
Tidak lama kemudian Kami pun melanjutkan pendakian dan akhirnya sekitar jam 17.30 sampai di Pos 6 Pesanggrahan yang merupakan tempat kita ngecamp. Seperti biasa kita langsung mendirikan tenda, memasak makan malam dan bercengkrama sembari menikmati kopi hitam ditengah dinginnya udara yang mencapai 10 drajat.
Usai makan malam bersama kita mulai siap-siap istirahat karena rencna kita akan mulai summit sekitar jam 2 pagi. Di camp area Pos 6 sendiri hanya ada beberapa kelompok pendaki saja yang bisa dihitung jari. Hal itu membuat kita saat itu harus camp naik sedikit dari pos 6 di tanah yang agak lapang di pinggir jalur pendakian yang hanya muat sekitar 7 tenda saja.
Langit malam pun semakin gelap dan suara angin kencang yang menghantam pepohonan begitu membuat suasana mencekam.
Baru saja masuk SB dan memejamkan mata suasana camp area pos 5 tiba-tiba rame. Ternyata ada si bagas (babi ganas) yang menyerang salah satu tenda rombongan dari Bogor. Beruntung masih ada ranger yang berjaga di Pos 6 jadi babi pun bisa diusir dari tenda mereka.
Menjelang tengah malam tiba-tiba ada suara si Bagas yang mengendus-ngendus di dekat tenda kita. Karena kaget andre langsung membangunkan wahyu dan bilang "ada babi di luar". Sambil berjaga takutnya si Bagas nyeruduk tenda, Beruntung si Bagas hanya lewat saja dan gak nyerang tenda kita.
Disini mereka sedikit lega karena bisa bertemu dengan pendaki lain ,tapi tidak tenangnya disini sering banyak bagas yang berkeliaran, sebelum nya ketika di basecamp ,ranger mengatakan "jika kalian ngcamp di pos 6,sampah atau makan gantung saja di atas" ujarnya
namun mereka tidak ada yang ingat dengan pesan itu.
__ADS_1
Wahyu kembali untuk tidur dan andre juga rebahan sambari berjaga ,tak lama kemudian mereka berdua tertidur juga saking lelahnya.
Dan akhirnya jam 2 pun tiba andre coba bangunin dirwan dan wahyu tapi mereka susah banget bangunnya. Mungkin karena efek suhu diluar yang begitu dingin disertai suara angin kencang yang mencekam. Ujung-ujungnya baru pada bangun jam 3 itupun karena wahyu kebelet kencing "wan bangun wan,anterin gue kencing yuk " menepuk badan dirwan yang masih tidur. Namun dirwan hanya membuka mata dan berbalik tidur lagi .
wahyu pun membangunkan andre "dre bangun, anterin gue kencing yuk" tapi sebelum wahyu nepuk badan andre,ia bangun duluan karena kebelet kencing juga..
"baru juga mau gue bangunin,anterin gue kencing yuk" ucapnya mengajak andre
"yukk aku juga mau kencing nih kebelet banget" ujarnya sambil bangun.
andre dan wahyu pergi ke arah depan tenda yang ada semaknya ,lalu mencari spot untuk kencing yang aman.
setelah mereka selesai kencing tidak langsung tidur kembali karena waktu sudah jam 2.30 pagi , mereka yang berniat untuk summit dan membangunkan dirwan "wan bangun summit ayokk" ujarnya wahyu
__ADS_1
tak butuh waktu lama dirwan bangun dan keluar tenda . "sebelum summit kita bikin sarapan dulu,bikin mie instan aja yang praktis" ucap andre sembari menyiapkan peralatan dan mie instan.
Ketika andre sedang memasak mie instan,si kakek datang dalam alam bawah sadarnya dan berkata " cu nanti kamu akan bertemu dengann seroang wanita,namun kamu jangan menuruti apa katanya" ucapnya si kakek memperingatkan
"iya kek nanti saya sampaikan juga kepada teman saya" jawab andre dalam hatinya.
Mie instan pun sudah siap untuk di santap,sembari makan mie instan andre bilang pada temannya "nanti kalau ketemu cewek,cuekin aja ya,pkonya jangan kalian sapa atau apapun" ucapnya andre
wahyu pun menyautnya "iya iya tenang aja" ujarnya sembari melahap mie
Mie yang begitu panasnya terasa dingin saat di makan , mengingat kondisi suhunya 10 drajat dengan ketinggian 2500an,bahkan air panas pun langsung dingin seperti air es.
Setelah semua habis dan membereskan peralatan karena takut ada Bagas yang mengobrak abrik tendanya..
__ADS_1
dan mereka pun berangkat summit dengan membawa perbekalan secukupnya untuk bersantai di atas puncak..