Memutuskan Menikah Muda

Memutuskan Menikah Muda
Episode 2


__ADS_3

Ke esokan harinya, waktu telah menunjukkan pukul 19:45 Wib, Alya mengupload sebuah story whatsapp yang dimana storynya itu sangatlah sedih, di karenakan saat itu Alya tidak lagi menerima balasan chat dari pacarnya.


Kemudian, pada saat itu juga Rafly melihat story wa Alya tersebut, dan Rafly memutuskan untuk segera chat Alya dan mencoba untuk menenangkannya.


"Al, kamu kenapa kok kelihatannya kayak lagi sedih banget?" ujar Rafly kepada Alya dengan suara yang pelan dan dengan perasaan yang kasihan kepada Alya.


"Gak apa-apa kok Raf, ini masalah pacarku aja Raf dia udah gak bales chat ku lagi dan itu membuatku sangat sedih Raf" ujar Alya kepada Rafly menggunakan VN whatsapp sambil menangis.


"Astaga, Alya jngan nangis lah ngapain coba Alya nangis apa yang Alya tangisin?, pacar Alya itu?, astagfirullah Al, gak ada gunanya Al di tangisin!" ujar Rafly kepada Alya dengan nada suara yang agak keras, krna pada saat mendengar Alya menangis karena pacarnya, perasaan Rafly sedikit emosi, bercampur dengan rasa yang sangat kasihan karena tidak tega melihat Alya menangis.


"tapi, ku benar-benar sudah tidak tahan lagi bang Raf, ku rasanya benar-benar sakit hati dan pengen menangis bang Raf" ujar Alya kepada Rafly diiringi dengan emoji sedih.


"Iyah Al, ku paham banget kok perasaannya Alya tuh skarang seperti apa. Alya gini yah, Alya sekarang sibuk memikirkan dia sampai Alyanya nangis yah kan. nah, sedangkan dia sekarang ada gak mikirin perasaannya Alya?, ada gak dia bales chatnya Alya?, gak ada kan Alya jadi ngapain di tangisin dianya aja gak mikirin perasaannya Alya kok!!" ujar Rafly kepada Alya dengan sedikit kesal, karena melihat Alya yang begitu bodoh menangisi seseorang yang belum tentu memikirkan dirinya.


"Iyah benar juga yah bang Raf, ku benar-benar bodoh telah menangisi seseorang yang belum tentu dia itu mikirin perasaanku yah bang Raf" ujar Alya kepada Rafly, dengan perasaan yang sedikit menyesali perbuatannya, karena telah pusing bahkan sampai nangis mikirin pacarnya, yang pacarnya tersebut belum tentu memikirkan dirinya.


"Iyalah Al, baguslah kalau Alya skarang udah sadar akan hal itu!" ujar Rafly kepada Alya dengan perasaan yang lega. karena, telah berhasil menyadarkan Alya.


Karna saat itu Alya merasa benar-benar membutuhkan teman curhat, akhirnya dia pun melanjutkan obrolannya bersama Rafly.


"Bang Raf, temenin Alya dulu yah bang Raf jangan off dulu" ujar Alya kepada Rafly.


"Iyah gak kok Alya, masa di saat Alya nangis-nangis gini, di saat perasaan Alya kacau seperti ini, aku gak ada buat Alya yah gak lah itu. Ku bakalan selalu ada untuk mensuport Alya!" ujar Rafly kepada Alya dengan perasaan yang begitu kasihan terhadap Alya.

__ADS_1


"Makasih yah bang Raf, bang Raf udah mau nemenin Alya ngobrol" ujar Alya kepada Rafly.


"Iyah sama-sama Al, santai aja kali Alya kalau Alya ada yang mau di ceritakan yah silahkan Alya cerita sama aku, aku inshaallah siap kok Alya untuk mendengarkan semua cerita Alya!" ujar Rafly kepada Alya, dengan perasaan yang masih sangat kasihan terhadap Alya.


"Bang Raf, kenapa yah bang pacarku akhir-akhir ini begitu cuek kepadaku?, kalau laki-laki udah seperti itu ke cewenya apakah itu pertanda dia udah bosan yah bang?" tanya Alya kepada Rafly melalui chat whatsapp diiringi dengan emoji sedih.


"Kalau menurut aku nih yah Alya, sebaiknya kalau masalah itu Alya tanya langsung aja ke pacarnya Alya, tanyain kenapa dia gak bales chatnya Alya, tanyain juga apakah dia udah bosen sama Alya atau kah dia masih sayang sama Alya" ujar Rafly kepada Alya.


"Iyah bang Raf, bentar Alya tanyain dulu yah bang" ujar Alya kepada Rafly.


"Oky Alya, silahkan" ujar Rafly kepada Alya.


"Bang Raf, kata pacarku pas ku tanyain dia masih sayang sama ku atau gak, dia jawabnya kalau masalah sayang mah gak usah di tanya lagi katanya bang Raf" ujar Alya kepada Rafly, dengan perasaan yang sedikit bingung karena jawaban dari pacarnya tersebut yang kurang jelas menurut dirinya.


"Oky deh bang Raf, ku tanyain dulu yah ke dianya bang Raf" ujar Alya kepada Rafly.


"Iyah Alya, sama satu lagi Alya yang harus Alya tau, kalau memang dia sibuk setidaknya dia kasih kabarlah ke Alya yah kan, bukan malah on wa terus tapi gak bales chatnya Alya" ujar Rafly ke Alya dengan perasaan sedikit kesal kepada pacarnya Alya tersebut.


"Bang Raf, kata pacarku dia lagi chattingan sama temannya yang namanya reno bang Raf, sama Anak-anak muda di desanya juga lewat grub whatsapp anak muda desanya katanya bang Raf" ujar Alya kepada Rafly, dengan perasaan sedikit kecewa terhadap pacarnya, karena pacarnya lebih mementingkan buat ngobrol bareng temannya di grub whatsapp dan sama sekali tidak mempedulikan chat darinya.


"Nah kan, benar kataku dia itu tidak memikirkan perasaannya Alya, tadi Alya mikirin dia sampai tangisin dia tuh keputusan yang sangat salah menurutku Alya!!!" ujar Rafly kepada Alya, dengan perasaan sedikit kesal terhadap Alya bercampur dengan perasaan sedih juga mendengar suara VN Alya yang nangis tadi.


"Iyah bang Raf yah, bener kata bang Raf harusnya aku itu gak perlu sampai nangisin dia gak ada gunanya banget" ujar Alya kepada Rafly.

__ADS_1


"Eh bang Raf, aku kayaknya mau mutusin dia aja deh bang Raf soalnya, ku benar-benar udah gak tahan sama sikap dan sifatnya dia ke aku bang Raf!" ujar Alya kepada Rafly, dengan perasaan yang kesal bercampur dengan perasaan kecewa terhadap pacarnya tersebut.


"Yah kalau masalah itu sih yah tergantung Alya aja deh, ku gak bisa kasih masukan atau saran kalau tentang itu, takutnya ntar aku di bilang perusak hubungan orang lagi Al, hehehe" ujar Rafly kepada Alya, diiringi dengan emoji ketawa.


"Iyah bang Raf iyah, ku ngerti kok" ujar Alya kepada Rafly.


"Ya udah bang Raf, ku mutusin dia dulu yah udah capek banget ku ngehadepin sikap dan sifatnya dia ke aku!" ujar Alya lagi kepada Rafly, diiringi dengan sticker kesal.


"Oky Alya, lakukanlah yang menurut Alya itu benar!" ujar Rafly kepada Alya.


"Iyah bang Raf iyah, ku sama dia tuh dari dulu hubungannya emang selalu putus nyambung putus nyambung gitu bang Raf. tapi, sekarang setelah putus sama dia nanti ku udah gak mau balikan lagi sama dia bang Raf, udah cukup kebodohanku selama ini" ujar Alya kepada bang Raf, diiringi dengan sticker kesal.


"Oky deh Alya" ujar Rafly kepada Alya.


"Iyah, terima kasih yah bang Raf udah mau nemenin Alya ngobrol dan udah mau kasih masukan juga ke Alya" ujar Alya kepada Rafly diiringi dengan emoji senyum.


kemudian, pada saat itu juga Alya pun memutuskan hubungannya bersama pacarnya tersebut. Karena, Alya sudah sangat capek menghadapi sikap dan sifat pacarnya tersebut.


Ya Allah, betapa bodohnya aku selama ini menjalin hubungan bersama orang yang sama sekali tidak memikirkan perasaanku, dan lebih mementingkan bersama teman-temannya, batin Alya lalu segera chat pacarnya tersebut untuk memutuskan hubungan dengannya.


setelah memutuskan hubungan bersama pacarnya, Alya pun kemudian pergi makan karena neneknya telah memanggilnya untuk segera makan malam.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2