
Namun Jalak putih itu tiba-tiba kembali lagi dengan membawa pasukan jalak hitamnya, mereka bertengger di atas pohon yang mengelilingi 3 pemuda ini "ehh liat itu jalak putihnya kembali lagi" ujarnya dirwan sambil nunjuk ke arah jalaknya.
Mereka langsung melihat ke arah yang di tunjuk oleh dirwan,dan burung jalak putih itu turun tepat di hadapan andre lalu ia berubah menjadi sosok lelaki paruh baya memakai jubah putih dan ikat kepala putih,namun hanya bisa di lihat oleh andre seorang saja .
"nak tujuan kamu ngapain ke gunung ini ?" tanya sosok berjubah putih sambil menatap tajam ke arah andre , tetapi andre dengan tenang menjawab "saya dan teman-teman saya sekedar ingin menikmati alam dan mensyukuri nikmat sehat ini" ujarnya sopan.
setelah andre menjawab pertanyaan dari sosok berjubah putih itu bertanya kembali "saya penunggu wilayah disini,kalian jangan macam-macam di gunung ini,dan burung yang dari bawah itu adalah utusan saya untuk mengawasi kalian" ujarnya
andre pun merasa bingung kenapa ia di awasi tapi ia tetap berpikir positif "owh gitu mbah,saya tidak akan macem-macem kok,saya kesini juga karena ada undangan batin dari seseorang" ucapnya andre sambil menundukan kepala dengan rendah hati.
Lalu sosok berjubah putih itu kagum karena belum pernah ada orang yang punya tujuan mulia ini "Ternyata benar apa yang di katakan oleh bawahku tentang kalian,saya percaya pada kalian tapi kalian jangan sampai terhasut oleh makhluk yang lain" ujarnya
andre hanya mengangguk saja dengan senyuman..namun beberapa saat kemudian sosok berjubah putih itu tiba-tiba tertunduk duduk layaknya prajurit dan ia berkata "mohon maaf sang prabu kenapa sang prabu bisa bersama anak ini ?" tanya sosok berjubah putih yang tidak berani mengangkat kepalanya.
"ini adalah cucuku ,ia keturunan ku,ia penerusku nanti di masa depan,jika kalian ketemu anak ini saya minta pada kalian untuk menjaganya "ujarnya sang prabu
Sosok berjubah putih itu seperti kaku dan gemetar ketika sang prabu berbicara dan ia menjawab"iya sang prabu,saya mohon maaf bila saya telah lancang dan mengutus bawahan saya untuk mengawasi mereka " tertunduk dan sujud
sang prabu hanya tersenyum dan menghilang perlahan dari belakang andre..sosok berjubah putih pun ikut menghilang,namun yang Dirwan dan wahyu lihat burung itu terbang menjauh dari hadapan mereka.
yang andre rasakan percakapan itu sangatlah lama namun nyatanya hanya sekedip mata saja,kedua temannya tidak menyadari apa yang barusan andre lakukan.
Krucuuukkk...kruucukkk ,suara perut yang keroncongan,sumber suara itu terdengar dari perut Wahyu
"Duhh suara apa tuh,kya suara guntur " ucapnya dirwan sambil tertawa
__ADS_1
"sssuuttttt gue laper tau,kita udah berjalan jauh banget ini" ucapnya sambil menahan perut
Karena pos selanjutnya sudah dekat , mereka memutuskan untuk melakukan perjalanan kembali "yaudah nanti di pos depan saja kita makannya" ujarnya Andre,
mereka langsung bergegas bergerak menuju pos selanjutnya,karena sudah terlihat dari batas hutan mati itu.
Tak lupa juga burung jalak hitam yang selalu menuntun mereka di depan sebagai petunjuk arah..
Mereka sudah melakukan pendakian Selama 5 hari lamanya,yang pada awalnya hanya 3 hari saja ,namun selama perjalanan, persediaan logistik mereka tidak pernah berkurang dan bertambah, contoh kecilnya air yang sudah di pakai tiba-tiba terisi penuh kembali seperti awalnya,.
Tidak lama kemudian Kami pun melanjutkan pendakian dan akhirnya sekitar jam 17.30 sampai di Pos 6 Pesanggrahan yang merupakan tempat kita ngecamp. Seperti biasa kita langsung mendirikan tenda, memasak makan malam dan bercengkrama sembari menikmati kopi hitam ditengah dinginnya udara yang mencapai 10 drajat.
Usai makan malam bersama kita mulai siap-siap istirahat karena rencna kita akan mulai summit sekitar jam 2 pagi. Di camp area Pos 6 sendiri hanya ada beberapa kelompok pendaki saja yang bisa dihitung jari. Hal itu membuat kita saat itu harus camp naik sedikit dari pos 6 di tanah yang agak lapang di pinggir jalur pendakian yang hanya muat sekitar 7 tenda saja.
Langit malam pun semakin gelap dan suara angin kencang yang menghantam pepohonan begitu membuat suasana mencekam.
Menjelang tengah malam tiba-tiba ada suara si Bagas yang mengendus-ngendus di dekat tenda kita. Karena kaget andre langsung membangunkan wahyu dan bilang "ada babi di luar". Sambil berjaga takutnya si Bagas nyeruduk tenda, Beruntung si Bagas hanya lewat saja dan gak nyerang tenda kita.
Disini mereka sedikit lega karena bisa bertemu dengan pendaki lain ,tapi tidak tenangnya disini sering banyak bagas yang berkeliaran, sebelum nya ketika di basecamp ,ranger mengatakan "jika kalian ngcamp di pos 6,sampah atau makan gantung saja di atas" ujarnya
namun mereka tidak ada yang ingat dengan pesan itu.
Wahyu kembali untuk tidur dan andre juga rebahan sambari berjaga ,tak lama kemudian mereka berdua tertidur juga saking lelahnya.
Dan akhirnya jam 2 pun tiba andre coba bangunin dirwan dan wahyu tapi mereka susah banget bangunnya. Mungkin karena efek suhu diluar yang begitu dingin disertai suara angin kencang yang mencekam. Ujung-ujungnya baru pada bangun jam 3 itupun karena wahyu kebelet kencing "wan bangun wan,anterin gue kencing yuk " menepuk badan dirwan yang masih tidur. Namun dirwan hanya membuka mata dan berbalik tidur lagi .
__ADS_1
wahyu pun membangunkan andre "dre bangun, anterin gue kencing yuk" tapi sebelum wahyu nepuk badan andre,ia bangun duluan karena kebelet kencing juga..
"baru juga mau gue bangunin,anterin gue kencing yuk" ucapnya mengajak andre
"yukk aku juga mau kencing nih kebelet banget" ujarnya sambil bangun.
mereka berdua pergi keluar tenda , ketika keluar tenda mereka melihat ke tenda sebelahnya yang masih ada 3 tenda namun seperti tidak ada orang di dalamnya.
andre dan wahyu pergi ke arah depan tenda yang ada semaknya ,lalu mencari spot untuk kencing yang aman.
setelah mereka selesai kencing tidak langsung tidur kembali karena waktu sudah jam 2.30 pagi , mereka yang berniat untuk summit dan membangunkan dirwan "wan bangun summit ayokk" ujarnya wahyu
tak butuh waktu lama dirwan bangun dan keluar tenda . "sebelum summit kita bikin sarapan dulu,bikin mie instan aja yang praktis" ucap andre sembari menyiapkan peralatan dan mie instan.
Ketika andre sedang memasak mie instan,si kakek datang dalam alam bawah sadarnya dan berkata " cu nanti kamu akan bertemu dengann seroang wanita,namun kamu jangan menuruti apa katanya" ucapnya si kakek memperingatkan
"iya kek nanti saya sampaikan juga kepada teman saya" jawab andre dalam hatinya.
Mie instan pun sudah siap untuk di santap,sembari makan mie instan andre bilang pada temannya "nanti kalau ketemu cewek,cuekin aja ya,pkonya jangan kalian sapa atau apapun" ucapnya andre
wahyu pun menyautnya "iya iya tenang aja" ujarnya sembari melahap mie
Mie yang begitu panasnya terasa dingin saat di makan , mengingat kondisi suhunya 10 drajat dengan ketinggian 2500an,bahkan air panas pun langsung dingin seperti air es.
Setelah semua habis dan membereskan peralatan karena takut ada Bagas yang mengobrak abrik tendanya..
__ADS_1
dan mereka pun berangkat summit dengan membawa perbekalan secukupnya untuk bersantai di atas puncak..
...****************...