjawabnya apa nih hadiah buat aku sayang, hehehe" sambung Alya sambil tertawa.
"Uwuw di cium dong, hehehe" ucap Alya sambil tertawa lagi. "Apa pertanyaannya sayangku?" sambung Alya.
"Kenapa ban belakang kendaraan itu cepat rusaknya dibandingkan ban depannya sayang?" ucap Rafly, memberikan pertanyaan kepada pacarnya itu.
"Hmm......bentar sayang ku berfikir bentar yah, hehehe" ucap Alya sambil tertawa dan dengan pikiran yang sedang kebingungan dengan pertanyaan pacarnya itu. "ku nyerah sayang aku gak tau jawabannya, hehehe" sambung Alya setelah beberapa menit berfikir.
"Hahahahah, cepet banget nyerahnya" ucap Rafly sambil tertawa lepas. "Jawabannya itu karena ban belakang kebingungan sayang gimana caranya untuk lambungin ban depan, karena ban belakang tidak pernah bisa menemukan jawabannya makanya dia sampai pusing mikirnya sayang, sampai-sampai rusak terus itu, hahahahhaa" sambung Rafly sambil tertawa lepas.
Mendengar jawaban dari pertanyaan pacarnya tadi yang begitu tidak masuk akal, Alya kemudian tertawa lepas dan memukul pelan tangan Rafly. "Ada-ada aja kamu sayang, hahahaha" ucap Alya.
"Ahhahahaha, aku cuman ingin melihat kamu tertawa sayangku makanya aku menghibur kamu dengan caraku sendiri sayang!" ucap Rafly sambil tersenyum. "Walaupun kamu tidak bisa menjawabnya, tapi aku akan tetap mencium kamu sayangku, hehehehe" ucap Rafly sembari mencium kening Alya.
__ADS_1
"Makasih yah sayang, kamu selalu ada buat aku, kamu selalu ada menghibur aku sayang sekali lagi makasih banyak yah!" ucap Alya dengan nada suara yang lembut sembari memeluk Rafly.
"Iyah sayang iyah, aku kan udah berjanji dari awal kita menjalin hubungan ini bahwa aku akan selalu ada buat kamu sayang, dalam susah maupun senang dan aku udah berjanji aku akan membuat kamu selalu bahagia bersamaku sayang!" ucap Rafly dengan nada suara yang sangat lembut sembari mengelus kepala Alya.
"Aku gak tau sayang gimana jadinya aku nanti disaat kamu pergi pendidikan Tentara, karena jujur saat ini cuman kamu yang benar-benar memperhatikanku dan selalu ada buat aku sayang" ucap Alya sambil memeluk Rafly dan meneteskan air mata. "Tapi kamu gak usah mikirin aku yah sayang kamu fokus aja nanti sama pendidikan kamu, karena itu semua juga buat masa depan kamu" sambung Alya.
"Iyah sayangku, aku juga sebenarnya tidak ingin masuk Tentara sayang aku itu pengen banget masuk pelayaran atau gak pilot cuman aku memikirkan perkataan Ibuku sayang. Ibuku bilang kalau pelayaran dan pilot itu memang gajinya tinggi, tapi buat masa depannya gak ada sayang karena gaji pelayaran dan pilot itu ada kalau kita masih kerja aja sayang dan kalau udah gak kerja gaji kita gak akan ada lagi sayangku, bedah dengan Tentara sayang karena kata Ibuku setelah pendidikan 6 bulan itu kalau kita lolos kita langsung terangkat jadi PNS sayangku. Aku memikirkan itu semuanya karna jika aku PNS otomatis gajiku akan tetap ada walaupun nantinya aku udah gak sanggup kerja lagi sayangku, otomatis itu sangat berguna buat istri dan anak-anak kita nanti sayang ketika aku udah gak sanggup kerja lagi sayangku!" ucap Rafly dengan suara yang sangat lembut sembari mengusap-ngusap kepala Alya.
"Iyah sayangku, semangat yah sayang nanti pendidikannya aku disini akan selalu jagat hati dan diri aku kok buat kamu sayang, aku akan setia menunggu kamu sayangku!" ucap Alya sambil memeluk Rafly. "Istri kamu nanti aku kan sayang?" sambung Alya, bertanya buat memastikan kalau dialah nanti yang akan jadi istri Rafly.
"Iyalah sayangku, kalau bukan kamu siapa lagi?" ucap Rafly kepada Alya dengan suara yang lembut. "Kan kamu orang yang paling aku sayangi!" sambung Rafly sembari mencium kening Alya.
"Makasih yah sayangku, aku sayang banget sama kamu dan aku gak mau kehilangan kamu sayang!" ucap Alya dengan nada suara yang sangat pelan sambil meneteskan air mata.
"Iyah sayangku, aku juga sangat sayang sama kamu makanya aku ingin menikahi kamu nanti sayangku, tunggu aku selesai pendidikan yah sayang!" ucap Rafly dengan suara yang sangat lembut.
"Iyah sayang, aku akan setia menunggu kamu sayangku" ucap Alya dengan suara yang lembut dan dengan keadaan masih menangis.
"Sayang udah yah jangan nangis" ucap Rafly sembari mengusap air mata kekasihnya itu. "mendingan kita pergi makan nasi goreng aja yuk sayangku!" sambung Rafly.
"Hehehe iyah sayangku, aku gak akan nangis lagi kok" ucap Alya sambil tersenyum. "ayok sayangku" sambung Alya.
Rafly dan Alya pun pergi makan nasi goreng disebuah rumah makan dekat taman, dan disaat mereka makan muncul Arga yang juga kebetulan datang membeli nasi goreng di rumah makan itu.
BERSAMBUNG..........
__ADS_1