Memutuskan Menikah Muda

Memutuskan Menikah Muda
Episode 8


__ADS_3

Setelah cukup lama telfonan, Alya dan Rafly pun menyudahi telfonan mereka itu. kemudian, mereka bergegas untuk segera tidur.


Kringg.......kring...kring...


Terdengar bunyi suara alarm Rafly, yang menunjukkan waktu pukul 5:30 Wib. Rafly kemudian terbangun dari tidurnya dan bergegas untuk merapikan tempat tidurnya, setelah merapikan tempat tidurnya Rafly pun segera mandi, karena dia akan berangkat ke sekolah pada pkul 6:30 Wib agar tidak terlambat lagi datang ke sekolahnya.


Setelah selesai mandi dan berpakaian rapih, Rafly pun berangkat ke sekolahnya. Tapi sebelum ke sekolah, Rafly terlebih dahulu singgah di rumah Alya untuk menjemput Alya agar bisa sama-sama ke sekolah.


Tok...tok..tok..tok...


"Assalamualaikum, Alya" ucap Rafly sambil mengetuk pintu rumah Alya.


"Wa'alaikumussalam" balas nenek Alya sembari membukakan pintu rumah. "Eh ada nak Rafly, nyari Alya yah nak?" sambung nenek Alya.


"Iyah nih nek, Alyanya ada kan nek?" tanya Rafly dengan perasaan sedikit malu.


"Oalah, Alyanya udah pergi sekolah beberapa menit yang lalu nak!" jawab nenek Alya.


"Oh gitu, ya udah nek saya lanjut ke sekolah dulu yah nek, Assalamualaikum" ujar Rafly lagi, sambil menyalim tangan nenek Alya.


"Wa'alaikumussalam, hati-hati yah nak bawa motornya" ujar nenek Alya kepada Rafly.


Rafly pun bergegas menuju motornya dan berangkat menuju sekolah. sesampainya di sekolah, Rafly pun mencari-cari Alya namun dia tidak menemukan keberadaan Alya di sekolah.


Aduh, Alya dimana yah udah hampir keliling sekolah aku nyariinnya tapi gak ketemu-ketemu, ujar Rafly dalam hatinya dengan perasaan yang panik.


"Eh Dew, kamu lihat Alya gak Dew?" tanya Rafly ke salah satu teman Alya di sekolah.


"Tadi pagi sih aku lihat dia lagi di depan kelas kamu Raf" jawab Dewi. "Emangnya ada apa yah Raf, kok kayak orang kebingungan?" sambung Dewi.


"Iyah nih Dew!, soalnya dari tadi aku nyariin dia ke rumahnya, terus neneknya bilang dia udah berangkat ke sekolah. nah, sekarang sampai disini sekolah pun aku mencarinya tapi ku belum bertemu dia juga" jawab Rafly dengan perasaan yang bingung. "Ya udah bentar yah Dew, ku nyariin dia dulu ke arah kelasku kali aja dia ada di sekitaran sana" sambung Rafly.

__ADS_1


Alya, kamu dimana sayang kok dari tadi ku cariin gak ketemu-ketemu, ucap Rafly dalam hatinya.


Rafly pun segera bergegas menuju ke arah kelasnya untuk mencari Alya, sesampainya di depan kelasnya dia bertanya kepada salah satu teman kelasnya yang lagi duduk-duduk di depan kelas.


"Bro, lu llihat Alya gak tadi disini?" ujar Rafly kepada temannya yang lagi duduk di depan kelas itu.


"Alya yang cewe kelas X IPA 4 itu kah bro?" tanya teman Rafly tersebut kepada Rafly.


"Iyah bro, ada gak kau lihat?" tanya Rafly lagi.


"Tadi pagi sih dia dateng kesini bro nyariin elu, tapi dia langsung di bawa pergi sama si Arga bro!" jawab teman Rafly tersebut.


"Apa...Arga?, mereka berdua ke arah mana bro?" tanya Rafly lagi.


"Tadi sih aku lihat Arga bawa Alya ke arah belakang sekolah bro" jawab teman Rafly tersebut.


"Ok..ok..makasih yah bro infonya" ucap Rafly.


Rafly kemudian bergegas menuju belakang sekolah, untuk mencari Alya yang sedang di bawah oleh Arga.


Dari kejauhan Rafly melihat Arga meperlakukan Alya secara kasar, Alya hampir di cium oleh Arga tapi Alya menamparnya sampai Arga tidak jadi menciumnya.


Melihat kejadian tersebut dengan mata kepalanya sendiri, Rafly kemudian berlari ke arah mereka dengan sangat emosi dan dengan kedua tangan di kepal, seperti sudah sangat siap memukuli seseorang.


"Arga, kurang ajar kau, *******, ****, mati kau!" ucap Rafly dengan suara yang sangat keras, sambil memukuli Arga tanpa henti.


"Raf....Raf...Raf sudah cukup tahan emosi kamu sayang, lihat wajahnya sudah berdarah jangan sampai terjadi apa-apa nanti sama dia sayang, aku tidak mau kamu di keluarkan dari sekolah ini atau berurusan sama polisi aku tidak mau itu terjadi sayang" ucap Alya sambil menangis dan memeluk erat pacarnya itu.


"Heh..heh..heh..biarkan saja dia mati yang, dia sudah benar-benar kurang ajar ke kamu!" ucap Rafly dengan nafas yang tersendak-sendak karena sangat emosi dan kecapean memukuli Arga.


"Jangan yang istighfar, ingat masa depan kamu sayangku!" ucap Alya sambil menangis.

__ADS_1


"Yuk sayang kita pergi dari sini, biarkan saja orang biadab ini tergelatak disini!" ucap Rafly dengan perasaan yang masih sangat emosi terhadap Arga.


Oh, iyah teman-teman semuanya sebelumnya kenalin tokoh Arga, dia merupakan mantan pacar dari Alya yang Alya putusin beberapa hari yang lalu.


FLASHBACK ON


Pagi itu waktu menunjukkan pukul 5:00 Wib, Alya bangun dari tidurnya kemudian merapihkan tempat tidurnya, selepas itu dia segera mandi dan sarapan kemudian bergegas menuju ke sekolahnya.


Sesampainya di sekolah, Alya kemudian mencari Rafly di kelasnya karena chat wa Alya belum juga di balas oleh Rafly.


Sesampainya di kelas Rafly, Alya juga tidak menemukan keberadaan Rafly karena pada saat itu Rafly masih berada di jalan menuju ke sekolah.


Kemudian datanglah Arga, mantan pacar Alya itu. dia memegang erat tangan Alya kemudian membawa Alya menuju belakang sekolah, tempat yang sangat sepi.


"Eh...eh..lepasin ga, lo mau bawa gue kemana sih, kita udah gak ada hubungan apa-apa lagi yah ga inget itu!" ujar Alya kepada Arga. "Lepasin ga, lepasin ih!" sambung Alya dengan wajah yang sangat kesal terhadap Arga.


"Gak akan gue lepasin, lo udah seenaknya banget mutusin gue padahal gue masih sangat sayang sama lo, lo bener-bener gak mikirin perasaan gue!" ujar Arga dengan perasaan yang begitu kecewa, karena dia telah di putusin oleh Alya.


"Salah lo sendiri ga, selama kita pacaran lo terus-terusan kasar sama gue. Lo buat gue nangis setiap harinya karna sifat lo yang kasar itu, lo yang gak pernah mikirin gue ga inget itu baik-baik!" ujar Alya dengan perasaan yang kesal kepada Arga.


"Udah jangan banyak ngomong, sini ikut gue bakalan gue puasin lo pagi ini, sekalian hadiah perpisahan kita buat gue, hahahahah!" ujar Arga sambil tertawa.


Dari pada nanti Rafly yang menikmati tubuh lo yang montok itu, mending gue nikmatin duluan secara gue yang selama ini udah pacaran lama sama lo. tapi, lo tidak pernahnya mau tidur bareng gue dan sekarang lo malah mutusin gue, ucap Arga dalam hatinya.


Arga terus membawa Alya menuju belakang sekolah tanpa sedikitpun melepaskannya, sesampainya di belakang sekolah suasana menjadi begitu sepi tidak ada satu orang pun disitu selain mereka berdua.


Arga dengan pikiran kotornya tersebut mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Alya, namun Alya menampar pipinya dan pada saat itu juga Rafly datang memukuli Arga dan menyelamatkan Alya pacarnya yang dia sayangi dan dia cintai itu.


FLASHBACK OFF


Rencana Arga pun untuk memperkosa Alya berakhir sia-sia, malahan dia yang kini terkapar di belakang sekolah, dengan wajah yang babak belur karena pukulan Rafly tadi.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2