Menangis Di Bawah Sinar Bulan (Kisah Pendakian)

Menangis Di Bawah Sinar Bulan (Kisah Pendakian)
Pertemuan Pasti Ada Perpisahan


__ADS_3

...****************...


Kemudian Andra mendekati Andre dan langsung saja memeluknya erat-erat. Air mata pun tidak terbendung lagi diantara keduanya hingga menangis tersedu-sedu.


Dalam pelukan penuh haru itu Andre mengusap kepala Andra yang masih dalam wujud harimau putih, dengan keajaibanNya Andra berubah menjadi wujud manusia remaja yang kira-kira umumnya 17 tahunan.


"Kakak aku kangen,aku kangen ibu" ucap Andra sambil menangis.


"Iya kakak juga kangen,ibu selalu menceritakan tentang kamu yang sangat ingin sekali bertemu denganmu" ujarnya Andre.


Kedua saudara ini memang memiliki ikatan batin yang sangat kuat meskipun baru pertama kali bertemu tapi mereka seperti sudah lama bersama.


"Di gunung ini aku tinggal kak,ini rumahku..Kalau kakak ada waktu ,ajak ibu kesini kak aku ingin bertemu ibu" isak tangis Andra.


"Iya dra ,nanti pasti kakak sampaikan pada ibu" jawabnya Andre.


"Sudah dulu kak waktu aku tidak banyak,jika kakak kesini lewat jalur manapun, kakak tinggal panggil saja namaku, aku pasti akan mendengar dan langsung datang" ucapnya Andra.


"Iya dra padahal kakak masih rindu sama kamu,masih pengen ngobrol banyak sama kamu, kamu jaga diri baik-baik disini ya" ujarnya Andre.


Setelah perbincangan penuh haru ,Andra dan si kakek pergi dengan perlahan seperti cahaya yang memudar.

__ADS_1


Andre sempat mengira semua ini hanyalah mm mimpi namun ia tidak merasakan tertidur dan masih sadar.


Sulit untuk percaya memang namun ini terjadi dengan nyata dalam realtime waktu yang sama.


Kemudian Andre memeriksa keadaan Wahyu yang sedang pingsan ke dalam tenda semabri menunggu bantuan datang.


Dari arah luar tenda terdengar banyak suara kera yang bersuara seperti berteriak,Andre pun langsung melihat ke luar tenda , ternyata sudah banyak kera yang sedang mengelilingi tenda.


Dari kejauhan terlihat seekor kera emas yang berjalan sambil membawa buah-buahan kearah Andre, kera itu berjalan layaknya manusia namun sedikit membungkuk.


Setelah sampai di depan tenda, kera itu memberikan buah-buahan itu kepada Andre, ia melongo melihat begitu banyak buah di hadapannya.


Kemudian para gerombolan kera itu pergi ke atas pohon sambil berteriak-teriak khas kera.


Andre memasukan buah-buahan itu ke dalam tenda untuk di amankan, buah-buahan itu terdiri dari buah apel, anggur, jambu, pisang, semangka.


Andre mengambil satu buat apel yang merah untuk ia makan, Andre pun langsung memakannya dan ia terkejut ketika merasakan rasa buah apel yang segar dan manis yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


plak..plakk..plakk


Terdengar suara langkah kaki yang berjumlah 3 orang yang mendekat ke arah tenda Andre.

__ADS_1


"Mas..mas ada orang" tanya para pendaki.


"Iya mas" jawab Andre.


Andre keluar tenda dan menghampiri para pendaki itu yang sudah berdiri di depan tendanya.


"Mas kenapa pasang tenda disni, bahaya banyak binatang buas disini mas" ujarnya salah satu pendaki.


"Temen saya lagi sakit mas,tadi terjatuh saat turunan sampai kakinya terkilir" ujarnya Andre.


"Mas ada P3K ngga ?, atau sudah di berikan pertolongan pertama mas ?" tanya si pendaki.


"Sudah mas,ini pun sedang istirahat mungkin kecapean mas" ucapnya Andre.


Rupanya para pendaki ini sudah muncak sejak kemarin karena di bawah cuaca buruk jadi mereka terhenti di pos ke 3 semalaman.


"Oh iya mas tadi saya ketemu satu pendaki yang berlari turun seperti buru-buru banget,saya tanya pun ia lari terus, temen masnya bukan ?" tanya si pendaki.


"Iya itu teman saya mas,dia mau minta bantuan ke ranger di bascamp karena teman sayang yang di dalam tenda tidak memungkinkan untuk berjalan" ujarnya Andre.


Kemudian 3 pendaki itu berpamitan untuk melanjutkan kembali perjalan mereka karena waktu sudah sangat siang takutnya kemalaman di jalur.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2