Memutuskan Menikah Muda

Memutuskan Menikah Muda
Episode 13


__ADS_3

Disaat sedang menyantap makanan yang mereka pesan, Rafly dan Alya melihat Arga yang juga sedang membeli makanan di rumah makan tempat Rafly dan Alya makan itu.


Emosi Rafly seketika langsung naik setelah melihat Arga, Rafly segera berdiri dan ingin pergi mendekati Arga, sembari mengepal kedua tagannya


Namun niat Rafly itu pun tak bisa dia lakukan karena Alya langsung memegang erat tangan dia.


"Udah sayang, gak usah emosi ih!" ucap Alya dengan suara yang lembut sembari memegang tangan Rafly. "mendingan malam yang indah ini kita habisin berdua sayangku jangan sampai ada yang mengganggu kita" sambung Alya sambil tersenyum.


"Tapi sayang,dia itu sudah sangat kurang aja!" ucap Rafly dengan nada suara yang kesal. "Tadi sore waktu aku di jalan dia bersama dua orang temannya mencegat aku sayang, mereka memukuliku tapi untungnya saja aku bisa memberikan perlawanan, sampai ada polisi yang lewat dan mereka bertiga pun pergi sayangku" sambung Rafly.


"Astaga....sayang kamu kok baru cerita ke aku sekarang sih, kenapa gak cerita dari tadi kalau kamu habis di kroyok sama Arga dan teman-temannya" ucap Alya dengan nada kesal. "Tapi kamu tidak kenapa-kenapa kan sayangku?" sambung Alya dengan sedikit panik.


"Gak apa-apa kok sayang, ini kamu bisa lihat sendiri kan aku ada disini bareng kamu itu artinya aku gak apa-apa sayangku!" ucap Rafly sambil mengelus kepala Alya. "Cuman wajahku aja sih sayang sedikit lebam, karena pukulan mereka tadi sempat mengenai wajahku sayang, tapi kamu gak usah khawatir yah aku baik-baik aja kok!" sambung Rafly dengan nada suara yang lembut.


"Iyah sayang iyah" ucap Alya. "sayang nanti habis makan kita mau langsung pulang kah sayangku?" sambung Alya bertanya kepada pacarnya itu.


"Iyah sayangku langsung pulang aja, soalnya besok aku ada simulasi pertama sayangku!" jawab Rafly dengan suara yang lembut.


Rafly dan Alya pun selesai makan dan mereka akhirnya pulang ke rumah masing-masing, sebelum pulang ke rumahnya Rafly terlebih dahulu mengantar Alya pulang, setelah itu barulah dia menuju rumahnya.


Sesampainya di rumahnya, Rafly kemudian menelfon kekasihnya itu dan seperti biasa sebelum Alya tidur Rafly selalu membacakan dongeng/cerita untuknya. Akhirnya Alya pun tertidur dan Rafly juga segera tidur.


ke esokan harinya waktu telah menunjukan pukul 05:50 Wib, Rafly terbangun dari tidurnya kemudian memperbaiki tempat tidurnya lalu dia bergegas mandi untuk segera menuju ke sekolah, karena hari ini dia ada jadwal simulasi pertama.

__ADS_1


Setelah mandi dan berpakaian rapih, Rafly menuju rumah Alya untuk menjemput kekasihnya itu, Rafly dan Alya pun berangkat sekolah bersama. sesampainya di sekolah, Dewi menarik tangan Alya dan membawanya masuk ke dalam kelas sedangkan Rafly bergegas menuju kelasnya juga untuk mengikuti simulasi pertama.


Rafly dan Alya pun melalui hari-harinya dengan sangat indah, dimana Rafly selalu ada buat Alya disaat Alya susah maupun senang begitu juga dengan sebaliknya. Rafly selalu memberikan kasih sayang kepada Alya, memberikan perhatian kepada Alya dan selalu memeluk dan menghiburnya disaat dia sedih. Rafly juga selalu membacakan sebuah cerita/dongeng buat kekasihnya itu sebelum tidur, Rafly juga selalu menemani Alya disaat Alya mau makan baik itu dia temani secara langsung maupun lewat telfon, Rafly begitu sangat sayang kepada Alya dan Alya pun sangat sayang kepada pacarnya itu.


Singkat cerita, tibalah saatnya hari kelulusan Rafly di SMA dan bulan depan dia akan berangkat ke kota M untuk memasuki pendidikan Tentara. Ini merupakan waktu-waktu yang paling di takuti oleh Alya, karena menurut dia setelah Rafly pergi pendidikan nanti tidak akan ada lagi yang memperhatikan dan mempedulikannya, karena memang selama ini yang perhatian dan mempedulikannya itu hanyalah Rafly.


Ibu Alya sibuk bersama suami barunya dan adik-adik Alya, sedangkan Kakek dan Neneknya juga suka memarahinya, jadi benar-benar yang peduli dan perhatian ke Alya selama ini hanyalah Rafly.


Setelah mendapatkan pengumuman dari sekolah bahwa dia lulus, Rafly kemudian mengajak Alya berboncengan mengelilingi kota Z, menikmati udara yang sejuk di daerah itu dan menikati pemandangan di sepanjang jalannya.


"Sayang akhirnya aku lulus!" ucap Rafly kepada Alya, dengan penuh kegembiraan di wajahnya.


"Iyah sayang, selamat yah sayang atas kelulusannya" ucap Alya sambil memeluk Rafly.


"Iyah sayangku, sayang sekolah dan belajar yang rajin yah sampai lulus juga nantinya dan kita nikah sayangku" ucap Rafly sambil tersenyum lebar kepada Alya.


"Eh sayang, aku kan udah lulus nih berarti sebentar lagi aku akan pergi pendidikan Tentara sayangku!" ucap Rafly sambil memberhentikan motornya di pinggir jalan yang memiliki pemandangan indah itu. Rafly kemudian menatap kedua mata Alya, lalu melanjutkan pembicaraan dengannya.


"Iyah sayang ku tau kok, kamu hati-hati yah nanti disananya sayang jaga diri dan hati kamu buat aku!" ucap Alya sembari memeluk Rafly. "Aku sayang banget sama kamu, aku gak mau kehilangan kamu sayang, cuman kamu satu-satunya orang yang saat ini begitu peduli dan perhatian ke aku!" sambung Alya sambil menangis dan memeluk Rafly.


"Eh sayangku, jangan nangis dong aku gak tega banget kalau lihat kamu nangis!" ucap Rafly sambil mengelus kepala Alya. "Aku janji sayang setelah kamu lulus SMA nanti dan aku pun udah kerja, aku akan menikahi kamu sayangku!" sambung Rafly.


"Hiks...hiks..i..iyah sayangku, makasih yah sayang" ucap Alya sambil menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Iyah sayang iyah, udah ih kamu jangan nangis lagi!" ucap Rafly sambil mengusap air mata kekasihnya itu. "Btw ada hadiah gak nih sayang dari kamu buat kelulusanku ini, hehehe" sambung Rafly sambil tersenyum, dia berusaha untuk mengalihkan pembicaraan agar Alya bisa tertawa dan berhenti menangis.


"Hahahhaha, apa yah aku bingung sayang mau kasih kamu hadiah apaan" ucap Alya sambil tersenyum.


Alhamdulillah, akhirnya Alya bisa tersenyum aku senang banget lihatnya, ucap Rafly dalam hatinya.


"Gampang kok sayang, ada tuh hadiah yang paling gak bisa ku lupain kalau kmu mau kasih aku sih, hehehe" ucap Rafly sembari memegang tanga pacarnya itu.


"Hadiah apa tuh sayangku?" ucap Alya yang tampak penasaran dengan kata-kata Rafly tadi. "kalau aku bisa ngelakuinnya atau aku bisa ngasihnya aku akan kasih kok sayangku, aku sayang banget sama kamu tau!" sambung Alya.


"kamu bisa banget kok sayang, tapi Yakin kamu bakalan kasih ke aku sayang?" ucap Rafly bertanya kepada Alya, buat memastikan ucapan Alya tadi.


"Iyah sayang, kalau aku bisa aku bakalan kasih!" jawab Alya sambil tersenyum lebar. "emang apa sayangku hadiah yang kamu inginkan itu?" sambung Alya bertanya kepada Rafly.


"Temenin aku tidur malem ini yuk sayang, bisa sayangku?" ucap Rafly sambil tertawa, karena dia tidak begitu yakin jika Alya mau menemaninya tidur.


"Kan setiap malem kita emang tidur bareng sayang, tuh kamu juga sambil dongengin aku kan setiap malem tuh sayangku" ucap Alya yang mengira bahwa maksud Rafly itu adalah temenin lewat telfon, padahal maksud Rafly yang sebenarnya adalah temenin langsung di kamar Rafly.


"Aduh...sayangku maksud aku itu temenin langsung sayang di kamar aku, bukan temenin lewat telfon!" ucap Rafly sambil tertawa lepas."Gimana sayang kamu bisa kan sayangku?" tanya Rafly lagi untuk memastikan bahwa Alya mau tidur bersamanya malam ini.


"Hah....tidur bareng di kamar kamu?" ucap Alya yang begitu kaget dengan perkataan Rafly tadi. "Nanti orang-orang di rumah kamu ngelihat kita lagi sayangku!" sambung Alya.


"Iyah sayangku tidur bareng aku di kamar aku, bisakan sayangku?" tanya Rafly lagi memastikan bahwa Alya mau tidur bersamanya. "Masalah orang-orang di rumah kamu tenang aja sayangku, kamu datang ke rumahku saat orang-orang udah pada tidur sayang nanti aku chat kamu kalau kamu mau!" sambung Rafly.

__ADS_1


"Hmmm....iyah deh sayangku, aku mau tidur bareng kamu malem ini di kamar kamu" ucap Alya sambil tersenyum. "sebenarnya sayang aku belum mau melakukan ini semua karena kita belum nikah, tapi gak apa-apa lah ini ku lakuin karena aku sayang banget sama kamu sayang dan kamu juga udah janji bakalan nikahin aku, makanya aku mau ngelakuinnya sayangku!" Sambung Alya sembari memeluk Rafly lagi.


BERSAMBUNG...........


__ADS_2