
Setelah pertemuan itu, Rafly pun merasa sangat senang karena dia bisa bertemu lagi dengan teman-teman lamanya. Malam pun semakin larut, akhirnya Rafly dan semua teman-temannya pun pulang ke rumah masing-masing.
Di sisi lain, Alya duduk termenung diam di sofa ruang tamu rumahnya, dia terus saja menunggu kabar dari Rafly karena sudah beberapa hari Rafly tak lagi memberi kabar kepadanya.
Ya Allah, kok bang Raf gak kasih kabar yah ke aku, semoga bang Raf disana baik-baik saja ya Allah dan bisa segera memberikan kabar kepadaku, batin Alya
Alya duduk sembari terus melihat Whatsapp nya, berharap Rafly mengabarinya. malam pun semakin larut dan Alya ketiduran di atas sofa ruang tamunya.
Di sisi lain, Rafly sedang berjalan pulang ke rumahnya bersama Rois sahabatnya itu.
Tok..tok..tok..
"Assalamualaikum, Bu" ucap Rafly sembari mengetuk-ngetuk pintu rumahnya.
"Iyah, waalaikumussalam Nak" jawab ibu Rafly sembari membukakan pintu rumah. "Eh, ada nak Rois juga yah ternyata" sambung ibu Rafly.
__ADS_1
"Iyah Tante" ucap Rois sembari menyalim tangan ibu Rafly.
"Ini ma, Rois saya ajakin bermalam disini soalnya kan kami sudah lama tidak ketemu ma dan sekarang mumpung lagi ketemu jadi kami mau cerita-cerita bareng dulu ma, hehehe" ucap Rafly sembari melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.
Rafly kemudian masuk ke dalam kamarnya, di ikuti oleh Rois yang berada di belakangnya. Rafly dan Rois pun saling bercerita tentang pengalaman mereka masing-masing setelah tamat SMP dulu, hingga tak terasa malam pun semakin larut, Rafly dan Rois pun tertidur lelap di atas kasur kamar Rafly.
Kringg...kringg...kringg
(Suara alarm kamar Rafly berbunyi)
"Rois...Rois bangun bro ini sudah jam 6 loh" ucap Rafly sembari menggoyang-goyangkan badan Rois. "katanya kau mau di anterin pulang ke rumahmu pagi-pagi kan?" sambung Rafly.
"Ummmhhhh.....bentar lagi Raf, aku masih ngantuk banget ini" ucap Rois sembari mengambil guling di sampingnya lalu memeluknya.
"Ya sudah kalau gitu aku keluar bentar yah mau beli makan buat sarapan bro" ucap Rafly yang kemudian melangkahkan kakinya keluar rumah, lalu menaiki motornya dan pergi sejenak untuk mencari makanan buat sarapan.
__ADS_1
Di saat sedang mencari makanan, Rafly tidak sengaja bertemu dengan Nur, mereka pun akhirnya saling memberhentikan motornya kemudian saling bersapa. karena merasa tidak enak untuk bercerita di pinggir jalan, mereka berdua pun akhirnya memutuskan untuk nongkrong di sebuah rumah makan untuk sarapan bareng sekaligus saling bercerita.
Setelah cukup lama bercerita dan mereka berdua pun telah menghabiskan sarapannya, Rafly dan Nur kemudian bertukar nomor wa. setelah saling bertukar nomor wa, Rafly pun pamit kepada Nur untuk pulang karena Rafly harus mengantarkan Rois pulang ke rumahnya.
Setelah sampai di rumah, Rafly kemudian turun dari motornya dan langsung berjalan masuk ke dalam rumahnya sambil senyum-senyum sendiri.
"Woii bro, kau dari mana saja ini, Aku sudah tungguin kau dari tadi loh bro, eh pas ketemu malah senyum-senyum sendiri lagi" ucap Rois yang agak sedikit kesal kepada Rafly. "kau masih sehatkan bro, kok pagi-pagi sudah senyum-senyum sendiri sih?" sambung Rafly.
"Iyalah bro, Alhamdulillah aku ini masih sehat wal'afiat" balas Rafly. "Cuman aku ini tadi di jalan aku habis ketemu sama Nur bro, dia sekarang semakin baik dan sopan ternyata yah" sambung Rafly.
"Iyah bro, Nur itu sekarang dia semakin pintar juga loh, di kelas itu dia yang peringkat pertamanya bro!" ucap Rois.
"Waw...salut aku sama dia, dia sekarang benar-benar sudah banyak berubahnya menjadi semakin baik dari yang dulu" ucap Rafly. "Btw dia itu masih pacaran kah bro sama Fardi?" sambung Rafly yang menanyakan kepada Rois tentang Nur, apakah dia masih pacaran dengan fardi atau tidak, karena dulu saat SMP Nur dan Fardi sempat pacaran.
Bersambung.......
__ADS_1